
pagi ini Fatih merasa keadaan nya sudah membaik dan tidak merasa sakit lagi,hari ini fatih akan berangkat bekerja ke kantornya.sedangkan ara menyiapkan sarapan untuk suaminya yang akan berangkat ke kantor, dia sudah tidak khawatir dengan keadaan fatih karena keadaan suaminya itu sudah membaik bahkan sudah sembuh.ketika ara sedang menyusun sarapan di meja makan,terlihat fatih yang menuruni anak tangga untuk sarapan dan berangkat bekerja karena fatih langsung membawa tas kerjanya di sofa ruang tv agar setelah selesai sarapan pagi dia langsung berangkat tanpa harus kembali ke kamarnya untuk mengambil tas kerjanya.
Ara dan fatih pun menikmati sarapan seperti biasa di meja makan tanpa berbicara sepatah kata pun diantara mereka.settelah selesai sarapan fatih mengambil tas nya yang dia letakan di sofa.sedangkan ara yang sudah membereskan meja makan langsung masuk kedam kamarnya untuk berganti baju dan mengambil tas serta bukunya untuk berangkat kuliah.saat ara keluar fatih ternyata belum berangkat karena dia sedang menerima telepon dari seseorang ara pun tak tau siapa yang menelpon suaminya nya itu.ara pun melanjutkan langkahnya menuju teras depan rumah untuk menunggu driver online nya datang,namun sudah sampai saat ini belum juga datang driver online yang di pesan ara.sedangkan ara pagi ini ada tes harian di kampusnya.
" ya ampun gimana nih aku bisa terlambat ke kampus dan bisa terlambat mengikuti tes harian di kampus jika drive online yang aku pesan belum datang juga" gumam ara dia merasa cemas karena tidak takut terlambat pergi ke kampusnya.
sedangkan fatih yang akan berangkat ke kantornya dia tanpa sengaja mendengar perkataan ara,karena saat ara mengatakan akan terlambat ke kampusnya fatih tepat berada di belakang ara Karena dia baru saja selesai menelpon dan akan berangkat ke kantornya.
"saya akan mengantar kamu ke kampus agar tidak terlambat" kata fatih.
__ADS_1
" gak usah mas,ara tunggu driver online nya aja,ara tidak ingin merepotkan mas fatih lagi pula mas fatih juga harus berangkat ke kantor dan ara kampus ara dan mas fatih berbeda." kata ara.
" kamu tidak merepotkan saya dan saya mengantarkan kamu ke kampus karena saya tidak ingin memiliki hutang budi kepada kamu karena telah merawat saya yang sedang sakit,jadi kamu jangan beranggapan saya peduli tapi saya hanya tidak ingin memiliki hutang budi saja pada kamu" jawab fatih.
sebenarnya dia kasihan melihat ara akan terlambat ke kampusnya karena ara sudah baik padanya meskipun dia selalu bersikap seenaknya nya pada ara.tapi karena fatih sangat gengsi jadi dia mengatakan bahwa mengantar ara karena tidak ingin memiliki hutang budi pada ara.
" iya mas jika itu alasan mas fatih dan tidak membuat mas fatih repot ara mau diantar ke kampus oleh mas fatih" jawab ara.
" mas terima kasih karen sudah mengantar ara,kalo begitu ara masuk ke kampus dulu" kata ara sambil menarik tangan fatih sambil mencium telapak tangan fatih.
__ADS_1
" hmmm" jawab fatih. dia masih terkejut dengan perilaku ara yang menarik tangan nya tiba tiba dan mencium tangan nya.tapi ara rasa senang saat ara mencium tangan fatih tadi.
" assalamu'alaikum" jawab ara
" waalaikumsalam" jawab fatih.
ara pun membuka pintu mobil dan segera masuk ke dalam kampusnya.
hai readers jangan lupa like,dan komen
__ADS_1
happy reading 🤗