Dimanakah Orang Tua Ku

Dimanakah Orang Tua Ku
Murid 1 vs Kiara


__ADS_3

Hai kakak-kakak readers, kembali lagi bersama Author, maaf Author jarang up dan Author juga punya note untuk kakak² baca.


Sebelum Author, melanjutkan cerita Author mau berterima kasih banyak pada kakak-kakak readers & para Author lainnya yang telah mendukung Author, terima kasih juga atas komentar, vote dan sebagainya, semuanya sangat berarti bagi Author.


Tanpa basa-basi, Author lanjutkan ceritanya, semoga kalian suka & maaf kalau ada salah.


Hari ini Murid 1 mau bertemu dengan Kiara saat di sekolah.


Sebelum bel masuk kelas.


Murid 1: "Hei, kamu Kiara, aku tantang kamu lomba menyanyi bersama saya".


Kiara: "Ada apa?".


Murid 1: "Kalau aku menang, aku boleh dapatkan Steven".


Kiara: "Hei kamu, kamu kira pacar orang barang, bisa sembarangan di kasih?".


Murid: "Bilang saja takut, tak mau ikut lomba".


Kiara: "Siapa yang takut".


Murid 1: "Kita lihat siapa yang menang?".


Kiara: "Sombong banget".


Saat hari perlombaan.


Author: "Selamat pagi anak-anak, pada pagi hari ini kita ada perlombaan, yang akan lomba adalah Kiara & Murid 1".


Semua murid memberi semangat ke Kiara.


Steven: "Semangat sayang, kamu pasti bisa".


Kiara: "Terima kasih, sayang".

__ADS_1


Bonny & Ella: "Semangat Kiara, kamu pasti bisa".


Kiara: "Terima kasih teman-teman".


Sedangkan Murid 1 tak mendapat dukungan.


Author: "Sebelum, lomba beri dukungan kepada kedua peserta lomba".


Kiara mendapat sorakan & tepukan, sedangkan Murid 1 tidak.


Author: "Baik, yang pertama Murid 1, silahkan tunjukan kemampuan mu".


Murid 1 menyanyi, semua orang tutup telinga, termasuk Author.


Author: "Itu bagus nak, next" (mau cepat agar telinga tidak rusak).


Author: "Dan yang terakhir, yang banyak di tunggu-tunggu yaitu Kiara".


Suara Kiara sangat merdu seperti burung berkicau, yang membuat semua orang hampir tertidur.


Semua orang: "Bravo, bravo".


Murid 1 cemburut.


Author: "Selamat, kamu menang nak".


Kiara: "Terima kasih, Thor, para juri & teman-teman, terima kasih atas dukungannya".


Murid 1: "Juri, Author, kalian pasti salah nilai, saya minta tanding ulang".


Juri: "Maaf, tidak bisa sesuai peraturan".


Murid 1 keluar dengan kesal.


Semua teman memeluk Kiara termasuk Steven.

__ADS_1


Diluar ruangan Murid 1 😭.


Author: "Hanya gara-gara Steven, kamu jadi gini, hal sepele aja nangis".


Murid 1: Author kejam".


Author: "Kamu yang kejam, udahlah mendingan saya pergi dari pada urusin kamu".


Murid 1: "Tapi...".


Author: "Kalau berbicara yang tidak berfaedah, sebaiknya diam, atau keluar dari sekolah".


Murid 1 terdiam & Author pergi.


Kiara: "Thor, gak kasihan sama dia?".


Author: "Dia susah diatur, untuk sementara biarkan saja dia, biar bisa merenung kesalahannya".


Kiara: "Baik, Thor".


Steven: "Sudah ku bilang bukan, kamu itu keren sayang".


Kiara: "Kamu berlebihan".


Steven: "Aku berbicara fakta, sayang, coba lihat mata saya, apakah ada kebohongan?".


Kiara: "Tidak ada".


Steven: Kan, benar yang aku bilang, mana mungkin saya bohong".


Kiara: "Kamu bisa saja".


Masalah Kiara & Murid 1 untuk sekarang telah selesai, semua orang pun pulang.


Semua makan malam dan beristirahat untuk hari esok.

__ADS_1


bersambung. Terima kasih telah membaca cerita Author, semoga kakak-kakak readers & Author lainnya suka & maaf juga jika ada salah.


Note: Mohon maaf, untuk novel Keajaiban Cinta (From Miraculous) & novel Penganti dirinya, untuk sementara belum bisa up karena Author mau fokus sama novel Dimanakah Orang Tua Ku, karena sudah mau tamat, mohon untuk di mengerti & maaf juga jika telah membuat kalian kecewa, sekian info dari Author, dan sampai jumpa di episode berikutnya.


__ADS_2