
"Kamu sudah berubah Rey. Semenjak kamu menikah kamu berubah menjadi mengabaikan aku. Untuk apa lagi aku hidup, aku bahkan sudah tidak punya apa apa lagi. Satu satunya orang yang paling berharga bagiku adalah kamu. Sekarang hatimu bahagia dengan dia. Aku bisa melanjutkan hidupku, dengan terus merasa cemburu, cemburu terhadap kalian, pernahkah kamu merasakan rasa sakitku?! Pasti kamu tidak tahu bagaimana rasanya sakit karena cemburu? Aku tidak ikhlas kalian menikah!." Alea kembali meneteskan air matanya, dia benar benar tersakiti dengan tindakan Rey.
Dia tidak mau berbagi suami. Setiap wanita pastilah tidak mau berbagi suami dengan istri lain begitu pula dengan Alea. Masa masa indah yang bahagia kini telah sirna sudah. Kehadiran Elsa dalam rumah tangga mereka membuat hidupnya semakin hancur dan menderita. Tidak ada yang tidak tersakiti, semuanya tersakiti baik Elsa maupun Alea. Keduanya memang sudah tersakiti dan Rey mungkin hanya bisa terdiam dengan apa yang dia lakukan.
"Maafkan aku, Sayang. Aku tidak bisa mengakhiri semua ini. Aku sudah memutuskan untuk menjadi suami dari kalian berdua. Aku akan mengatur waktu dengan baik, antara kamu dan dia. Tetapi aku tidak bisa menceraikan salah satu daripada kalian." tutur Rey sambil menggenggam erat tangan Alea.
Alea kembali meneteskan air matanya mendengar bahwa suami tidak mau meninggalkan istri mudanya. Istri mana yang tidak sakit hati ketika suaminya kembali menikah, begitu pula dengan Alea. Dia merasa begitu tersakiti karena pernikahan baru sang suami. Karena itu Alea begitu membenci Elsa sampai ke tulang, Alea tidak mau lagi mendengar wanita itu hidup dengan bahagia, karena dirinya pun menderita semenjak kedatangan wanita itu dalam keluarganya.
Rumah tangga yang selama ini dia bina dengan penuh cinta dan kasih sayang, serta kebahagiaan yang berlimpah kini telah hancur sudah, tidak ada yang tersisa sedikitpun karena semuanya luluh lantah akibat keegoisan Rey semuanya tersakiti baik itu Elsa maupun Alea. Keduanya merasa sakit dengan pernikahan mereka. Poligami tidak selamanya indah, indah untuk laki laki tapi tidak indah untuk perempuan, karena disini perempuan akan menjadi korban dan akan terus tersakiti oleh rasa cemburunya kepada istri muda dan istri berikutnya. Semua akan di rasakan oleh istri yang dipoligami oleh suaminya.
__ADS_1
Mungkin iya Alea pernah berkata jahat dan kasar, itu semua dilakukan karena rasa cemburu karena dia begitu marah ketika sang suami menikahi wanita lain, tidak sanggup untuk hidup jika suaminya terus terusan bersikap seperti itu.
Alea benar benar merasa dirinya sangat kacau dan hancur, dimana kedatangan Elsa menghancurkan rumah tangga yang di bangun dengan susah payah, dia sangat membenci Elsa. Suaminya telah diambil oleh seorang pelakor yang sangat jahat seperti Elsa.
"Kamu sudah memutuskan tidak akan memilih salah satu dari kita, Rey. Apa kamu mau melihat aku menangis setiap hari? Kamu yang akan selalu melindungi wanita cantik dan muda itu, aku memang sudah tua, aku sudah tidak manis lagi, aku juga sudah tak terasa sempit lagi, yang aku tahu kamu pasti akan lebih memilih yang lebih cantik dan muda daripada aku. Aku tidak bisa melawan usia yang semakin tua, tapi pertimbangkanlah hubungan kita selama lima tahun ini, Rey. Hubungan kita begitu baik dan indah sebelum akhirnya kamu memutuskan untuk menikah dengan Elsa. Aku tersakiti, Rey. Aku benci kamu yang seperti ini." wanita itu tidak berhenti menangis dan tangisannya semakin lirih.
Rey terdiam dengan air mata yang terus menetes, dia tidak menyangka bahwa istrinya bisa tersakiti seperti itu. Rey merutuki dirinya karena telah membuat Alea menderita seperti ini. Dia merasa menjadi suami yang tidak berguna, karena hanya membuat istri istrinya menangis saja. Tapi dia pun tidak akan mungkin bisa meninggalkan Elsa, walaupun Elsa adalah orang baru dalam hidupnya, tetapi Elsa adalah wanita pertama yang membuat dia jatuh cinta.
"Aku hanya bisa meminta maaf, hanya itu yang bisa aku katakan kepadamu, Sayang. Sudahlah jangan menangis lagi, mulai saat ini aku akan berlaku adil untuk kalian berdua. Aku turut bersedih dan sangat kehilangan atas kepergian buah hati kita, tapi semangat lah. Kita masih bisa memiliki bayi yang lain. Kita akan berusaha supaya kamu bisa hamil lagi, Sayang."
__ADS_1
"Kamu, kamu bilang akan berlaku adil, tidak bisakah kamu memilih salah satu dari antara kita?" Alea kembali menjerit, dia benar benar tidak mau berbagi suami kepada siapapun. Wanita mana yang mau berbagi suami termasuk dirinya. Sangat tidak mau dengan adanya poligami ini.
"Maafkan aku sayang, aku akan menjadi suami yang baik untuk kalian berdua karena itu tolong hilangkan lah rasa cemburumu kepada Elsa, karena aku akan berusaha bersikap adil kepada kalian berdua."
"Bodoh sekali kamu berkata seperti itu Mas Rey, tetapi pada kenyataanya sangat sulit untuk menghilangkan rasa sakit karena cemburu."
"Aku tidak bisa menceraikan salah satu dari kalian. Aku menyayangi kalian berdua, kalian berdua adalah hidupku. Aku mungkin sedikit egois tapi aku mengatakan ini dengan hatiku yang jujur bahwa aku tidak bisa memilih salah satu diantara kalian berdua."
"Jadi kamu memilih untuk menyakiti kedua istrimu, Tidak.... Tidak, kamu hanya menyakitiku, aku hanya orang yang tersakiti disini, aku hanya satu satunya orang yang menderita disini sedangkan kalian berdua hidup bahagia di atas semua penderitaanku. Tidakkah kamu iba padaku? Tidakkah kamu ingat masa masa indah kita, rumah tangga kita yang berjalan selama lima tahun ini? Sudah hampir enam tahun kita menikah dan semuanya hancur luluh lantah, karena perselingkuhanmu, Rey."
__ADS_1
"Bukan maksud aku untuk berselingkuh dan berpoligami, tetapi ini bukan salahku, ini takdir dari yang maha kuasa. Karena itu aku mohon, tolonglah jaga rasa cemburumu agar agar tidak membuat hatimu menderita."
"Kehidupan seorang wanita akan hancur ketika dang suami mulai membawa wanita lain ke dalam rumahnya. Apa kamu tahu bukan cuma aku yang tersakiti disini, tapi banyak wanita lain yang senasib denganku. Apapun alasan kalian untuk berpoligami itu sungguh telah membuat hatiku menderita. Aku sakit hati sekali. Aku tidak ingin membagimu kepada wanita manapun karena aku sangat mencintaimu, Rey. Tetapi kamu tega menduakan cintaku. Cintamu kepadanya. Aku benci kamu. Berikan aku racun, aku akan meminumnya jika kamu mau, tapi jangan buat aku menderita seperti ini!!!''