
" **Happy reading..."
πππ**
Di tengah menuju parkiran, Stella yang sudah tidak kuat memapah Angel akhirnya berhenti dan membuat Angel jatuh ke bawah.
Seorang pria yang melihat mereka berhenti di tengah jalan dengan keadaan mabuk membuat dia menghampiri mereka.
" Ada yang bisa saya bantu mbak?". tanya pria itu yang ternyata adalah David.
David yang tadi nya hanya sekedar ingin menolong langsung sedikit terkejut ternyata wanita yang ingin di tolong nya adalah wanita yang dia kenal.
" Angel." gumam David setelah melihat muka Angel yang tengah terduduk di jalan.
" Eh mas, kamu kenal dengan Angel?" tanya Sandra karena dia mendengar apa yang David ucapkan walaupun lirih.
" Ah ya...saya kenal, saya David teman sekolah Angel dulu". David mengenal kan diri kepada Stella dengan mengulurkan tangan kanan nya dan langsung di sambut dengan Stella.
" Stella". Setelah sesi perkenalan diri David langsung membantu Angel untuk berdiri dengan memapah nya.
" Mari saya antar". lanjut nya.
" Tidak perlu saya bawa mobil sendiri, tapi saya sudah tidak kuat kalo harus nganter Angel lagi, bisakah kamu mengantar Angel?" tanya Stella dengan sedikit ragu, mau bagaimana pun dia baru melihat pria ini.Tapi Stella sekarang sedang dalam keadaan yang sangat lelah dan pusing karena meminum alkohol, dan sekarang waktu pun sudah menunjukkan hampir jam 3 pagi.
" Kamu tidak apa-apa menyetir mobil sendiri?, seperti nya kamu mabuk berat?" tanya David ragu karena bagaimanapun wanita yang baru dia kenal yang bernama Stella itu terlihat sangat mabuk namun tidak sampai pingsan seperti Angel.
" Iya,, saya bisa menyetir sendiri... kalo begitu saya pulang dulu dan tolong antar teman saya dengan selamat ya". Stella pun pergi menuju mobil yang sudah agak dekat dengan jalan yang sedikit kelimpungan ke kanan dan ke kiri.
David yang melihat nya pergi langsung membawa Angel masuk kedalam mobil.
" Kamu ada masalah apa kok sampai mabuk berat seperti ini?" Tanya David kepada Angel yang pasti tidak akan mendapatkan jawaban karena Angel sudah tertidur pulas.
David memasangkan sabuk pengaman Angel lalu melajukan mobilnya.
" Oh ya ampun, aku lupa bertanya alamat Angel dimana kepada Stella". Mau bagaimana pun David tidak tahu tempat tinggal Angel yang sekarang, dia bingung harus mengantar kemana. Dan akhirnya David membawa Angel kerumahnya lagi.
" Tuan...mari saya bantu". ucap penjaga rumah saat melihat David tiba dengan mengendong seorang gadis.
" Tidak perlu pak, terimakasih". David pun melanjutkan jalannya menuju ke kamar.
__ADS_1
Dia meletakkan Angel dengan hati-hati agar wanita itu tidak bangun setelah sampai ke kamar.
Dia memberikan selimut dan membenarkan rambut Angel yang menutupi muka nya.
" Kamu semakin cantik Ngel". Gumam David. Dan dia pun meninggalkan kamar menuju ke kamar lain untuk membersihkan diri dan juga beristirahat.
πππ
" Hoammm..." Matahari pagi menyinari bumi dengan cahaya yang sempurna,memberikan kehangatan bagi mereka. Melalui celah-celah dari jendela sang matahari menyapa langsung muka Angel yang sedang tertidur lelap mengakibatkan dia terbangun.
Dia melihat sekeliling yang sedikit familiar dan langsung terperanjat kaget saat melihat jam di dinding sudah menunjukkan jam 10 pagi.
Angel langsung bergegas turun dari ranjang dan memakai sepatu dan menuju ke pintu.
Dia turun ke bawah dan tidak sengaja bertemu dengan pria yang dia temui kemarin.
" Lo lagi..?" tanya Angel karena kaget dia akan bertemu dengan pria itu dua hari berturut-turut.
" Lo udah bangun? ayo sarapan dulu". ajak David lalu menuntut angel ke ruang makan yang sudah menyiapkan berbagai macam makanan.
" Eh tunggu...Lo itu sebenernya siapa sih? kok kaya nya akrab bener dah sama gue?" Angel bertanya karena heran baru kemaren dia bertemu dengan pria ini tapi pria ini memperlakukan nya dengan baik seolah-olah mereka sudah pernah bertemu.
" Udah ayo makan dulu nanti aku jelasin". Karena cacing-cacing yang ada di perut Angel sudah berteriak-teriak minta di isi, Angel pun dengan segera mengambil makanannya.
" Jelasin ke gue, Lo itu sebenernya siapa?" tanya Angel penuh selidik setelah selesai makan dan tengah duduk di ruang tamu.
" Kamu beneran ngak kenal aku?" bukannya menjawab pertanyaan David malah menimpali angel dengan pertanyaan lagi.
" Setelah gue liat-liat sih muka Lo kaya familiar buat gue, tapi gue lupa". ucap Angel dengan nada yang sedikit santai dan tengah berpikir.
" Kamu itu ya masih belum berubah, aku David, David temen Lo waktu sekolah SMA dulu". timpal David.
" Hah David?" Angel masih tengah berpikir mengingat-ingat nama yang di sebutkan pria tadi.
" Oalah David yang dulu anak culun itu ya....hahahaha... iya iya gue inget". David hanya ikut tertawa menimpali jawaban temannya itu.
" Udah beda banget sekarang Lo ya vid?" Angel menulusuri dari atas sampai bawah teman pria nya itu.
" Hehehe ngak kok aku masih sama".
__ADS_1
" Sama apaan kali beda banget gini". mata Angel melihat sekeliling dan.." Astaga gue udah telat".
Angel lekas berdiri dari tempat duduk nya.
" Ada apa angel?" tanya David penasaran.
" Gue udah telat masuk kantor". Angel langsung berlari menuju ke depan untuk mencari taksi.
" Ayo aku anter". ketika angel tadi berlari ke depan David segera mengambil mobil nya di garasi.
Tanpa menunggu lama Angel pun langsung masuk ke dalam mobil.
πππ
Di dalam perusahaan Alex yang memang sudah bermuka dingin seperti kulkas kini menjadi lebih dingin lagi seperti sedang di kutub utara.
" Dari mana saja kamu?" Tanya Alex dengan tatapan dingin nya.
Angel yang di tatap seperti itu sedikit merinding dan juga sedikit takut walaupun ngak banget.
" Jawab..." Ucap nya dengan tatapan yang mematikan.
" Maaf pak, saya bangun kesiangan" ucap Angel jujur sambil menundukkan kepalanya.
" Saya tidak peduli dengan alasan mu itu, ini jam kantor dan ini juga perusahaan saya, kamu tidak bisa berangkat se enak nya". Alex tidak habis pikir dengan wanita di depan nya ini.
" Cepat kerjakan semua dokumen ini dan tidak ada jam makan siang!" perintah nya tanpa ada penolakan.
Angel yang melihat semua dokumen itu hanya bisa mengangakan mulut nya sangking tidak percaya.
" Pak ini beneran semua nya?" Angel bertanya seolah-olah dia tidak melakukan kesalahan.
Yang di tanya bukan menjawab malah semakin membuat Angel merinding dengan tatapan dan ekspresi datar nya itu. Dengan cepat Angel mengambil dua tumpukan dokumen itu lalu bergegas pergi meninggalkan ruangan direktur.
" Wah gila itu bos triplek, ngasih hukuman ngak kira-kira". Angel menaruh semua tumpukan dokumen itu di atas meja nya.
" Bisa sampe malem nih gue ngerjain ini semua" gumam Angel lalu segera mengerjakan dokumen-dokumen itu agar cepat selesai.
ππππ
__ADS_1
***Jangan lupa like and comments nya bestieπ
Saranghae β€οΈπ***