Do'A Dalam Diamku

Do'A Dalam Diamku
bab 8


__ADS_3

setelah selesai makan malam ara dan kedua orang tuanya sedang berkumpul di ruang keluarga.


"ara ada yang ingin ayah bicarakan tentang perjodohanmu dan Fatih". kata ayah bima


"iya ayah memangnya apa yang ingin ayah bicarakan tentang perjodohan kami"? kata ara.


"ayah sudah berbicara dengan kedua orang tua Fatih bahwa pernikahan kalian akan dilaksanakan dua minggu lagi"kata ayah bima


"apa itu tidak terlalu cepat ayah bahkan waktu itu ayah dan orang tua mas Fatih pun baru membicarakan rencana perjodohan kami"kata ara


dia terkejut karena pernikahan nya akan segera dipercepat.


"iya nak, tapi ayah sudah ingin melihatmu segera menikah dengan Fatih". kata ayah bima


"baiklah jika itu sudah menjadi keputusan ayah dan juga orang tua Fatih maka ara setuju saja."kata aira.


"terima kasih nak karena sudah mau mengabulkan keinginan ayah."kata ayah.

__ADS_1


"iya ayah"kata ara. sebenarnya ara belum siap untuk segera menikah karena dia belum terlalu mengenal Fatih dan ara pun masih belum lulus kuliah, tapi karena tidak ingin membuat orang tuanya dan sahabat ayahnya kecewa maka ara pun mengikuti keinginan orang tuanya.


...****************...


tiga hari kemudian


saat berada di kampus ara mendapatkan telepon dari bundanya bahwa setelah pulang dari kampus ara diminta menemui bundanya dan ibunya Fatih di butik, ara diminta ke butik tersebut untuk mencoba kebaya untuk acara pernikahannya dan Fatih. akhirnya setelah pulang kuliah ara pun langsung menuju butik yang bundanya bilang tadi. ara telah sampai di sebuah butik, dan di sana sudah ada bunda rania dan ibunya Fatih.


" assalamualaikum bunda ,tante. sapa ara.


"ayo nak kita segera ke ruang ganti saja agar kamu bisa segera mencoba kebaya yang bunda dan juga ibunya Fatih yang sudah pilihkan."ucap bunda rania.


"iya bunda"kata ara. sambil berjalan ke arah ruang ganti untuk mencoba kebaya untuk pernikahannya nanti.


setelah ara masuk ruang ganti untuk mencoba kebaya untuk pernikahannya nanti, kemudian datanglah Fatih yang disuruh datang oleh ibunya ke butik tersebut untuk mencoba jas pernikahannya untuk Fatih.


Fatih pun sama halnya dengan ara segera disuruh masuk ke ruang ganti dan mencoba jas untuk pernikahannya dengan ara.

__ADS_1


setelah beberapa saat terlihatlah ara keluar dari ruang ganti menggunakan baju kebaya nya, Sama halnya dengan Fatih juga baru keluar dari ruang ganti,dan tanpa sengaja berpapasan dengan ara yang juga baru keluar dari ruang ganti, mereka saling memandang satu sama lain dan terdiam beberapa saat.


Deg


ara memandang Fatih yang menggunakan jas untuk pengantin pria, ara terdiam beberapa saat mengagumi ketampanan Fatih yang menggunakan baju tersebut, Sama halnya dengan Fatih ia juga memandang ara dan terdiam beberapa saat mengagumi kecantikan di wajah ara yang terlihat natural tanpa riasan make up namun sangat cantik apalagi ara memakai kebaya putih yang cocok di badannya dan cocok di kulit putihnya yang bersih. mereka saling memandang dan mengagumi satu sama lain.


"wah ara kamu cantik sekali nak dan kamu Fatih kamu juga sangat tampan sekali menggunakan jas itu."kata ibunya Fatih.


"iya mereka sangat cocok dan serasi menggunakan baju pengantin yang mereka pakai"ucap bunda rania.


ara hanya tersenyum menanggapi ucapan bundanya dan ibunya Fatih, yang memuji mereka berdua yang sedang memakai pakaian pengantin untuk acara pernikahan nya nanti, sedangkan Fatih dia hanya diam saja tanpa mengatakan apapun.


setelah selesai mencoba jas pernikahan, lalu Fatih pun pamit kepada ibunya dan bunda ara karena dia harus kembali ke kantor karena akan kedatangan klien ke perusahaannya dan akan mengadakan rapat juga. setelah pamit Fatih pun segera pergi menuju parkiran tempat mobilnya tadi berada dan pergi menuju perusahaan.


berbeda dengan ara dia diajak makan ke sebuah restoran bersama bundanya dan ibunya Fatih, dan akhirnya ara menyetujuinya karena arah memang tidak ada jadwal lagi setelah pulang kuliah


happy reading semua 🤗.

__ADS_1


__ADS_2