
Elise yang ada di ruang icu terkejut melihat keanu meneteskan air matanya ."mas kenapa menangis maafkan umi .mas buka matamu lihatlah bunda di luar menunggumu .mas ."elise panik air mata keanu terus mengalir .ia segera lari keluar ingin mengabari apa yang terjadi di dalam .tapi malah dirinya yangbterkejut oleh keadaan .elise datang mendekati dewi yang membasuh kaki ningrum .
"Adek ."sapa elise
"kakak ibarat kata aku datang kemari bertekad untuk menjeput karma .dan aku tak berharap karma yang ku jemput adalah karma baik .karena selama ini aku sangat jahat pada kalian .mungkinkah papa dan mama akan memaafkan aku .juga tuan dan nyonya lesmana ."ucap dewi sambil mengeringkan kaki ningrum .senyum ningrum terus merekah menghiasi bibirnya .
"kalau mereka memaafkan mu apa yang akan kamu lakukan ."tanya elise .
"sama aku akan mencuci kaki mereka mencium dan bersujud pada mereka ."ucap dewi .elise berbisik pada ridho .ridho pergi di temani oleh kayla .dewi menatap ningrum yang tersenyum pada nya .
"kakak ."dewi menghambur ke pelukan ningrum yang telah merentangkan kedua tangan nya .
"adek kakak dah dewasa ,kakak bahagia .kakak lega seperti kakak telah melepas kan sebuah tanggung jawab yang besar .dari sebuah kesalahan yang pernah kakak perbuat padamu ."ucap ningrum .dewi mengelengkan kepala nya .
__ADS_1
"ini bukan kesalahan kakak ,tapi kesalahan dewi yang tak bisa terima kenyataan .hati dewi hanya ada rasa iri dan dendam ."ucap dewi .ningrum mengelus puncak kepala dewi .dewi ingat momen di mana ia lakukan ini kepada keanu kemarin sehingga keanu meneteskan air mata .
"beginikah rasanya kasih sayang yang tulus .kenapa ini tak ku sadari dari dulu .dari pada aku berbuat jahat .lebih baik aku bermanja manja pada mama dan kakak .ya Alloh hamba benar benar telah menyia nyiakan kenikmatan yang engkau berikan ."gumam dewi .
"kamu tau dewi .sudah lama kakak ingin memanjakan adek adek kakak .tapi semua adek adek kakak menjauh membenci kakak .maafkan kakak yang gagal melindungi mu sehingga kau salah arah .salah jalan seharusnya kamu ....
"cukup kak cukup ."ucap dewi meraih tangan ningrum dan menciumnya .
"maafkan dewi .kakak belum tua .kakak sebenarnya masih cantik ." dewi tertawa mendengar perkataan dewi .
"lihat kamu aja tidak mengatakan kalau kakak masih muda .kamu hanya mengatakan kakak cantik ."dewi diam seketika merutuki mulutnya yang tak mengatakan kata yang di harapkan ningrum tanpa sadar ia menipuk bibirnya sendiri .ningrum meraih tangan dewi .ningrum memeluk dewi dan berbisik .
"jangan sakiti dirimu .kakak butuh kamu .ini rahasia kita berdua .mungkin umur kakak tak panjang lagi ."badan dewi menegang dengar ucapan ningrum .
__ADS_1
"kakak ."
"dengar kan kakak .kakak dah bertahan selama 8 tahun .sekarang kakak sudah tidak kuat dek .kakak butuh kamu .jaga anak anak kalau kakak dah pergi .rahasiakan keadaan kakak pada semuanya ."dewi menangis dan menjatuhkan badan nya .dewi bersujud kembali di kaki ningrum .hendra datang membantu dewi untuk berdiri .dewi menatap hendra lama sekali air matanya tak berhenti .
"jangan menagis ."hendra menghapus air mata dewi tak lupa hendra tersenyum .
"jadilah adek yang baik .dengar kata kakak mu ."ucap hendra kembali .sambil mengelus kepala dewi.
"mas kamu ."tanya dewi .hendra tersenyum dan mengangguk .
"tugasmu belum selesai .lihat mereka menunggu mu ." dewi mengikuti arah tunjuk hendra .mata dewi melebar di belakangnya telah duduk tiga orang yang selama ini dia sakiti .
"Dewi ,bila kamu benar benar bertobat aku dan kakakmu benar benar bisa pergi kapan saja ."gumam hendra dalam hati.
__ADS_1