
~Happy reading~
🍀🍀
" Kamu itu bisa kerja ngak sih?" Alex melempar berkas yang di bawa oleh salah satu karyawan.
" Maaf pak, akan saya perbaiki lagi" Ucap karyawan wanita itu ketakutan lalu langsung mengambil berkas yang di lempar dan bergegas pergi.
***kring
kring
kring***
" Masuk keruangan saya!" Alex langsung meletakkan telpon kantor dengan agak keras setelah berbicara dengan sekretaris nya.
***tok
tok
tok***
terdengar suara pintu di ketuk dan didorong menampakkan sosok wanita dengan pakaian rok berwarna hitam di atas lutut dengan kemeja berwarna putih yang agak ketat di badan juga menggunakan high heels yang agak tinggi berwarna senada dengan rok.
" Ada yang bisa saya bantu pak?" ucap Angel setelah sampai di depan meja sang bos.
" Mana dokumen yang suruh saya kerjakan tadi?" Tanya Alex dengan wajah datar.
" Saya ambilkan sebentar pak" Angel pun mengambil dokumen di meja kerja nya dan memberikan nya kepada Alex.
" Kamu itu bisa nulis tidak? tulisan tidak rapi terus apa ini!!!" tunjuk Alex ke dokumen dan langsung melempar kan dokumen itu ke hadapan Angel.." Perbaiki lagi!!".
" Baik pak, kalau begitu saya permisi" Angel hendak beranjak keluar ruangan namun di hentikan " Buat kan saya kopi.." Alex memerintah.
" Baik pak" Angel keluar ruangan untuk membuat kan kopi,setelah selesai dia mengantar keruangan sang bos.
*sruuupttf...
Byuuurrr*
" Kamu ingin membakar lidah saya ya? ini terlalu panas!!" bentak Alex.
" Maaf pak, saya akan buat kan lagi" Angel yang akan mengambil cangkir kopi tidak jadi karena di hentikan oleh Alex.." Tidak perlu, keluar sekarang!!".
Setelah Angel menutup pintu ruangan.
" Tuh bos triplek kenapa lagi, masih pagi udah marah-marah, ngak jelas banget" Angel ngedumel sendiri karena sikap bos nya yang sudah marah-marah sejak tiba di kantor tadi.
" Udah tau gua kuliah bukan ngambil jurusan untuk jadi sekretaris kenapa juga gua di jadiin sekretaris, sekarang kerjaan gua salah kena semprot kan gua, padahal cuma salah ngetik doang" Angel kembali menggerutu setelah duduk di meja kerja nya.
***Drrtt
Drrtt***
__ADS_1
Drrtt
Bunyi ponsel Angel bergetar.
" David" ucap Angel begitu dia telah membuka aplikasi berwarna hijau dengan gambar telepon di tengah nya WhatsApp.
………………………………………………………
David
" Nanti malam kita makan malam bareng yuk, nanti aku jemput"
………………………………………………………
Isi pesan dari David.
Ya mereka sudah bertukar nomer telepon setelah pertemuan di rumah Angel waktu itu.
………………………………………………………
David:
" Nanti malam kita makan malam bareng yuk, nanti aku jemput"
Angel:
" oke"
………………………………………………………
………………………………………………………
David:
" Nanti malam kita makan malam bareng yuk, nanti aku jemput".
Angel:
" Oke".
David:
" jam 7 aku sudah di depan rumah mu".
………………………………………………………
Setelah membaca pesan terakhir David Angel membiarkan nya tak membalas lalu melanjutkan pekerjaannya lagi.
Karena terlalu fokus bekerja tak terasa sudah waktunya jam makan siang, Angel membereskan meja dan menuju ke kantin kantor. sebelum itu dia tidak lupa mengajak Stella untuk makan bersama.
Setelah sampai mereka memesan makanan,mereka duduk dan menyantap makanan mereka.
" Eh gimana? kerja jadi sekretaris enak ngak?" Tanya Stella di sela-sela makannya.
__ADS_1
" Bukannya enak malah eneg gue, bos kerjaan nya marah-marah Mulu, ganteng kagak yang ada muka datar,dingin terus nyeremin persis kaya beruang kutub" Jawab Angel sambil mengambil makanannya dengan kesal karena teringat kejadian tadi pagi di kantor.
" Masa iya sih?" tanya Stella tak percaya.
" Lo kali yang buat salah makanya dia salah" timpalnya lagi.
" Lo tuh sebenernya temen gue atau bukan sih, temen lagi bete malah sempet-sempetnya Lo ngebelain dia" Angel memasang muka jutek nya.
" Hehehe ya sorry...cup cup cup" Stella menepuk-nepuk pundak Stella dari arah depan karena mereka berdua duduk berhadapan.
Setelah selesai makan dan waktu istirahat telah usai mereka kembali ke kerjaan mereka masing-masing.
🍀🍀🍀
" Assalamualaikum Om Tante" Ucap David kepada kedua orang tua Angel.
" Loh David kamu kesini, ada apa nak?" tanya ibu Dina.
" Angel ada Tan?" tanya David sopan.
" Lo emang nya Angel ngak ngasih tau kamu kalo Angel ngak tinggal di sini tapi di apartemen dekat kantor nya?" Jawab Dina.
" Oh, Kalau begitu saya pamit Om Tante" David pun pamit ingin menuju ke apartemen yang di sebut kan oleh ibu Dina tadi.
" Baiklah kalau begitu hati-hati ya nak"
Setelah sampai didepan Gedung apartemen.
………………………………………………………
David:
" jam 7 aku sudah di depan rumah mu".
David:
" Aku di depan gedung apartemen mu"
Angel:
" oke, aku keluar sekarang"
………………………………………………………
" Katanya jam 7 sudah sampai di depan rumah lah ini kok baru sampe jam 8?" Ucap Angel begitu sampai di depan gedung apartemen dan menemui David.
" Iya maaf,aku tidak tahu kalau kamu tinggal di apartemen, tadi aku ke rumah orang tua mu, dan mereka bilang kamu tinggal di sini." David menjelaskan alasan dia terlambat.
" Ya sudah, ayo berangkat" Angel langsung masuk kedalam mobil tanpa rasa bersalah padahal karena dia tidak memberi tahu kan alamatnya David jadi terlambat. Prinsip nya kalau tidak ada yang bertanya tidak perlu menjelaskan.
🍀🍀🍀🍀
***like like like
__ADS_1
comment comment comment
Saranghae ❤️***