DIREKTUR DINGIN PEMIKAT HATI

DIREKTUR DINGIN PEMIKAT HATI
BAB 9


__ADS_3

~***Happy reading~


🍀🍀***


Setelah urusan nya selesai Angel memilih kembali ke meja nya,namun baru satu langkah dia berjalan langsung berhentikan dengan suara berat.


" Tunggu...." Cegah Alex.


Angel langsung berbalik " Ya ada apa lagi pak?" Angel tersenyum dengan paksaan.


" Nanti makan siang dengan saya!" Angel yang mendengar perkataan sang bos langsung diam terpaku " what? ini ngak salah si kutub Utara ngajak gue makan siang?" itu adalah pertanyaan yang pertama kali muncul di benak Angel.


"Tapi pak_"


" Kita akan membahas proyek dengan perusahaan B" Sela Alex sebelum angel melanjutkan ucapannya.


Alex terlihat salah tingkah di depan Angel namun masih berusaha dia tutupi.


(jangan-jangan Alex suka lagi sama si Angel? tapi kapan dia jatuh cintanya?)🤔


" Oke baik pak" Angel meninggalkan ruangan.


🍀🍀


Setelah beberapa hari yang telah di lewati akhirnya tiba juga hari dimana Angel dan David akan melaksanakan pertunangan.


" Nak...ibu bahagia sekali sebentar lagi kamu akan menikah" Dina terharu menatap sang putri yang tengah duduk di depan cermin dengan memakai pakaian kebaya untuk acara pertunangan nanti.


" Kamu cantik sekali nak" lanjut Dina sambil memegang kedua bahu sang anak.


" Bu...aku kan belum akan menikah,aku hanya akan tunangan saja...itu pun di paksa" Angel menjawab dengan ujung kata yang lirih sehingga tidak di dengar oleh sang ibu.


" Tetap saja nak... setelah pertunangan ini kita akan membahas pernikahan kamu"


" Apa??? tidak...tidak... Bu, aku belum siap menikah. Dan kalian juga kemarin bicara akan memberikan kami(Angel dan David) waktu untuk saling mengenal satu sama lain" Angel berbalik sambil memegang tangan ibu nya lalu menatap dalam mata sang ibu dan berbicara dengan lembut. Ada rasa kesal dan amarah menjadi satu, namun Angel tidak ingin menyakiti perasaan sang ibu nya.


" Ibu tahu nak...tapi ibu dan ayah tidak bisa menunggu lama lagi, ibu dan ayah sudah tua dan kamu anak semata wayang ibu, kamu perempuan sudah berumur, sudah matang, dan memiliki pekerjaan, apa lagi yang akan kamu cari kalau bukan pasangan? Maka sebab itu kami memutuskan untuk menikah kan mu!. Kamu bahkan tidak pernah memiliki kekasih, malah ibu jadi khawatir kamu akan suka dengan sesama jenis karena kemana-mana kamu selalu dengan Stella!" ucap ibu panjang lebar memberikan penjelasan.


Angel merasa jengah dengan alasan orang tuanya berikan. selalu itu, itu, dan itu terus.

__ADS_1


Angel pun langsung kembali menghadap cermin dan berseru di dalam hati " Pokok nya gimana pun cara nya gue harus batalin perjodohan ini".


Keluarga David telah datang, dan kini acara telah di mulai dengan sederhana tanpa mengundang keluarga besar. Angel membuat alasan sehingga pertunangan tidak diadakan dengan mewah,cukup keluarga inti saja. Sebab Angel sudah berencana akan membatalkan perjodohan ini nanti sebelum pernikahan.


" Seneng deh akhirnya nya kita sudah bertunangan" Seru David setelah acara tunangan selesai dan mengajak Angel untuk mengobrol sebentar di halaman belakang rumah Angel.


Angin malam yang berhembus membuat bulu Roma berdiri karena merasa kedinginan, bintang-bintang yang bersinar terang serta bulan yang sudah bulat sempurna, menjadikan malam ini begitu terang.


Ada dua insan yang tengah duduk dibangku panjang berwarna putih yang tengah melamun kan suatu hal yang berbeda.


Angel hanya melirik sekilas teman sekaligus tunangannya ini lalu menjawab " Apakah Lo se senang itu?".


" Iya aku seneng banget, akhirnya penantian ku selama bertahun-tahun terwujud juga" David menggeser posisi sehingga sekarang dia menghadap ke arah Angel sambil berusaha memegang tangan Angel.


Angel yang merasa risih langsung melepaskan pegangan tangannya dengan pelan sambil bertanya " Maksud Lo apa?".


" Ah bukan apa- apa kok" David kembali duduk seperti semula sambil menatap langit-langit.


" Eh ya..kita kan dulu temen, Lo bisa dong bantu gue dengan cara batalin perjodohan ini" tanya Angel sambil sedikit mencondongkan tubuhnya ke depan kearah David.


David langsung melihat ke arah Angel dan berkata " Maaf, aku tidak bisa". Sakit...jelas yang di rasakan oleh David mau bagaimana pun Angel adalah cinta pertama nya dan satu-satunya wanita yang dia cintai setelah sang ibu. Dia segera berdiri dan hendak pergi.


David tidak menjawab dan bergegas pergi meninggalkan Angel.


Perasaan yang tadinya bahagia sekarang berubah menjadi kecewa, bagaimanpun dia telah mencintai Angel tidak peduli bahwa wanita itu tidak mencintainya, tapi dia bertekad akan membuat Angel menjadi miliknya.


" Dih maen tinggal aja, emang gue salah ya ngomong kek gitu?" Angel yang merasa bingung pun langsung menyusul David masuk ke dalam.


" Udah ngobrol nya?" tanya Sisil kepada sang anak.


" Udah ma" Jawab David dengan senyum mengembang menutupi rasa kecewa nya.


" Ya sudah kalo gitu, jeng kita pamit ya" ucap Sisil kepada Dina ibunya Angel.


" Iya hati-hati ya calon besan" kedua wanita dan lelaki pun tertawa bersama-sama.


🍀🍀🍀


Setelah keluarnya David pergi Angel memutuskan kembali ke kamar dan berganti baju.

__ADS_1


Tok


Tok


Tok


suara pintu kamar angel berbunyi.


" Masuk" jawab Angel yang sedang membersihkan sisa make up dan menengok siapa yang datang.


" Bu, kok belum tidur udah jam 10 loh" tanya Angel setelah melihat sang ibu.


" Kamu nginep sini kan Ngel?" Tanya Dina.


" Ohh, ngak Bu, Angel mau pulang ke apartemen besok ada suatu hal yang harus Angel kerjain" Jawab Angel sambil melanjutkan kegiatannya yang tadi.


" Tapi nak, besok hari Minggu. kamu mau ngerjain apa pas hari libur gini?" tanya Dina.


" Ada proyek yang harus Angel kerjain Bu, dan hari Senin harus udah di presentasikan" Angel berdiri berjalan menuju ranjang mengambil tas nya.


" Tapi ini udah malem Angel!" .


" Ya Bu, tapi Angel beneran ngak bisa nginep nanti besok-besok deh angel bakalan nginep". ucap Angel.


" Ya udah Bu, Angel pamit pulang. Assalamualaikum" lanjut nya dan langsung mencium tangan sang ibu dan berlenggang pergi..." Oh ya Bu, titip salam buat ayah, Angel buru-buru takut keburu malem". Angel pun pergi.


Angel bukannya tidak mau untuk menginap di rumah orang tuanya namun Angel sedang tidak mau membahas masalah pernikahan nya dengan David, karena pertunangan ini saja Angel tidak setuju apalagi kalau sampai ke jenjang pernikahan.


" Dasar anak itu" Dina menggeleng-gelengkan kepala nya dan pergi dari kamar itu.


🍀🍀🍀


Maaf kalo ceritanya masih ngak jelas dan alurnya masih acak-acakan 🙏


***Boom Boom Boom


Like like like


love love love

__ADS_1


saranghae ❤️***


__ADS_2