
Ketika seseorang menutup matanya dan mengambil hp nya leaz tiba-tiba sebuah ciuman melayang ke pipinya. “ hahaha.. apa kau terkejut” ujarnya seraya melingkarkan tangan di pinggang kecil leaz. “ adnan..!” Seru leaz terkejut. “ apa yang kamu lakukan?” Tanya leaz sedikit kesal.” Aku menunggumu” jawab adnan dengan senyum kegirangan. “ seharusnya kamu di rumah” tegas leaz. “ apa yang kamu bicarakan hm?, bagaimana mungkin aku meninggalkan seorang wanita di tengah jalan dan malam ini, apa yang akan di katakan orang kepadaku? Dan bagaimana kalau seorang bandit mulai menggodamu? Hmmm.. katakan padaku”.. “ oh tidak tidak hanya seorang bandit bagaimana kalau kamu di culik hantu ihhh seraammm” ujarnya lagi sambil mengikuti langkah leaz. Leaz berhenti dan berbalik menuju adnan.” Oh begitukah?” Tanya leaz.” Aku rasa banditnya hanya kamu”..lanjut leaz “ dan mengenai hantu .. bukankah kamu hantunya?” Ujar leaz seraya melipat tangan dan menggoda adnan. “ ya ampun yang mulia apa anda tidak sadar banyak mata-mata yang memperhatikanmu”.sahut adnan lagi. “ bagaimana..” belum selesai adnan berucap leaz langsung memotong pembicaraannya.” Baiklah aku tidak punya banyak waktu untuk meladeni semua omonganmu.” Ketus leaz.
Adnan hanya menatap dalam wanita yang sedang berdiri tidak jauh dari hadapannya itu. Leaz juga hanya menatap tanda keheranan ke arah adnan sambil mengernyitkan keningnya. Adnan berlari menuju ke arah leaz sambil merangkulnya erat seraya berbisik ditelinga leaz” jangan tinggalkan aku terlalu jauh”. Suara adnan begitu lembut.”heyy kau akan menghancurkan kuenya” ujar leaz sambil mencoba melepaskan pelukan adnan tapi adnan tidak menghiraukannya. Tiba-tiba hujan turun dengan sangat deras.” Hey aku disini” ucap leaz lembut ke arah telinga adnan sambil mencium pipinya. Mereka cukup lama terdiam kemudian adnan melepaskan pelukannya dan mundur beberapa langkah dan berlutut serta mengulurkan tangan kanannya ke arah leaz.” Aku sangat mencintaimu leaz”. Ucapnya dengan suara lantang. “ aku tau kamu mungkin belum siap, tapi izinkan aku selalu berada disampingmu, walaupun aku hanya bisa memilikimu seutuhnya di saat raga ku ini sudah tidak kuat lagi berdiri disampingmu, walaupun raga ini hancur lebur, sudah tak tersisa lagi tulang-tulangku. Izinkan … izinkan aku mencintaimu dengan sepenuh rasa ini dengan caraku sendiri. Aku tau itu tidak mudah, maafkan keegoisanku yang menginginkanmu seutuhnya. Aku sangat mencintaimu” ujar adnan sambil melepaskan kalung yang dipakainya. Terlihat sudah cincin melingkar di kalung tersebut.
__ADS_1
Leaz hanya terdiam di tempat dia tidak tau harus berbuat apa. Pengakuan itu tidak hanya sekali dia dengar.” Apa dia bercanda?” Tanya leaz dalam hati. Tapi dia tau dari tatapan adnan itu bukan bercanda atau hanya untuk mendapatkan perhatiannya. Leaz meneteskan air mata. Ditengah lebatnya hujan leaz menunduk sambil menangis. Adnan bergegas memeluk leaz. “ maaf atas kebodohanku” ucap adnan sambil mengelus kepala leaz. Leaz terus menangis. Adnan dengan panik terus mencoba menenagkan leaz. Dan tangisan leaz semakin keras sehingga membuat adnan semakin panik. “ aku benar-benar minta maaf ujar adnan sambil mencium tangan leaz. Kemudian leaz melepaskan tangannya dan melemparkan cincinnya. Sontak adnan terkejut. Leaz hanya menatapnya dalam. Adnan perlahan mengambil cincin tersebut dengan senyum.”maaf ak…” tiba-tiba adnan terhenti saat mendengar suara leaz “ bagaimana rasanya ? “ tanya leaz disela-sela tangisnya.” Aku benar-benar minta maaf” ujar adnan dengan iba. “ aku bahkan tidak tau tempat untuk mengucapkan hal seperti itu” ujar adnan seraya mencoba menggenggam tangan leaz. “ kau tau, di saat aku mendengar mu mengucapkan kata-kata itu hatiku sangat sakit, badanku terasa lemas, di saat itu juga aku merasa membencimu. Kamu mengingatkanku dengan masa laluku kamu tau itu”. Jawab leaz sambil menangis. “ aku mencintaimu adnan tapi aku belum bisa melangkah lebih jauh lagi.” Ujar leaz “ aku tau jawab adnan sembil mencium bibir leaz dengan romantis.
Di sebuah kafe nampak seorang gadis duduk sambil menikmati minumannya sambil bernyanyi- nyanyi kecil “stop falling for these boys whose didn’t want the same as me …” ucapnya sambil menyeringai kearah tempat duduk yang lain. Yule sesekali menghentakkan kakinya sesuai irama. Ketika yule sedang asik mendengarkan musik tiba- tiba seorang laki-laki datang dan langsung mencium bibir yule dengan antusias. Dia adalah kocile pacar yule. Mereka sudah lama berhubungan, kocile sangat menyukai yule. Dia juga merupakan teman masa kecil yule sewaktu yule masih di italia dan sebelum yule di adopsi keluarga leaz. “ehi, qual è il tuo piano?
__ADS_1
devo aspettare troppo?
mi abbraccerai ancora?”. Jawab kocile sambil mengecup bibir yule. kocile meninggalkan yule dan berlalu di tengah derasnya hujan.
__ADS_1
Yule menatap keluar jendela dengan tatapan tajam.” Sepertinya kamu sangat merindukanku” ucap yule sambil melihat bayangannya di depan kaca jendela. Yule masih sangat kesal dengan kelaluan rean. “ rean .. rean.. tunggu saja waktunya tiba…tidak hanya kamu saja semua orang yang pernah menyentuhmu akan mati di tanganku” ucap yule dengan marah. “Hahaha aku akan membuat leaz semakin menderita dan lebih parah lagi dari apa yang kamu pikirkan… hahaha”.. ucap yule sambil tertawa keras.” Hanya menunggu waktu” ucap nya lagi sambil berlalu.
Tidak jauh dari sebuah taman kota nampak geon memukuli seorang pria hingga darahnya berceceran dan mengenai kaca mobilnya.” Kamu tidak pantas untuknya” . Ucapnya sambil menekan bola matanya hingga keluar. Pria tersebut mati di tangan geon. “ buang dia ke tempat sampah”. Ujar geon kepada beberapa bodyguardnya. Beberapa anak buah geon sibuk memindahkan mayat pria itu sebagian lagi membersihkan kaca mobil dan bekas yang tertinggal. Karena hujan deras bercak darah di pakaian geon memudar dan memperlihatkan bentuk tubuh geon yang kekar. Sekilas nampak bayangan tato berwarna di dada geon. “ kita akan pergi kemana tuan?”. Tanya seorang bodyguardnya. “ apakah sudah waktunya?”. Tanya geon.” Belum tuan, tapi tuan besar dan nyonya besar meminta anda untuk pulang”. Jawabnya sembari memberikan hp kepada geon. Geon menerimanya dan membuka hp tersebut.” Sepertinya memang darurat”. Ujarnya sambil memberikan hp tersebut kembali kepada bodyguardnya.” Baiklah aku akan pulang.. akan tetapi… “ tanya geon sembil membuka kancing bajunya. Seorang bodyguard memberikan baju ganti kepada geon dengan sangat sigap. “ kita harus bergegas”. Ujar geon kepada bodyguardnya. Geon dan anak buahnya meninggalkan tempat tersebut. Tidak ada bekas darah ataupun rumput yang terinjak, seperti tidak terjadi apa-apa.
__ADS_1