
ara dan Fatih pun masuk ke dalam rumah,dan ternyata di sana sudah ada kedua orang tua Fatih yang menyambut kedatangan mereka berdua.ara pun langsung mendekati kedua mertua nya dan mencium tangan kedua mertuanya itu.fatih pun Sama dengan ara dia pun mendekati orang tua nya dan mencium tangan kedua orang tua nya.
" selamat datang sayang" ucap mama hana
" iya mah terima kasih sudah mau menerima di keluarga ini ara" kata ara.
"jangan berterima kasih ini sekarang kelurga dan rumah kamu juga" kata mamah hana.
" iya ara kamu jangan sungkan anggap kami sekarang ini adalah orang tua kamu juga." kata papah dani.
__ADS_1
" iya pah terimakasih sudah menyambut dan menerima ara di rumah ini sebagai seorang menantu" kata ara.
" ya sudah fatih sekarang ajak ara ke kamarmu untuk beristirahat, nanti ketika makan malam mamah akan memanggil kalian". kata mamah hana
" iya mah, pah, kami pamit ke kamar dulu"kata ara.
Fatih dan ara pergi menuju kamar Fatih, ketika sudah sampai di depan pintu kamar Fatih mereka langsung masuk dan menyimpan barang barangnya yang di bawa tadi dari rumah ara.fatih pun menyuruh ara untuk ke kamar mandi terlebih dahulu jika ingin membersihkan dirinya.lalu ara pun hanya mengangguk dan kemudian pergi ke kamar mandi, karena memang badan nya sudah berkeringat dan sudah tidak nyaman.
ketika ara sudah selesai mandi ara merutuki kecerobohannya karna tidak membawa baju ganti ke dalam kamar mandi,ara bingung tidak mungkin dia keluar dari dalam kamar mandi hanya menggunakan handuk sebatas paha saja.tapi untuk meminta tolong kepada suaminya pun ara merasa malu,akhirnya mau tidak mau dengan sangat terpaksa ara keluar dari dalam kamar mandi hanya mengguna handuk sebatas paha.
__ADS_1
ketika ara keluar dia melihat Fatih yang sedang duduk di pinggir ranjang dan sedang memainkan hp nya, Ara berusahha bersikap biasa saja dan mengambil baju ganti untuk dirinya.Karena Fatih mendengar suara pintu kamar mandi di buka dia pun mengangkat kepalanya dan mengalihkan pandangannya dari ponselnya dan melihat ara yang sedang berdiri di kamar mandi dengan menggunakan handuk sebatas paha saja,dengan rambut panjang yang tergerai indah dan karna ara hanya menggunakan handuk sebatas paha saja membuat paha putih dan mulus milik ara pun terekspos dengan sangat indah.fatih yang melihat itu pun menelan saliva nya,karna dia juga pria normal dan siapa pun yang melihat penampilan ara saat ini, pasti akan terpesona dengan kecantikan dan keindahan yang dimiliki ara.
sedangkan wajahnya terlihat bersemu merah menahan malu dan berusaha menormalkan degup jantung nya karna menggunakan handuk sebatas paha untuk pertama kalinya di hadapan seorang pria,meskipun kini pria itu,sudah resmi menjadi suaminya tetap saja ara merasa sangat malu dan gugup.ini pun karna kecerobohan nya yang lupa membawa baju ganti ke dalam kamar mandi.
ara pun segera menuju koper yang tadi dia bawa dari rumah nya untuk mengambil baju ganti,namun karna ara sangat terburu buru dan mengakibatkan dia hampir terjatuh dan dan terpeleset jika saja Fatih tidak segera menahan tubuh ara pasti ara sudah terjatuh ke lantai.cukup lama mereka terdiam dan saling memandang satu Sama lain karna posisi mereka saat ini,tangan Fatih memegang pinggang ara dan ara mengalungkan tangan nya di leher Fatih dan posisi mereka sekarang pun berhadapan.
ketika ara ingin melepaskan tangan nya dari leher Fatih tiba tiba...
street
__ADS_1