
Ara membuatkan bubur untuk fatih karena keadaan fatih masih kurang sehat dan hari ini fatih beristirahat di rumah dan tidak pergi berangkat bekerja ke kantor.setelah selesai membuatkan sarapan bubur untuk fatih ara pun membawakan bubur yang dia buat ke kamar fatih.lalu ara menyuapi fatih dengan bubur yang dia buat untuk fatih.awalnya fatih menolak untuk di suapi oleh a,ra namun karna badan nya masih kurang sehat dan lemas akhirnya fatih pun mau di suapi bubur oleh ara.setelah selesai ara membantu fatih ke kamar mandi untuk mengganti pakaian fatih, fatih menolak karena tidak mungkin dia berganti baju di hadapan ara,namun ara mengatakan hanya mengantarkan sampai kamar mandi saja ,dan dia akan menunggu fatih di depan kamar mandi. fatih pun masuk ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya dan berganti pakaian setelah selesai ara membantu fatih kembali tidur di ranjang lalu memakaikan selimut ke tubuh fatih agar suaminya itu bisa beristirahat dengan nyaman.
setelah selesai menyuapi fatih sarapan bubur dan membantu fatih ke kamar mandi,ara pun pamit kepada fatih untuk menyimpan mangkuk bekas sarapan fatih dan dia juga ingin sarapan di meja makan karena ara belum sarapan.saat ara menuju keluar dari dalam kamar fatih dan dia berada di depan pintu kamar fatih,lalu fatih mengatakan sesuatu kepada ara.
" Ara" panggil fatih kepada ara.
" iya mas ada apa? apa mas fatih membutuhkan sesuatu"? tanya ara.
__ADS_1
" tidak,aku hanya ingin mengatakan terimakasih karen sudah merawat ku " kata fatih.
" iya mas sama sama,lagi pula merawat mas fatih itu memang kewajiban ara sebagai istri mas Fatih meskipun mas fatih tidak menganggap ara sebagai istri mas,kalo begitu ara permisi" kata ara.
ara pun pergi dari kamar fatih setelah mengatakan hal itu kepada fatih.
...****************...
__ADS_1
sedangkan ara saat ini sedang berada di meja makan ,setelah mengatakan bahwa fatih tidak pernah menganggap nya sebagai istri, ara sebenarnya sakit mengatakan itu kepada fatih karena meskipun ara tidak mencintai fatih bagaimana pun ara ingin rumah tangga nya seperti hubungan suami istri pada umumnya.ara merasa dirinya egois karena dia mencintai dan mengharapkan bertemu dengan pangeran kecilnya di masa lalu,namun dia juga berharap suaminya fatih dapat menerima nya sebagai seorang istri karena ara ingin menikah sekali seumur hidup meskipun dia tidak bersama dengan pangeran kecil nya.ara menikah dengan fatih dan berusaha menerima pernikahan nya dengan Fatih dan mungkin sudah takdirnya bahwa dia tidak berjodoh dengan pangeran masa kecilnya itu.
setelah selesai sarapan pagi ara pun langsung pergi ke kamarnya untuk bersiap siap berangkat ke kampus.sebelumnya ara tadi sudah masuk ke kamar fatih namun karen fatih sedang tertidur ara pun menulis surat untuk Fatih yang dia simpan di meja dekat ranjang Fatih lalu ara pun berangkat menggunakan driver online untuk berangkat ke kampus nya.
pagi ini memang ara hanya ada satu mata kuliah jadi ara bisa pulang cepat untuk mengurus suaminya yang sedang sakit.
Terima kasih kepada readers yang telah membaca cerita ini,dan jangan lupa like dan komen๐๐ค๐
__ADS_1