DIBAWAH LANGIT SENJA

DIBAWAH LANGIT SENJA
episode 9


__ADS_3

authors pov


hari demi hari pun berlalu, senja dan dika pun menjadi semakin dekat, mengingat hubungan mereka yang sekarang sudah menjadi sepasang kekasih, ya hampir 2 bulan mereka menjalin hubungan, tidak ada masalah berarti dalam hubungan mereka, hanya perdebatan kecil yang selalu dapat mereka selesai kan, mereka juga tidak mementingkan ego mereka masing-masing, mereka selalu mengalah terhadap satu sama lain. mereka pun sering menghabiskan waktu mereka berdua, seperti saat ini tentunya, mereka sedang berada ditaman kampus , dika sedang menemani senja untuk menyelesaikan beberapa tugas kampus


"sayanggggg" panggil dika pada senja yang masih sibuk dengan laptopnya


"apa dika sayang?" jawab senja yang masih belum mengalihkan pandangannya dari laptop yang ada dipangkuannya.


dika pun merasa sebal terhadap senja, hingga ia pun menutup laptop yang dipangkuan senja


"dika kenapa sih, kan aku lagi ngerjain tugas" ucap senja seraya membuka kembali layar laptopnya


"apa tugas itu lebih penting dari pada aku?"ucapan dika dengan nada sendu yang mampu mengalihkan perhatian senja dari laptopnya

__ADS_1


"hei, bukan begitu sayang, kamu tau kan aku kuliah disini karna beasiswa, jadi aku tidak mau nilaiku kurang dan beasiswa ku dicabut, sabar ya, 5 menit lagi selesai oke?" ucap senja sambil tangannya mengelus


pipi dika sebentar lalu fokusnya beralih ke laptop lagi.


"oke. 5 menit tidak boleh lebih tapi kurang boleh" ucapan dika mampu membuatnya senja tersenyum dan menganggukan kepalanya, lalu segera mungkin menyelesaikan tugasnya itu .


tepat 5 menit tugas senja pun selasai. ia meregangkan otot-otot tangan dan jarinya karena pegal akibat mengerjakan tugas tadi , senja pun memasukan laptop ke tas'nya, lalu melihat kearah dika


"sudah selesai?" tanya dika yang mendapat anggukan dari senja, lalu tanpa menunggu lama dika pun meletakan kepalannya dipangkuan senja,senja pun tersenyum dan tangannya refleks membelai rambut dika, dia tersenyum sambil memandangi dika,


"untuk apa sayang?"dika menjawab senja sambil tangannya menggenggam tangan senja yang satunya


"untuk semuanyaaaa" dengan senyum senja yang begitu merekah,

__ADS_1


ya, senja memang beruntung memiliki kekasih seperti dika, mereka bukan cuma mampu menjadi partner, tapi mampu melengkapi kekosongan diri masing-masing.


"ah, kenapa pacarku jadi menggemaskan begini sih" ucap dika sambil bangun dari pangkuan senja dan mencubit pipi chubby senja. lalu tangan dika pun beralih ke pinggang senja, menarik tubuh senja ke dalam pelukannya, tanpa ragu pun senja membalas pelukan dari dika, menikmati setiap detak jantung mereka yang selalu berdetak cepat saat bersama,


" i love you so much dik " bisik senja tepat ditelinga dika.


"hei, apa kau sedang menggodaku sayang?" jawab dika sambil melonggarkan pelukannya, lalu tanpa aba-aba mencium bibir senja yang mungil dan manis itu, ya hanya sekedar kecupan untuk menyalurkan rasa gemas terhadap wanitanya itu,


"kau selalu saja menciumku, apa kau tidak tau kalo ciumanmu itu membuat pipiku panas dan merah seperti ketiping rebus!" keluh senja yang tentu saja hanya sebuah candaan untuk dika,


"apa kau tau, saat pipimu merah seperti itu kadar keimutan'mu bertambah 1000%" goda dika yang membuat senja mengerucutkan bibirnya,


"haha,sudahlah sayang jangan cemberut gitu. yuk kita pulang," ajak dika sambil berdiiri lalu tak lupa menarik tangan senja untuk berdiri.

__ADS_1


"tapi makan dulu ya, perutku laper" ucap senja dengan senyum manisnya yang membuat siapapun akan luluh dengan senyuman itu.


"baiklah, ayo tuan putri" jawab dika sambil menggandeng tangan senja untuk keluar dari area kampus.


__ADS_2