Dimanakah Orang Tua Ku

Dimanakah Orang Tua Ku
Pernikahan Imel dan Feddy


__ADS_3

Hai semua, kembali lagi bersama Author di novel "Dimanakah Orang Tua Ku", maaf Author lambat upnya, Author harus cari banyak ide untuk melanjutkannya, jika sudah mentok akan ditamatkan.


Hari ini Imel menikah dengan Feddy, Imel merasa paling beruntung bisa menjadi istri Feddy.


Pernikahan Imel dan Feddy sederhana, tidak mewah, karena mereka tidak suka kemewahan.


Semua senang dengan acaranya.


Saat pelemparan bunga.


Imel: "Bagi para single, mendekatlah".


Dalam hitungan ke tiga, bunga sudah di lempar dan yang dapat adalah ...


Victoria: "Selamat thor, Author dapat bunganya".


Lina: " Selamat Thor".


Author: "Author mau balikan, kasih orang lain". (Dah jauh-jauh biar gak dapat bunga eh malah dapat).


Imel: "Thor, tak bisa dibagikan lah".


"Ya sudah, terima kasih bunganya" kata Author.


Feddy dan Imel: "Sama-sama".


"Sayang saya mau eskrim" kata Victoria ke Mano.


"Oke" kata Mano.


"Suapin" kata Victoria.


Mano: "Sayang, kasihan yang nikah, harusnya yang di suapin itu pengantinnya (Imel) oleh suaminya" .


"Biarkan sayang, mereka pasti ngerti," kata Victoria.


Di pelaminan.


"Sayang, mereka mesra sekali" kata Imel.


"Biarkan sayang, kita juga tak kalah mesra dari mereka" kata Feddy.


Setelah pernikahan selesai.


"Lelah ya sayang, sini mas pijitkan" kata Feddy.


"Terima kasih mas" kata Imel ke Feddy.


"Sama-sama" kata Imel.


Besoknya


"Selamat pagi sayang, apakah kamu mimpi indah?" tanya Feddy.

__ADS_1


"Tentu mas, karena mas bersama ku" kata Imel.


"Sayang, nanti saya mau belanja" kata Imel.


"Baik, tap mandi dulu" kata Feddy.


Maka Imel mandi duluan baru gantian Feddy.


"Sayang, ayo makan buburnya sudah jadi" kata Imel.


"Terima kasih sayang" kata Feddy.


Saat berbelanja.


Imel membeli semangka, kangkung, ayam dan sebagainya.


"Banyak juga belinya" kata Feddy.


"Biar sehat" kata Imel.


"Mantap istri mas" kata Feddy.


Saat pulang ke rumah.


Feddy dan Imel menaruh bahannya ke kulkas.


"Sayang, mas mau pergi kerja, apa tidak apa ditinggal?" tanya Feddy.


"Gak apa mas" kata Imel.


"Halo" telpon Victor ke Feddy.


"Halo, ada apa tor?" tanya Feddy.


"Kamu sedang ngapain?" tanya Victor.


"Kerja" kata Feddy.


"Gak kasihan istrimu di tinggal sendirian?" tanya Victor.


"Dia bolehkan, lain kali saya ngajak dia ke perusahaan" kata Feddy.


"Baguslah kalau gitu" kata Victor.


Feddy: "Kamu telepon untuk gosip atau ada lainnya?".


Victor: "Besok ketemuan ya, ajak istri mu juga, ada adikmu, Mano dan Lina".


"Baiklah" kata Feddy.


"Kalau tak ada urusan lain saya tutup telepon nya, masih sibuk" kata Feddy.


"Baiklah, sampai jumpa" kata Victor.

__ADS_1


Setelah menelepon.


Feddy chat istrinya di wa.


Tulisnya: Sayang, besok kita ketemuan bareng sama teman-teman kita, Victor yang ajak.


Imel membalas: Baiklah, jam berapa?


Balas Feddy: Jam 12 siang


Oke kata Imel.


Sayang, saya lanjut kerja ya, saya tutup dulu teleponnya, nanti telepon lagi atau bicara di rumah balas Feddy.


Imel membalas: Baiklah, sampai jumpa, berhati-hatilah.


Feddy: Kamu juga, sampai jumpa.


Feddy kembali mengurus berkas.


Di rumah.


"Bosan" kata Imel.


Maka Imel membuka tv.


Saat Feddy pulang.


"Sayang, ayo ke meja makan, saya sudah masak, ayo di makan" kata Feddy.


"Baik sayang" kata Feddy.


"Makanan kamu yang terbaik" kata Imel


"Terima kasih" kata Feddy.


"Sama-sama" kata Imel.


"Duduklah" kata Feddy.


"Baik" kata Imel.


"Izinkan mas suapin kamu" kata Feddy.


Imel: "Terima kasih sayang".


"Tidak masalah, saya mau memanjakan kamu selalu" kata Feddy.


"Jangan gitu terus, saya jadi tak enak" kata Imel.


"Maaf" kata Feddy.


Setelah makan, mereka bersih diri dan tidur.

__ADS_1


Mereka perlu cukup tidur untuk beraktivitas di pagi hari, besok.


Bersambung. Terima kasih telah membaca, maaf kalau ada salah dan sampai jumpa di episode berikutnya.


__ADS_2