Dimana Aku Berada Kebangkitan Raja Kegelapan

Dimana Aku Berada Kebangkitan Raja Kegelapan
Mencari kitab putih


__ADS_3

“baiklah akan kubantu..?” akhirnya rakit itu pun selesai dibuat dengan seadanya dan mereka mencoba rakit itu untuk menyeberangi sungai  belum pun sampai di seberang  rakit itu  mulai tenggelam dan mereka pun panik segera mendayung rakit itu ke tepi tempat semula.. “nyari saja kita mati sia ~ sia..!” celoteh ahsy, tapi andi tak putus asa ia terus mencoba sampai akhirnya ia menemukan kayu yang sangat kuat dan berhasil menyeberangi sungai itu dan melanjutkan perjalanan menuju ke goa naga.

__ADS_1


Dan sampailah mereka di depan goa yang dimaksud. Baru mereka menginjakan kaki di mulut goa terdengar suara  “geer...” mereka pun kaget dan sembunyi di balik bebatuan di samping goa sambil mengawasi sekitar. Tidak berapa lama munculah seorang kakek berjubah putih  dan berdiri di mulut goa saraya berseru  “ siapakah engkau yang datang. dan ada keperluan apa.!” mendengar suara itu andi dan ahsy keluar dari persembunyiannya. “Maaf kakek bila kami mengganggu engkau.. kami datang kemari untuk satu tujuan. Untuk mengambil kitab putih..” “ apa yang kau bilang anak muda.. mengambil kitab memangnya itu punya mu..?” tanya kakek berjubah putih “iya mungkin memang bukan punya saya kek..

__ADS_1


namun di negeri manusia pangeran hitam sudah mendapat kan darahku.. untuk membangkitkan ayah nya raja kegelapan”  mendengar andi berkata demikian kakek itu langsung marah dan merubah dirinya menjadi naga putih dan siap menyerang. “tunggu.. tunggu.. biar aku jelaskan. Dia ini adalah manusia yang terpilih untuk memusnahkan raja kegelapan dan anaknya. namun dia perlu kitab putih yang kau jaga selama ini..” jelas ahsy. Akhirnya naga itu mengurungkan niatnya untuk menyerang andi dan mengajaknya masuk ke dalam gaunnya. “ selamat datang di kediamanku” naga putih menyambutnya.. “ kenapa kau ingin menyerang ku wahai naga..?” andi bertanya dan merasa heran. “karena ku kira engkau adalah utusan mereka...”jawab naga itu “ya.

__ADS_1


namun luka yang dibuat pangeran hitam terasa sakit lagi luka itu semakin menghitam “ah.. ah..” erang andi menahan rasa sakit . ahsy dan naga putih langsung bertanya hampir bersamaan  “luka itu.. apakah kau terluka oleh belati pangeran sialan itu.”tanya mereka berdua  “ya.. dan darah ku sudah di ambilnya..” kata andi dengang menyesal  “ gawat..! gawat! Gawat!..sekali kalau dia sudah mendapatkan darah mu. itu berarti mereka tinggal menunggu bulan purnama dan raja itu pun bangkit kembali..” omel ahsy dengan geram.  “kalo begitu kamu harus cepat anak muda..”sahut naga tua itu “jadi dimana kitab itu..?”tanya andi  lagi  “kalau kau ingin kitap itu.

__ADS_1


kau beri aku sesuatu yang berharga bagimu.. baru aku akan katakan dimana kitab itu berada”  “aku harus menebus kitab itu.. begitu.! Apa kau sudah tidak waras kakek! Duniamu dan duniaku dalam bahaya masih saja kau mementingkan tebusan.

__ADS_1


__ADS_2