Do'A Dalam Diamku

Do'A Dalam Diamku
bab 32


__ADS_3

kini ara dan fatih sudah sampai di rumah kedua orang tua ara lalu fatih dan ara pun segera masuk ke dalam rumah dan ternyata di ruang tamu sudah ada bunda rania dan ayah bima yang memang sedang menunggu kedatangan fatih dan juga ara.


lalu bunda rania pun mengajak anak dan menantunya kemeja makan untuk memulai menikmati makan malam di rumah orang tua . setelah mereka duduk di meja makan bunda rania melayani suaminya untuk mengambil makanan yang ada di meja makan, ara yang melihat bundanya melayani ayahnya mengambil makanan lalu ia pun melakukan hal yang sama dengan mengambilkan makanan untuk suaminya. karena ara tidak mau orang tuanya tahu bahwa hubungan arah juga fatih tidak seperti hubungan suami istri pada umumnya.


sedangkan fatih yang melihat ara melayani dirinya mengambil makanan dia awalnya heran kenapa ara mengambilkan makanan untuk dirinya dan fatih pun langsung berpikir mungkin ara tidak ingin kedua orang tuanya tahu bagaimana hubungan pernikahan dirinya dan juga ara. setelah selesai mengambilkan makanan untuk suaminya ara pun mengambil makanan untuk dirinya. lalu mereka pun menikmati makan malam bersama di kediaman orang tua ara malam itu.


setelah selesai makan malam ayah bima mengajak fatih untuk duduk di ruang keluarga sambil berbincang-bincang. sedangkan ara dia membantu bunda rania membereskan meja makan dan mencuci piring bekas mereka makan tadi. setelah selesai membantu membereskan meja dan mencuci piring ara dan bunda rania pun menyusul suami mereka yang sedang mengobrol di ruang keluarga, sebelum ke ruang keluarga tak lupa ara membuat teh manis untuk suaminya serta kedua orang tuanya.


"ayah dan bunda ini tehnya? "kata ara


"terima kasih nak "kata bunda rania


"sama-sama bunda "kata ara


"iya nak terima kasih sudah membuatkan ayah teh ini padahal ayah tidak meminta dibuatkan teh, kamu memang anak ayah yang pengertian". kata ayah bima


"iya sama-sama ayah dan ara membuatkan kalian teh manis karena supaya kita mengobrol nya lebih enak dan juga nyaman "kata ara sambil tersenyum manis.


lalu ara pun memberikan teh manis yang dia buat untuk suaminya


"mas ini tehnya"kata ara sambil memberikan segelas teh kepada fatih"kata ara


"emm terima kasih "kata fatih


"iya mas sama-sama "kata ara


"ara bagaimana dengan kuliahmu apakah ada masalah dalam kuliahmu,?" tanya

__ADS_1


ayah bima


"Alhamdulillah tidak ada kendala dan masalah apapun ketika arah kuliah."


"syukurlah nak bunda dan juga ayah sangat senang jika tidak ada masalah apapun. dan bunda juga yakin jika pun kamu memiliki masalah maka pasti orang pertama yang akan membantumu menyelesaikan masalah yang kamu hadapi, benar begitu kan fatih .kata bunda rania.


" emm iya bunda pasti fatih akan membantu ara jika ara memiliki masalah atau kesulitan, jadi ayah dan bunda jangan khawatir"kata fatih.


" oh iya meskipun kalian menikah bukan karena cinta dan atas dasar perjodohan tapi bunda harap kamu bisa menerima pernikahan ini, dan bunda yakin bahwa kalian berdua akan saling mencintai dan saling melengkapi suatu saat nanti"kata bunda rania.


"iya bunda insya allah ara dan juga mas fatih akan belajar menerima pernikahan ini dan semoga pernikahan kami ini menjadi pernikahan yang sakinah mawadah warohmah" kata ara.


" amin.iya ara benar apa yang dikatakan ara barusan". kata fatih.


"iya ayah dan bunda selalu mendoakan kalian semoga pernikahan kalian langgeng dan bahagia "kata pak haji.


fatih dan juga ara serta kedua orang tua ara pun melanjutkan obrolan mereka sambil menikmati teh yang dibuat ara tadi.





Humairah az Zahra


__ADS_1





Rendy/ sahabat Fatih





Arin / sahabat Ara




5.agam / kakak kelas Ara




Vina

__ADS_1




__ADS_2