
Kalau bukan karena dia ayahmu mungkin masih hidup sampai kini.. ibu menyesal mengizinkan ayah mu ikut dengan kakek mu untuk membinasakan raja kegelapan itu sampai akhirnya dia pun tewas.” Cerita ibu singkat “jadi ibu tahu semua itu..”Andi lanjut bertanya. Dan Amelia hanya diam dan hanya mendengarkan perbincangan ibu dan Andi “tapi kakek sudah ada di luar menemui musuhnya..” kata Andi “kamu keluarlah bantu kakek, ibu akan membantu dari seni” kata ibunya “ baik bu.. akan segera ku bantu kakek.”
Di luar rumah kakek bertemu dengan pangeran hitam dan anak buahnya, perkelahian pun tak terhindarkan dan Andi segera membantu kakek nya. Dari dalam rumah muncul sebuah cahaya biru mengenai semua prajurit pangeran hitam ‘wusss..brakk’ dan terjatuh lah semuanya. Mengetahui prajuritnya tumbang pangeran hitam akhirnya melarikan diri. Kakek yang mengetahui serangan tadi dari ibu Aminah dan menyuruh Andi masuk ke dalam rumah setelah itu kakek berbincang sedikit dengan Aminah begitu kakek memanggilnya
__ADS_1
“kekuatan mu masih belum berubah juga minah” sahut kakek dengan bangga, namun ibu Aminah masih hanya diam saja. Tidak berapa lama kakek pun pamit pada Andi ia pun menghilang dari rumah itu.. Andi kembali bertanya tentang hubungan ibunya dengan kakek itu dan ibunya menjawab “belum waktunya kamu tau hal ini Andi” jawab ibu Aminah sambil berlalu menuju kamarnya. Di keesokan harinya Andi berjalan ke sekolah di tengah jalan ia dihadang nenek tiu yang mengawasinya “mau kemana wahai anak muda..” sapa nenek tiu tapi Andi tidak menanggapinya ia pergi menjauh. namun nenek itu kembali di hadapan sontak Andi kaget dan berkata “mau mu apa nenek tua kenapa kau sering mengganggu ku..” kata Andi tapi nenek itu hanya tertawa “HAHA... HAHA..” lalu Andi bertanya kembali “apa yang kamu inginkan dariku nenek..?” sambung Andi bertanya “nenek ingin darahmu anak muda , bolehkah?” nenek tiu menjawab sambil mengeluarkan sebilah pisau di balik jubahnya.
Belum sempat Andi menghindar nenek itu menyergap Andi dari samping ‘spep’ akhirnya Andi dalam dekapan nenek tiu. “LEPAS. LEPASKAN AKU NENEK TUA!.” Teriak Andi sambil memberontak namun sebilah pisau tengah berada di samping lehernya “jika kau terus memberontak aku pastikan pisau ini menembus batang lehermu!” nenek tiu mengancam dan akhirnya Andi terdiam sejenak dan berfikir bagaimana melepaskan diri dari nenek tua itu.
__ADS_1
namun nenek tiu mengejarnya karena ingin mendapatkan darah Andi atas perintah pangeran hitam. di saat Andi berlari dengan ter tatih ~ tatih nenek tiu terbang mengejar Andi sampailah ia di hadapan Andi. Andi mencoba melawan dengan sekuat tenaga dan yang ia bisa, namun Andi tak sehebat nenek itu.. dan akhirnya Andi tertangkap kembali.
Di saat genting itu lah kakek Andi muncul “lepaskan dia nenek tua!!” kakek berteriak dari belakang, nenek tiu menengok ke belakang dan berkata “oh rupanya penghianat busuk yang berteriak padaku.” Nenek tiu menyahut “lepaskan aku nek!! .” Andi memberontak dan kembali kakek menegaskan “lepaskan cucuk ku nenek tua” kakek berbicara tapi nenek tiu tidak menghiraukan perintah kakek itu dan menyahut
__ADS_1