Dokter Elsa

Dokter Elsa
Bab 25


__ADS_3

Harapan Rey begitu sangat besar untuk mereka berdua. Tidak jarang orang lain untuk berpoligami. Sebagai seorang suami Rey ingin memiliki istri yang akur. Banyak orang yang berpoligami dan bukan cuma dia. Rey pun akan berbuat seperti itu. Rey berharap Alea dan Elsa bisa akur seperti orang lain pada umumnya. Rey lihat bahkan ada pria yang menikah sampai empat kali dan semua istrinya abik baik saja. Rey berharap Alea dan Elsa semua akan baik baik saja.


Rey hanya harus lebih belajar lagi soal keadilan. Rey harus belajar dengan apa yang namanya bersikap adil. Mungkin dia akan sedikit egois ketika dia bertemu Elsa, Rey akan memanjakan Elsa sepuas hatinya dan sepuas hati Rey. Dan ketika Rey bersama Alea, Rey pun akan berusaha membuat dirinya bahagia tanpa ada sedikit pun rasa cemburu.


Rey akan membahagiakan mereka berdua ketika mereka berdua berada di dalam pelukannya. Rey berharap untuk ke depannya dirinya bisa untuk membagi waktu dengan adil untuk kedua istrinya. Rey benar benar harus membawa Elsa pulang, rey harus mengatur waktunya untuk bersama kedua istrinya di waktu yang berbeda.


Mungkin Rey akan membagi waktunya antara senin sampai rabu utuk bersama Elsa dan kamis sampai sabtu untuk bersama dengan Alea. Selama tiga hari itu Rey akan memanjakan mereka berdua tanpa harus membahas apapun yang membuat mereka sakit hati. Sedangkan di hari minggu mungkin Rey akan lebih diam dan menjauhi mereka berdua.


Semoga saja semua rencananya ini berjalan dengan lancar agar ia bisa membahagiakan kedua istrinya dengan baik. Rey tidak peduli dengan ucapan orang lain atau cemoohan orang yang menganggap Rey begitu egois tetapi Rey tidak mungkin melepaskan salah satu karena dia tidak tega.


Rey sangat berharap dengan seperti ini Alea dan Elsa bisa lebih akur dan bisa lebih mengenal satu sama lain. Walaupun mungkin akan lebih sulit dibandingkan apapun.


********


Pria itu kini masih mendekap erat tubuh sang istri. Elsa yang sudah kelelahan karena terus menangis akhirnya memejamkan mata dan tertidur. Rey lalu memindahkan sang istri ke tempat tidur mereka. Pria itu mendekap lembut penuh kasih sayang.


Pikiran Rey merasa tenang jika berada di dekat sang istri. Elsa memang sudah merubah banyak hal dalam hidup Rey. Sehingga Rey sudah sangat bertekuk lutut di bawah kaki Elsa. Rey memutuskan untuk pulang ke indonesia tiga hari kemudian. Pria itu tidak tahu bahwa di indonesia ada seorang istri yang menunggunya dengan air mata yang terus bercucuran.


Alea menunggu Rey pulang dengan hati yang begitu panas dan sakit. Alea sudah di bakar oleh api cemburu, karena dia mengetahui sang suami benar benar sedang berada di new york bersama istri mudanya. Alea ingin segera sembuh dan ingin memberikan pelajaran kepada Elsa. Setelah tiga hari Rey pasti akan pulang ke Indonesia dan Rey akan membahas kepindahan Elsa ke indonesia.

__ADS_1


Kali ini Rey benar benar mengajak Elsa pindah dan kuliah di indonesia. Elsa belum memberikan keputusan kepada Rey pasalnya dia sudah betah berada di new york dan jauh dari Alea. Tetapi dia kali ini tidak sanggup untuk berjauhan dengan Rey. Kini Elsa dilanda kebingungan karena dia harus memilih antara pulang dan menetap.


"Pindahlah ke Indonesia, aku akan mengurus perpindahanmu dari harvard university ke universitas indonesia." ucap Rey sambil mengelus lembut kening sang istri dengan penuh kasih sayang.


Elsa belum menjawab semua pertanyaan atau ucapan Rey. Wanita itu masih di landa kebingungan. Dia sangat takut pulang ke indonesia karena takut Alea kembali menghinanya dan menyakiti hatinya. Tetapi dia sendiri begitu tidak mau berjauhan dengan sang suami.


Kali ini Elsa telah kalah dari Rey dan menang banyak. Gadis itu telah jatuh cinta dan bertekuk lutut kepada sang suami. Karena itu ketika dihadapkan dengan sebuah pilihan antara menetap atau pindah, Elsa pun merasa sangat kebingungan. Butuh waktu tiga tahun lagi Elsa bisa menjadi seorang dokter. Dan selama itu memang itu membutuhkan uangnya Rey.


Sekarang bukan cuma uang yang membutuhkan tetapi Rey sendiri sangat membutuhkan. Elsa menyadari kesalahannya karena telah jatuh cinta kepada Rey. Tetapi nasi telah menjadi bubur, semua sudah terjadi dan dia hanya bisa melanjutkan hidupnya.


Elsa tetap merasa bimbang jika dia pulang ke indonesia. Karena itu dia belum memutuskan apakah dia akan menetap di new york atau pindah ke indonesia.


"Aku belum bisa memutuskan, aku hanya bisa menunggu sampai dua bulan ke depan sampai liburan tiba dan aku akan mencoba pulang ke indonesia. Hanya pada saat liburan saja. Jika pada saat liburan aku betah di indonesia maka aku akan pindah." tutur Elsa sambil menutup matanya, membayangkan pada saat dia akan pindah. Pindah ke indonesia adalah hal yang sangat menyeramkan karena dia akan bertemu dengan Alea mungkin setiap hari.


"Rencana apa?''


"Aku akan tinggal denganmu selama tiga hari dan tinggal bersama Alea selama tiga hari juga."


"Berarti kamu tidak mau menceraikan salah satu dari kami?" Elsa bertanya sambil memperlihatkan wajah sedihnya. Dia tidak bisa berbuat apa apa dengan keputusan Rey. Dia hanya kan mencoba saja menjalani hidup seperti itu. Jika itu menyenangkan maka akan dia lanjutkan dan jika itu menyakitkan maka dia akan pergi dari Rey.

__ADS_1


"Aku belum memiliki alasan untuk meninggalkan Alea."


"Kalo begitu tinggalkan aku saja, agar aku tidak tersakiti lebih jauh."


"Itu sangat tidak mungkin aku meninggalkan istri kesayanganku. Aku sangat mencintaimu apapun yang terjadi." Rey mengecup lembut kening sang istri dengan penuh kasih sayang.


"Kamu selalu egois. Itu yang membuat aku membencimu." Elsa mendorong tubuh rey agar menjauh darinya. Rey pun tersenyum dengan manis melihat tingkah istrinya seperti itu. Rey kembali memeluk sang istri dengan erat dan penuh kelembutan.


"Bersabarlah sampai saat itu tiba, sampai aku memiliki alasan untuk pergi meninggalkannya."


"Tidak usah pergi meninggalkannya, dia bahkan sedang mengandung bayimu. Pergi saja dariku agar aku bisa secepatnya melupakanmu!''


"Pergi darimu itu merupakan hal yang bodoh sekali. Sama saja dengan membunuh diriku, aku tidak akan melakukan hal itu."


"Kalo kamu tidak mau pergi dariku, maka jangan salahkan aku jika aku memang pergi darimu dan menggugat cerai kamu."


"Kamu harus mempunyai alasan untuk menggugat cerai aku!''


"Alasanku sangat kuat, karena kamu memiliki istri yang lain."

__ADS_1


"Tidak boleh begitu, Sayang. Jalani saja dulu seperti ini."


"Entahlah, aku bingung dengan kondisi aku,''


__ADS_2