Dokter Ningrum

Dokter Ningrum
getaran rasa


__ADS_3

Di halte bis ratih diam diam menangis seorang diri .suasana halte sepi karena masih jam kerja


"Kenapa ,menyesal telah melepas dia ." ucapku sambil duduk di sampingnya dan mengulurkan sapu tangan padanya .


"Ambil ,hapus air matamu .jelek tau maskaramu luntur kaya mbak kunti di siang hari ." ucapku ketus memandang lurus ke depan .


Dengan ragu ragu gadis itu mengambil sapu tanganku dan membersihkan air matanya .


"Kenapa ngak jujur padanya kalu kamu cinta dia." dokter ningrum ketawa melihat ratih mengedip ngedipkan matanya .


"Maaf kenalkan nama ku ningrum ." gadis itu mengulurkan tangan nya menyambut tangan dokter ningrum .belum sempat gadis itu membuka suara dokter ningrum telah memotongnya .


"Ratih ,hahahaha aku tau namamu ." ratih mendengus kesal .


"Maaf ,aku ngak sengaja liat kalian .dan ucapan kamu sama direktur .tapi kok kamu pangil ayah ." tanya ningrum penasaran .


ratih menarik napasnya dalam dalam ." aku dan edy hanya anak jalanan 20 tahun yang lalu kami di punggut oleh direktur sebagai anak asuh ."


Dokter ningrum manggut manggut ." jadi edy itu kakakmu ."


"Bukan ,kami ngak sengaja bertemu di jalan .akhirnya kita akrap .dia menyayangi dan menjaga aku selama 20 tahun ini ."


"Orang tuamu dan orang tua edy kemana ." tanya dokter ningrum penasaran .


"Ayahku pergi bersama kakakku ,untuk mencari abangku .karena aku lahir sebagai perempuan .ayah pergi tinggalkan ibu sehingga ibu tak perduli padaku ."

__ADS_1


dokter ningrum menatap ratih yang mulai menitik kan airbmata lagi ."maaf ." ucap dokter ningrum sambil merengkuh bahu ratih .ada getaran aneh di dadanya saat memeluk ratih .


"Maaf kak.aku harus pulang .kaka tinggal di mana ." tanya ratih


"O aku orang baru ,tinggal di hotel .boleh aku ikut kamu pulang jalan jalan ."


"Kakak mau jalan jalan ,boleh karena nanti sore aku mau ke puncak ." jawab ratih antusias


"O boleh kalau tidak merepotkan ."


Dokter ningrum dan ratih melangkah dengan gandengan tangan seperti adek dan kakak .reflek keduanya bergandengan tangan .


" Kak kalau jalan kayak gini .orang mengira kita adek kakak ."



Tidak lama kemudian mereka tiba di sebuah rumah sederhana .entah kenapa jantung dok/er ningrum hari ini penuh dengan getaran getaran aneh .ia tatap dalam dalam rumah itu ,tapi tak menemukan ingatan apapun .



dokter ningrum menoleh menatap ratih yang termenung masih dalam keadaan mengandeng tanganku .ia juga menatap dalam dalam rumah di depan nya .


"Kenapa tidak masuk ."


Ratih menarik napas lesu ."selama 20 tahun semenjak mendengar kabar ayah dan kakak ku kecelakan .mobilnya masuk ke dalam jurang .ibuku selalu mengurung diri .dia tak perduli padaku .hanya edy yang mampu mengerakkan jiwanya ."

__ADS_1


"sabar semoga ibumu mendapatkan ke ajaiban .mau mengenalmu sebagai putrinya kembali ."



"Ratih ,ratih di mana kamu nak ." ratih dan dokter ningrum terkejut tiba tiba pintu rumah ratih di buka dengan kasar .


"Iiibuuuuuuuu." pangil ratih tak percaya ia menutup mulutnya sendiri dengan tangan nya .


Dokter ningrum menelan salivanya .dadanya sakit melihat ibunya ratih keluar dalam keadaan berantakan .tak terawat .


"perasaan apa ini .sakit sekali ." guman dokter ratri dalam hati.


"Ratri jangan tinggalkan ibu lagi nak ." ratihbdengan cepat melepas pelukan nya .kebahagian yang baru ia rasakan sirna tanpanbekas .


"Ratih ."


"Ibu ,ratri sudah mati ." ucap ratih ketus menatap ibunya .seketika hati dokter ningrum sakit ,mendegar ucapan ratih .


"Tidak kakakmu udah janji akan jemput ibu dan kamu ."


"Tidak ,dia sudah mati .dia tidak akan hidup lagi ."


"Ratih ."


"Ibuuuu ,20 tahun kalau dia akan kembali ,dia sudah kembali ." napas ratih memburu karena menahan amarahb

__ADS_1


__ADS_2