Do'A Dalam Diamku

Do'A Dalam Diamku
bab 14


__ADS_3

setelah selesai membersihkan luka mama mertuanya dan membalut lukanya dengan kain kasa ara pun menyuruh ibu mertuanya untuk duduk di meja makan atau beristirahat di kamarnya saja, awalnya mama hana menolak perkataan ara karena masakan untuk makan malam nanti belum dimasak sama sekali. tetapi karena ara meyakinkan bahwa dia yang akan memasak dan mempersiapkan makanan untuk makan malam nanti akhirnya mama hana pun menyetujui perkataan ara. tapi ibu mertuanya tidak ingin beristirahat di kamar dia ingin melihat bagaimana cara ara memasak dan ingin menemani ara yang sedang memasak di dapur.


akhirnya ara pun menyetujui perkataan ibu mertuanya kemudian ara segera menuju dapur sedangkan ibu mertuanya duduk di kursi meja makan dan memperhatikan ara, yang sedang memasak. ara pun segera mengambil bahan-bahan untuk dimasaknya, setelah bahan untuk dimasaknya sudah lengkap dia pun segera memulai memasak.


sedangkan hama hana ibu mertua ara memperhatikan ara yang sedang memasak dia sangat kagum dengan cara memasak ara yang sangat gesit dan terlihat seperti chef profesional, karena cara memasak ara yang sangat cepat dan tidak kesulitan atau kebingungan saat dia memasak.


akhirnya setelah beberapa saat masakan ara pun sudah matang semua, ara pun segera menyusun makanan hasil masakannya tadi di meja makan. sedangkan hana yang melihat menu yang dimasak ara di meja makan sangat menggugah selera dan membuatnya tiba-tiba lapar ingin segera mencicipi masakan buatan menantunya.


setelah selesai menyusun makanan yang dimasaknya tadi ara memanggil ayah mertuanya terlebih dahulu lalu dia pun pergi menuju kamar suaminya.


tok tok tok


" ya masuk " ucap fatih

__ADS_1


" mas fatih makan malam sudah siap" kata ara .


" hmm" kata fatih.


Fatih pun segera segera bangun dari sofa karena memang saat arah masuk fatih edang duduk di sofa yang berada di kamar fatih. lalu fatih pun keluar dari kamarnya dan berjalan menuju meja makan yang ada di lantai bawah, sedangkan ara mengikuti Fatih dari belakang. setelah ara dan Fatih sampai di meja makan ternyata di sana sudah ada Mama hana dan juga papah dani yang sedang menunggu mereka berdua untuk makan malam bersama.


ara melayani dan mengambilkan makanan untuk kedua mertuanya tak lupa dia juga melayani serta mengambilkan makanan untuk suaminya Fatih. setelah selesai mengambilkan makanan untuk papah dani dan juga mama hana serta mengambilkan makanan untuk suaminya Fatih, ara pun mengambil makanan untuk dirinya sendiri dan mereka pun makan malam bersama.


"iya masakan yang lainnya juga enak"kata Fatih.


"iya yang memasak makan malam untuk kita semua adalah menantu kita"kata mama hana.


"wah benarkah? berarti kita tidak salah pilih menantu ya ternyata menantu kita pintar memasak, tapi tumben mama tidak memasak untuk makan malam.?"tanya papah dani

__ADS_1


"iya pah kita tidak salah memilih menantu karena selain dia pintar memasak dia juga sangat baik, mama tidak memasak untuk makan malam karena ketika mama ingin memasak dan sedang memotong sayuran tiba tiba tangan mamah terkena pisau, jadi ara yang menggantikan mamah memasak makan malam untuk kita". kata mamah hana.


" apa mamah baik baik saja? " tanya Fatih


" mamah baik baik saja lagi pula tadi ara langsung mengobati luka mamah dan membalut luka mamah juga jadi jangan khawatir." kata mamah hana.


" syukurlah kalau mamah baik baik saja" ucap Fatih.


" lain kali hati hati yah mah " kata ayah hani.


iya pah lain kali mamah akan lebih hati hati lagi" ucap mamah hana.


sedangkan Fatih dan ara pun hanya menyimak obrolan kedua orang tuanya Fatih dan merekapun menikmati dan melanjutkan makan malam mereka kembali.

__ADS_1


__ADS_2