
Hai kakak-kakak readers, kembali lagi bersama Author, maaf Author jarang up dan Author juga punya note untuk kakak² baca.
Sebelum Author, melanjutkan cerita Author mau berterima kasih banyak pada kakak-kakak readers & para Author lainnya yang telah mendukung Author, terima kasih juga atas komentar, vote dan sebagainya, semuanya sangat berarti bagi Author.
Tanpa basa-basi, Author lanjutkan ceritanya, semoga kalian suka & maaf kalau ada salah.
Hari ini Murid 1 mau bertemu dengan Kiara saat di sekolah.
Sebelum bel masuk kelas.
Murid 1: "Hei, kamu Kiara, aku tantang kamu lomba menyanyi bersama saya".
Kiara: "Ada apa?".
Murid 1: "Kalau aku menang, aku boleh dapatkan Steven".
Kiara: "Hei kamu, kamu kira pacar orang barang, bisa sembarangan di kasih?".
Murid: "Bilang saja takut, tak mau ikut lomba".
Kiara: "Siapa yang takut".
Murid 1: "Kita lihat siapa yang menang?".
Kiara: "Sombong banget".
Saat hari perlombaan.
Author: "Selamat pagi anak-anak, pada pagi hari ini kita ada perlombaan, yang akan lomba adalah Kiara & Murid 1".
Semua murid memberi semangat ke Kiara.
Steven: "Semangat sayang, kamu pasti bisa".
Kiara: "Terima kasih, sayang".
__ADS_1
Bonny & Ella: "Semangat Kiara, kamu pasti bisa".
Kiara: "Terima kasih teman-teman".
Sedangkan Murid 1 tak mendapat dukungan.
Author: "Sebelum, lomba beri dukungan kepada kedua peserta lomba".
Kiara mendapat sorakan & tepukan, sedangkan Murid 1 tidak.
Author: "Baik, yang pertama Murid 1, silahkan tunjukan kemampuan mu".
Murid 1 menyanyi, semua orang tutup telinga, termasuk Author.
Author: "Itu bagus nak, next" (mau cepat agar telinga tidak rusak).
Author: "Dan yang terakhir, yang banyak di tunggu-tunggu yaitu Kiara".
Suara Kiara sangat merdu seperti burung berkicau, yang membuat semua orang hampir tertidur.
Semua orang: "Bravo, bravo".
Murid 1 cemburut.
Author: "Selamat, kamu menang nak".
Kiara: "Terima kasih, Thor, para juri & teman-teman, terima kasih atas dukungannya".
Murid 1: "Juri, Author, kalian pasti salah nilai, saya minta tanding ulang".
Juri: "Maaf, tidak bisa sesuai peraturan".
Murid 1 keluar dengan kesal.
Semua teman memeluk Kiara termasuk Steven.
__ADS_1
Diluar ruangan Murid 1 😭.
Author: "Hanya gara-gara Steven, kamu jadi gini, hal sepele aja nangis".
Murid 1: Author kejam".
Author: "Kamu yang kejam, udahlah mendingan saya pergi dari pada urusin kamu".
Murid 1: "Tapi...".
Author: "Kalau berbicara yang tidak berfaedah, sebaiknya diam, atau keluar dari sekolah".
Murid 1 terdiam & Author pergi.
Kiara: "Thor, gak kasihan sama dia?".
Author: "Dia susah diatur, untuk sementara biarkan saja dia, biar bisa merenung kesalahannya".
Kiara: "Baik, Thor".
Steven: "Sudah ku bilang bukan, kamu itu keren sayang".
Kiara: "Kamu berlebihan".
Steven: "Aku berbicara fakta, sayang, coba lihat mata saya, apakah ada kebohongan?".
Kiara: "Tidak ada".
Steven: Kan, benar yang aku bilang, mana mungkin saya bohong".
Kiara: "Kamu bisa saja".
Masalah Kiara & Murid 1 untuk sekarang telah selesai, semua orang pun pulang.
Semua makan malam dan beristirahat untuk hari esok.
__ADS_1
bersambung. Terima kasih telah membaca cerita Author, semoga kakak-kakak readers & Author lainnya suka & maaf juga jika ada salah.
Note: Mohon maaf, untuk novel Keajaiban Cinta (From Miraculous) & novel Penganti dirinya, untuk sementara belum bisa up karena Author mau fokus sama novel Dimanakah Orang Tua Ku, karena sudah mau tamat, mohon untuk di mengerti & maaf juga jika telah membuat kalian kecewa, sekian info dari Author, dan sampai jumpa di episode berikutnya.