Di Penghujung Senja Di Langkah Keduaku

Di Penghujung Senja Di Langkah Keduaku
Kerangka bunga


__ADS_3

Lima tahun kemudian zavic sudah berumur dua belas tahun dia tumbuh dengan sangat cepat, cerdas dan memiliki wajah yang tampan. Zavic berteman baik dengan deon sehingga menganggapnya saudara. Suatu hari pada saat deon pergi ke kota untuk membeli beberapa kebutuhan, zavic tidak ikut dia membantu membersihkan lingkungan sekitar panti asuhan dengan anak yang lain. Beberapa saat kemudian zavic kembali ke panti asuhan dia melihat seorang ibu asuh sedang di pukuli, zavic langsung menghampirinya dan memukul balik dua orang tersebut hingga salah satu dari dua orang tersebut mengalami patah tulang di bagian lengan kirinya. Zavic juga mendapatkan beberapa luka di daerah kepala bagian belakang dan beberapa tusukan dari samping dan punggungnya. Saat zavic mengalahkan mereka berdua tidak lama kemudian segerombolan orang datang menghampirinya.” Kau bisa mematahkan lengan seseorang dengan badanmu yang kurus itu?” Tanya seseorang yang memakai jas Soft pink,kaca mata hitam den memiliki bekas luka tepat di daerah kening sebelah kiri. Zavic tau itu boss gengnya karena dia memakai pakaian lain sendiri. Sedangkan yang lainnya memakai jas hitam. “ aku menyukaimu” ucap pria itu sambil berdiri setelah melihat dua anak buahnya yang tidak sadarkan diri.” Sebagai ganti hutang wanita itu” ucapnya sambil memberikan kartu kepada zavic dan berlalu. Zavic kembali kekamarnya dan mengobati lukanya dia memandang lama kartu itu. Tidak lama kemudian deon pulang membawa beberapa makanan. “ kau berantam lagi ?” Tanya deon sambil menyenderkan kepalanya kedinding pintu dengan melipat tangannya. “ aku tidak punya banyak uang untuk membawamu berobat lagi” tambahnya sambil rebahan di tempat tidurnya. Setelah merapikannya zavic langsung keluar dan merokok di kebun yang mereka garap sambil mengambil kartu yang dia terima dan hanya memandangnya dan membolak baliknya.

__ADS_1


Pada jam sebelas malam dia kembali lagi ke kamarnya dan melihat deon tertidur kemudian dia berbisik ke telinga deon “ aku akan pergi” ujarnya sambil berlalu namun tanganny dipegang deon. “ kemana?” Ucap deon. Zavic memberikan kartu ke arah deon sambil duduk di kursi dan memperhatikan deon.” Dari mana kau dapatkan ini?” Tanya deon sedikit terkejut.” Sepertinya kau mengetahui itu perusahaan apa”. Jawab zavic. “ mereka adalah perusahaan terbesar di Asia saat ini mereka memiliki beberapa anak perusahaan di bagian darat bahkan udara”. Jawab deon dengan serius.” Tidak hanya itu untuk masuk ke salah satu perusahaannya membutuhkan tenaga yang sangat banyak ya, tentu sainganmu itu anak-anak konglomerat” tambahnya sambil memperhatikan zavic.” Dari mana kau dapatkan ini?” Tanya deon. Zavic menceritakan semua kejadiannya. “ sebagai balas budi dia akan melepaskan mu” ujar deon sambil mengembalikan kartunya kepada zavic. “ apa kamu tidak mau ikut denganku?” Tanya zavic dengan suara sedikit rendah. “ bagaimana kalau aku tidak diterima?” Tanya zavic. “ dia hanya akan menerimaku jika kamu ada disana bersamaku” ujarnya.

__ADS_1


Besok paginya mereka berdua berangkat ke alamat yang di tujukan di kartu. Setelah sampai di lokasi yang dituju mereka menerima tawaran itu dan menjadi anak angkatnya. Pertama kali mereka melihat rean. Mereka berdua memang di tempa ayah rean menjadi orang yang paling dipercayainya sehingga mereka berdua melalui hal yang paling berat yaitu membunuh rean. Ayahnya menyuruh mereka berdua untuk membunuh rean.

__ADS_1


Sore itu rean terus melihat hp nya apakah ad notif dari leaz atau tidak. “ kenapa lama sekali” ucapnya sambil memecahkan bola mata yang di pegangnya hal itu diketahuinya ada anggotanya deon yang menyamar menjadi anak buah rean. Rean sangat lihai dalam urusan bisnis, namun apabila ada yang merugikannya dia tidak akan segan untuk memisahkan seluruh tubuh orang tersebut. Hari Sabtu siang leaz baru saja pulang dari kampus dan mendapatkan undangan untuk membuat kerangka bunga dari berbagai jenis model desig dengan berbagai kampus berupa event yang dilakukan 2 tahun sekali.karena leaz memiliki banyak waktu dia berniat mengajak rean untuk ikut acara tersebut.” Hai aku leaz, apa kau punya waktu luang pada Sabtu sore?” Ketik leaz dari hp nya. Tidak lama kemudian leaz menerima balasannya “ dimana lokasinya?” Balas rean. “ di sekitar kampus” balas leaz. Dengan senang leaz membalas beberapa pesan rean.

__ADS_1


Pada hari yang di tentukan leaz bertemu rean untuk kesekian kalinya leaz menggunakan pakaian terbaiknya namun kelihatan natural dia mengenakan celana dengan model baju skinny jeans atasan croptop tanpa lengan dengan heels hitam dan kardigan rajut warna putih serta model rambut ujung curly acak make up natural. Karena leaz sudah cantik dengan penampilan seperti itu membuatnya semakin cantik dan menawan. Dengan sedikit gugup leaz berlari-lari kecil menuju lokasi, karena sebelumnya dia tertidur sebelum memperhatikan waktu.” Jangan bilang aku terlambat lagi tidak .. tidaakkk” serunya sedikit keras. Sambil memberikan tanda pengenal leaz memberikannya kepada yang bertugas di pintu masuk.” Lau terlambat lima belas menit” ucap sang penjaga sambil mempersilahkan nya masuk. Leaz langsung menduduki bangku yang kosong tanpa peduli siapa yang di sampingnya. Beberapa menit kemudian dia baru ingat dia berjanji dengan rean untuk mengikuti event tersebut sambil menepuk jidatnya dan langsung meraih hp nya secara diam-diam. Melihat layar hp nya ternyata ada beberapa pesan masuk. Leaz membukanya “ hei kau dimana?” Tanya isi pesannya. Leaz menjelaskan semua nya dan minta maaf.” Aku benar-benar bodoh” ucapnya pelan. Sampai di dengar orang yang berada disampingnya dan melihat dengan muka sedikit terkejut. Leaz membalasnya dengan senyum. Tiba-tiba si pemateri lewat di sampingnya dan memberikan senyum manis ke arah leaz. Leaz hanya tersipu malu sambil memalingkan wajahnya. Beberapa jam kemudian mereka selesai event leaz buru-buru keluar, mencari rean. Tiba-tiba seseorang memegang tangannya dari belakang “ kau meninggalkan catatanmu ujar seseorang sembari memberikan buku leaz yang tertinggal. “ oh iya terima kasih” ucap leaz dan mengambil bukunya. “ tema apa yang akan kau buat untuk pertemuan selanjutnya?” Tanyanya ke pada leaz. “ oh aku masih bingung dengan apa yang akan aku buat bukannya itu ditentukan? “ ujar leaz memastikan. “ kalau kamu tidak keberatan bagaimana dengan kerangka bunga tapi dengan tambahan beberapa model digabungkan dengan alat asimetris” ucapnya menambahkan beberapa tema.” Iya sepertinya itu sangat cocok” jawab leaz tertarik. “ kalau kamu tidak keberatan aku bisa membantumu dengan beberapa project aku kita selesaikan bersama” ucapnya sambil memberikan no teleponnya. “ apa acaranya sudah selesai?” Tanya seseorang dari belakang leaz” rean..” jawab leaz terkejut “ heyy aku minta maaf tadi gara-gara aku kelupaan waktu” ucap leaz meyakinkan.” Oh tidak apa-apa, aku juga baru datang karena aku tidak begitu tertarik pada desig” katanya sambil menatap lelaki yang ada di depan leaz.

__ADS_1


__ADS_2