Dimanakah Orang Tua Ku

Dimanakah Orang Tua Ku
Pacar Mano dan Lina ?


__ADS_3

Hai guys, oke mari kita lanjutkan saja ceritanya, semoga kalian suka dan happy reading.


Sebelum membaca, sebaiknya siapkan tisu karena ada kejadian yang bikin nangis.


"Ma, pa, Tante paman, perkenalkan ini pacar kami" kata Mano dan Lina.


Risno, Mala, Jane dan Felix, pun menatap Victor dan Victoria dengan keheranan, bagai mana Mano dan Lina bisa mendapatkan pacar dalam 1 hari.


Ya, hanya Author, Mano dan Lina yang tahu di dalam novel ini.


"Nama, kalian siapa?" tanya Felix.


"Saya Victor, dan ini adik saya Victoria" kata Victor.


"Hai, Victor dan Victoria, bagaimana kalian, bisa bertemu Mano dan Lina?" tanya Jane.


"Kami tidak sengaja bertemu saat saling tertabrak dan kami pun saling suka dan jadi pacaran" kata Victoria.


"Tidak bohong?" tanya Mala.


"Gak" kata Victor.


Apa mereka memang saling suka atau bohongan, kalau bohongan apa ketahuan?


"Kalau saya bohong, Tante bisa tes kami" kata Victoria.


"Makanan kesukaan Mano?" tanya Mala.


"Sate" kata Victoria.


"Makanan kesukaan Lina?" tanya Jane.


"Donut" kata Victor.


"Tanggal ulang tahun Mano?" tanya Risno.


"10 Juni " kata Victoria.


"Tanggal ulang tahun Lina?" tanya Felix.


"22 Agustus" kata Victor.


Victor dan Victoria di wawancarai seperti tersangka yang habis ketangkap melakukan dektetif.


Dan Risno, Jane, Felix, dan juga Mala sudah seperti dektetif bertanya secara rinci.


Apakah Victor dan Victoria bisa melewati sesi tanya jawab dari para orang tua?


"Oke, sekarang ayo makan" kata Jane.


Victor dan Victoria bernafas lega.


Di luar rumah saat Victor dan Victoria mau pulang.


"Tadi hampir saja" Victor.


Victoria: "Iya".


Saudara kembar: "Bye".


MaLi (Mano dan Lina): "Bye".


Setelah 2 saudara pergi


Saat perjalanan hal tidak terduga terjadi.

__ADS_1


Mobil yang Victor & Victoria tumpangi mengalami kecelakaan.


Mereka segera di bawa ke rumah sakit.


Mano dan Lina sangat sedih ketika mendengar kabar itu.


Lalu saat Mano dan Lina ke rumah sakit.


"Jangan tinggalkan saya" kata Lina, yang melihat Victor terluka.


Mulut bisa berbohong tap hati tidak.


"Victoria Jangan tinggalkan aku, bangunlah" kata Mano.


Jadi sesak guys😢😥😩 😭🤧.


Sebenarnya Mano dan Lina benaran suka, bukan bohongan tapi mereka tidak mau ngaku.


Dokter: "Maaf, kedua pasien koma, kita hanya bisa berdoa agar mereka sadar".


"Sebelum, kamu tinggalkan saya, saya mau ngaku bahwa, aku cinta kamu" kata Lina ke Victor.


"Sebelum kamu pergi, ada yang ingin ku bilang bahwa aku mencintai mu maaf kalau tidak jujur" kata Mano ke Victoria.


Saat Victor & Victoria sadar


"Maaf dek, harusnya kakak yang lindungi kamu, tapi akhirnya kamu juga ikut terluka karena lindungi kakak" kata Victor.


"Itu tidak masalah kak, dan juga kakak juga melindungi saya" kata Victoria.


Mano & Lina akhirnya menangis, tangis bahagia.


Victor &Victoria: "Siapa, yang bilang bahwa dia mencintai saya?" tanya mereka ke orang yang mencintai merwka.


"Bagaimana, kalian tahu bahwa kami mencintai kalian?" tanya Mano.


"Kami dengar dari mimpi" kata Victor.


"Dokter, gimana mereka bisa sadar?" tanya Lina.


"Seperti yang saya bilang, bahwa muzizat selalu ada karena kalian berdoa dan karena cinta kalian juga mereka bisa bangun" kata dokter.


"Terima kasih dok, atas saran dokter dan semoga dokter tidak jomblo lagi" kata Mano.


"Sama-sama, kok tahu dokter masih jomblo?" tanya dokter.


"Rahasia" kata Mano.


Setelah itu dokter keluar.


"Jangan pernah kamu tinggalkan saya" kata Mano.


"Tidak akan" kata Victoria.


Lina: "Kamu, jahat kenapa kamu tidur, bikin aku kwartir".


Victor: "Yang penting, saya sudah bangun kan".


"Victor, tolong jaga sepupu ku, dia bagaikan Adi bagi ku" kata Mano.


Victor: "Pasti, dan tolong jaga adikku, Victoria, dia adalah adikku satu-satunya yang berharga".


"Saya akan menjaganya sepenuh hati, karena saya cinta dia" kata Mano.


Victoria: "Ayo kita keluar dari pada dengar mereka ceramah".

__ADS_1


Lina:"Oke, ayo lah".


Saat para cowo sadar.


Mano: "Mana mereka, kalau hilang bisa gawat".


Victor: "Saya cari di kantin, kamu cari di tempat pengambilan obat".


Mano: "Baiklah".


1 jam kemudian tetap tidak ketemu, akhirnya menelepon mereka.


"Kami sudah di rumah masing-masing" kata Lina.


Para cowo: "Apa?".


Lina: "Kalian, para cowo, jangan teriak, kuping ku jadi sakit".


Para cowo: "Maaf".


Mano: "Sebaiknya, kita pulang ke rumah masing-masing".


Victor: "Baiklah, sampai jumpa".


Mano: "Sampai jumpa".


Bagaimana dengan keluarga Mano, Lina dan juga Victor & Victoria, apa kah mereka tahu tentang kecelakaan itu?


Di rumah di kembar


Vi (Ayah): "Syukurlah, kalian baik-baik saja"


Ria (Ibu): Jangan lah kalian tinggalkan kami".


Si kembar: "Tidak akan, selama masih bisa".


Si kembar: "Kami selamat dari koma berkat cinta sejati".


Ria: "Kenalkan mereka, ke kami".


Victor & Victoria: "Pasti".


Lalu mereka di perkenalkan ke orang tua mereka.


Besoknya


"Bagaimana, mau segera tidak dinikahn anak kita?" tanya Vi.


Risno & Felix: "Okelah".


Ria, Mala & Jane: "Ide bagus".


Vi: "Pertama yang nikah Mano dan Victoria lalu Victor dan Lina".


Ria: Sip".


Mala & Jane: "Oke".


Felix dan Risno: " semoga mereka bahagia selalu".


Lainnya: " Amin".


Oke, segini dulu ceritanya.


Bersambung. Maaf kalau ada salah dan kurang seru, sampai jumpa.

__ADS_1


__ADS_2