Dimanakah Orang Tua Ku

Dimanakah Orang Tua Ku
Imel Pergi


__ADS_3

Hai, semua, Author kembali, terima kasih dukungannya dan selamat membaca.


Author akan memasukan Imel jadi tokoh utama juga, semoga kalian suka.


Setelah dimarahi Mano, Imel pun pergi menjauh dan tidak ada yang tahu kabarnya lagi.


Dia sadar bahwa Mano sudah menjadi milik orang lain jadi dia mengiklaskannya.


Di suatu pulau tinggallah seorang perempuan, dia adalah Imel. Dia memilih tinggal di sebuah pulau sendirian.


"Hai burung" kata Imel.


Burung pun menyanyi.


Karena Imel baik Author kasih jodoh.


Suatu hari ada seorang laki² datang ke pulau.


"Sepi sekali disini" katanya.


Saat dia melihat rumah, dia ketuk.


"Siapa ya?" tanya Imel.


"Hai, saya Feddy" kata dia.


"Saya, Imel, ada apa Anda ke pulau ini?" tanya Imel.


"Saya ingin menjelajahi pulau ini" kata Feddy.


"Baik, waktu Anda untuk menjelajah 1 Minggu" kata Imel.


"Kenapa;begitu?" tanya Feddy.


"Karena ini pulau ku" kata Imel.


"Apa kamu tidak bosan sendiri?" tanya Feddy.


"Tidak, hewan² dan tanaman adalah temanku" kata Imel.


Imel, baguslah kalau kamu sudah berubah, semoga kamu dan Feddy jodoh.


Kembali ke Feddy dan Imel.


"Walaupun mereka temanmu, kamu tetap butuh teman manusia, karena kamu bukan Tarzan kan?" tanya Feddy.


"Enak saja, bilang aku Tarzan, baju ku baju kota, ada rumah, masa dibilang Tarzan, sebagai hukumannya aku mau lihat kamu berayun" kata Imel.

__ADS_1


"Apa" kata Feddy frustasi.


"Lakukan saja" kata Imel.


Akhirnya Feddy berayun.


Imel pun tertawa.


"Kamu mau lihat saya berayun?" tanya


Imel.


"Emang bisa?" tanya Feddy.


Imel: "Bisa dong, saya sudah 1 tahun tinggal disini mana mungkin tidak bisa berayun".


Imel pun berayun.


Feddy dibuat takjub, Imel lebih hebat darinya.


"Wah keren" kata Feddy.


"Terima kasih, itu biasa saja" kata Imel.


Semenjak itu mereka berteman.


Di sisi lain.


"Syukurlah" kata Victoria.


Tidak terasa 1 Minggu berlalu.


"Tuan Feddy, apa Anda sudah berkemas, waktu Anda di sini sudah habis" kata Imel.


"Baiklah,saya pergi" kata Feddy.


Setelah kepergian Feddy, 2 bulan kemudian.


"Kenapa aku merindukannya?" kata Imel frustasi.


"Apa suruh dia kembali?" tanya Imel.


Akhirnya, "Halo,Feddy ini Imel" kata Imel.


"Ya, ada apa?" tanya Feddy.


"Aku rindu kamu, apa bisa kembali?" tanya Imel.

__ADS_1


"Bisa" kata Feddy.


"Kamu boleh tinggal di pulau" kata Imel.


"Benarkah?" tanya Feddy dengan kegirangan.


"Iya" jawab Imel.


"Terima kasih Mel" kata Feddy.


Feddy pun bersiap ke pulau.


Sepertinya ada yang sudah jatuh cinta guys.


"Hai Mel,aku kembali" kata Feddy.


"Aku rindu kamu" kata Imel yang langsung memeluk.


"Kenapa peluk aku tiba², suka aku ya?" tanya Feddy.


Imel pun jadi malu.


"Tuan, kamu cepat sekali ke pulau ini" kata Imel.


"Aku pakai pesawat jet pribadi" kata Feddy.


"Apa?" tanya Imel tak percaya.


"Aku bos, aku bisa melakukan apapun" kata Feddy.


"Dasar sombong" kata Imel.


Semenjak saat itu mereka tinggal di pulau bersama.


"Aku sayang kamu" kata Imel.


"Apa, kamu bilang apa?" tanya Feddy.


"Dengar baik-baik tuan, aku sayang kamu" kata Imel lagi.


"Benarkah?, ayo pacaran" kata Feddy.


"Pacar, pacar benaran?" tanya Imel.


"Iya" kata Feddy.


Pipi Imel jadi merah, bagaiakan mimpi dia bisa pacaran dengan Feddy.

__ADS_1


Mereka pun menjadi pacaran.


Bersambung, sekian dulu ceritanya maaf kalau pendek dan maaf juga kalau ada salah, dan terima kasih telah membaca cerita Author,dan bagi Author lainnya, semangat semoga karyanya makin terkenal dan sampai jumpa semua, sekian, terima kasih.


__ADS_2