Do'A Dalam Diamku

Do'A Dalam Diamku
bab 7


__ADS_3

seperti biasa selesai sarapan bersama orang tuanya, pagi ini ara berangkat ke kampus menggunakan driver online, akhirnya mobil yang ditumpangi ara pun sudah berada di parkiran halaman kampusnya. ara pun segera dari dalam mobil dan masuk ke kampus menuju kelasnya karena memang dosen yang akan mengajar di kelasnya akan segera datang.


saat jam makan siang arin pun mengajak ara untuk makan siang di kantin, ara pun menyetujui ajakan arin untuk makan di kantin karena memang ara juga belum makan siang.


"Ra kamu mau pesan apa biar sekalian aku sekalian pesenin makanannya"kata arin.


"iya rin makasih,aku pesen bakso aja deh soalnya lagi pengen makan yang ada kuahnya"kata ara.


"ya udah tunggu ya aku pesenin dulu makanan buat kita dulu"kata arin.


Arin pun memesan makanan untuk dirinya dan juga ara, akhirnya pesanan yang di pesan ara dan juga arin pun datang di antar kan pesan kantin.ara memesan bakso sedangkan arin memesan soto ayam. arin dan ara pun langsung memakan makanan mereka . setelah selesai ara dan arin pun membayar makanan yang mereka pesan tadi dan mereka pun meninggalkan kantin lalu menuju tempat favorit mereka berdua saat jam istirahat. Kini arin dan ara sudah berada di sebuah taman di kampus tersebut, mereka memang suka duduk di taman yang ada di kampus untuk bercerita sambil menunggu dosen kedua masuk ke kelas.


"Ra kamu kok dari tadi aku liatin kayak banyak pikiran sih?"ucap arin.


" iya tin jujur aku lagi bingung, soalnya aku dijodohin oleh kedua orang tuaku"kata ara


"hah dijodohin, beneran kamu ra"ucap arin

__ADS_1


"iya rin beneran buat apa aku bercanda masalah kayak gini" kata ara


"kamu dijodohin sama siapa ra? ucap arin


"aku dijodohin sama anaknya sahabat lama ayah aku, dan ternyata anaknya sahabat ayah aku itu adalah Fatih seorang pengusaha muda yang mengisi seminar kemarin di aula kampus."kata ara


"ya ampun ra kamu beruntung banget sih udah ganteng pengusaha muda kalau kayak gitu sih aku juga mau dijodohin hehehe"kata arin


"kamu ada-ada aja sih rin, tapi kayaknya dia juga kurang setuju dengan perjodohan ini aku bisa melihat dari raut wajahnya kemarin tapi mungkin dia juga sama denganku tidak ingin membuat orang tuanya kecewa dan akhirnya dia menyetujui perjodohan ini " kata ara


"iya rin aku juga berusaha buat nerima perjodohan ini mungkin ini juga udah takdirnya". kata ara.


setelah bercerita cukup lama dengan arin akhirnya arin dan ara segera masuk ke kelasnya karena sebentar lagi dosen kedua akan segera datang ke kelasnya.


...****************...


Drrrt Drttt Drrrt

__ADS_1


suara ponsel Fatih berbunyi dan Fatih pun melihat siap yang menelponnya, dia pun segera mengangkat teleponnya setelah tahu siapa yang menelponnya.


"halo pah" ucap Fatih


" halo Fatih ayah sudah membicarakan tentang pernikahan mu dan ara, dan pernikahan kalian akan dilaksanakan dua minggu lagi." ucap dani.


" apa itu tidak terlalu cepat pah " kata Fatih.


" lebih cepat lebih baik Fatih karena kami sudah merencanakan ini sejak lama" kata dani.


"baiklah fatih serahkan semuanya kepada papah" kata Fatih. sebenarnya Fatih tidak ingin terburu-buru untuk segera menikah dengan ara tapi orang tuanya dan orang tua ara sangat mengharapkan pernikahan ini dipercepat akhirnya Fatih pun menyetujuinya rencana kedua orang tuanya dan juga orang tua ara.


" baiklah nak kalau begitu ayah tutup telepon" kata dani.


klik


setelah sambungan telepon sudah dimatikan oleh ayahnya, Fatih pun hanya bisa menerima rencana penjodohan nya dengan ara.karena tidak ingin terlalu memikirkan tentang perjodohan nya dan pernikahan yang di percepat,Fatih pun kembali mengerjakan pekerjaannya yang sempat tertunda.

__ADS_1


__ADS_2