Dimanakah Orang Tua Ku

Dimanakah Orang Tua Ku
Victoria menghilang


__ADS_3

Hari ini Victoria mau pergi ke perusahaan dan saat akan masuk ke perusahaan tiba-tiba dia di bawa pergi oleh seseorang yang tak di kenal.


Banyak pertanyaan yang ingin dia pertanyakan.


Saat dia sadar tangannya sudah diikat.


"Sudah sadar?" tanya Imel.


"Apa masalahmu dengan ku?" tanya Victoria.


"Jelas ada, Mano memilih kamu jadi istrinya jadi jika dia ingin kamu selamat, dia harus menjadi milikku" kata Imel.


"Gadis gila" kata Victoria.


"Aku tidak gila tapi aku sangat mencintainya dan kalau aku tidak bisa memiliki dia maka kamu juga tidak bisa" kata Imel.


"Dasar tak waras" kata Victoria.


"Sayang, sebaiknya kamu tinggalin Mano, karena cepat atau lambat kamu akan menyesal" kata Imel.


"Kamu, bisa menyakiti ku, tapi tolong jangan sakiti Mano" kata Victoria.


"Baik juga kamu" kata Imel.


"Kamu akan disini selamanya, awas kalau kabur" kata Imel sambil pergi keluar.


Selama Imel menahan Victoria, Victoria tidak makan dan minum.


Saat siang hari, Victor keheranan kemana istrinya berada karena tidak ada kabar.


"Sayang kamu kemana?" tanya Mano.


Mano pun memberi tahu semua keluarga.


"Mano, kita harus mencari Victoria" kata Victor.

__ADS_1


"Semoga dia tidak apa-apa" kata Lina.


"Kita berpencar mencarinya, Lina sama aku, kamu Victor sama ayah ku (Risno), papa (Vi) sama paman (Risno), sedangkan Mama (Mala), Mama Ria dan tante Jane diam di rumah saja" kata Mano.


"Tapi" kata Ria.


"Mama² dan tante tenang saja, nanti kami balik" kata Mano.


Ibu²: "Hati-hati di jalan, segera pulang".


Bapak² dan anak²: Iya, kami akan pulang?".


Sudah 2 jam tapi Victoria belum di temukan.


Saat tim Vi dan Risno melihat gedung misterius, mereka pun masuk ke dalam untuk melihat.


Betapa kagetnya ternya Vania di dalam.


"Vania" teriak Vi dan Risno.


Vania pun dibawa ke rumah sakit.


Saat Victoria sadar.


"Sayang, kamu sudah sadar, maaf sayang saya tidak bisa menjaga dan melindungi mu dengan benar" kata Mano.


"Itu bukan salah kamu sayang, jadi jangan salahkan dirimu" kata Victoria.


Vi: "Siapa yang menggangu putri ayah?".


"Imel yah, dia mau merebut Mano dari saya" kata Victoria yang kembali sedih.


"Sayang, makan dulu pasti lapar" kata Mano.


Victoria pun jadi disuapin Mano.

__ADS_1


"Mano siapa Imel?" tanya Mala.


"Dia suka Mano tapi Mano sudah bilang punya Victoria tapi dia tetap bersikeras untuk mendapatkan ku" kata Mano.


"Ayah,Ibu, paman, semuanya tenang Mano akan menghukumnya" kata Mano.


Mano pun menelepon Imel, dia dapat nomor telepon Imel dari asisten yang melacak nomor hp Imel.


"Halo" kata Imel.


"Halo datang ke restoran ***" kata Mano.


"Baik sayang" kata Imel yang senang mendengar yang meneleponnya adalah Mano.


Mano berencana mengganti nomor hp setelah menelepon Imel.


"Sayang" kata Imel mendekati Mano.


"Sudah saya bilang, kamu bukan siapa² nya aku" kata Mano sambil menampar.


Pipi Imel pun memerah.


"Mano" kata Imel sambil menangis.


Dia tidak sangka orang yang dia suka menamparnya.


"Kenapa kamu menamparku?" tanya Imel.


"Kamu telah menggangu Victoria, ini baru peringatan kecil, mendingan kamu pergi dari negara ini, saya tidak mau lihat wajah mu" kata Mano.


Imel: "Mano, kamu kejam" sambil berlari pergi menjauh.


Bersambung. Bagaimana nasib Imel selanjutnya?, Apa dia akan selamat jika berulah lagi?.


Sekian dulu ceritanya maaf kalau kurang seru, terima kasih telah membaca, semoga kalian suka.

__ADS_1


Terima kasih juga atas dukungan kalian, untuk sementara Author akan tidak up novel, mau berhenti memainkan hp dulu.


Kalau bosan baca novel ini, bisa mampir ke novel "penggantinya", hari ini up, sekian infonya, sampai jumpa di episode berikutnya.


__ADS_2