Dokter Ningrum

Dokter Ningrum
kegundahan kotimah (3)


__ADS_3

"bundaaa."yang semula hanya terdengar tangis ningrum .kini terdengar tangis kayla dan isak kan aisyah .seven dan ridho juga tak bisa tak meneteskan air mata .mereka berdiri menghirup udara meredakan sesak di dada masing masing .


"apa sebenarnya yang terjadi ."bisik ridho pada seven .seven menggelengkan kepala sambil mengusap matanya .


"bunda .biar seven pangil mas keanu ya ."ucap seven .


"ja nga nnn ."ucap ningrum serak


"bunda kasihan sama mas ke .abang sudah berubah .apakah salah bunda dulu menyerah kan janah padanya ,tapi ada nenek nya di sana . dulu abang sangat melindungi mas ke ."ucap ningrum.


"apa karena ibu yang telah memisahkan ayah dan bunda .sehingga abang komplain dengan nasib dia ."ucap seven .


"apa yang harus di komplain kan .mas ke di sini lebih menderita di banding abang .dia mwnjaga diri sendiri ."ucap kayla.


"bagaimana .kehidupan jatuh bangun mas ke aku lebih jelas .aku yang di sampingnya .bahuku tempat airmata dia jatuh ."ucap seven .


"bunda bangga pada kalian yang selama ini mendampingi mas ke .aku cuma kecewa sama abang kenapa tidak lagi menghubungi kita keluarganya .bila bunda tiada bagaimana dengan mas ke .bunda harap kalian tetap mendampinginya .bila kelak bunda pergi."ucap ningrum.


"bunda panjang umurn .bunda tak kan kemana mana .kayla akan marah bila bunda bicara ngelantur ."ucap kayla.


ningrum mengelus kepala kayla dan aisyah .


"semua manusia tak akan lihat tua muda .suatu hari pasti kembali pada Alloh ."ucap ningrum .


"bunda terlalu pagi membahas ini .bunda besok mas ke dan seven akan akad jangan kasih beban untuk mas ke .tersenyum lah .jangan tunjuk kan muka ini pada mas ke bun ."ucap kayla .ningrum pun tersenyum .


"betul bunda harus senyum ."ucap seven


"yah bunda membayangkan .anak anak mas ke lahir .bunda ingin melihatnya ."senyum merekah di bibir ningrum .


"ya bunda harus seperti ini .jangan karena abang bunda patah semangat mas ke masih ada kita .tak perlu abang ."ucap kayla


"bunda sekarang istirahat dulu .biar aisyah dan kak kayla yang menemaninya ."ucap seven .seven membawa ridho keluar ia terkejut melihat kotimah mekamun di depan pintu .


"kotimah ."pangil ridho pelan sambil menepuk bahunya .


"Apa sebenarnya yang terjadi pada bunda .kenapa kata katanya seakan selalu menjurus pada kematian ."ucap kotimah .


"jangan ambil hati kata kata bunda .ia hanya kasihan pada mas ke .selama 18 tahun dia hidup sendiri .beda dengan abang masih ada kasih sayang dari nenek candra .bunda hanya merasa sedikit kecewa sama abang .pergilah istirahat ."ucap seven .


kotimah melangkah pergi .hatinya belum puas dengan jawaban mereka .seven menuju ke ruangan keanu bersama dengan ridho .langkahnya terhenti saat melihat hamid dan kedua orang tuanya .

__ADS_1


"dady mami ."sapa seven dan mencium tangan mereka di ikuti oleh ridho .


"seven benar ini pesantren mas ke ."ucap hendri .


"benar dad ,kenalkan ini calon menantu dady dan mami ."mereka bertiga sama sama mengedip ngedipkan mata.


"lihat hamid mereka bertiga ."ucap seven .


"mungkin emang dah jodoh ."jawab hamid


"Di mana kayla ."tanya safitri


"menemani bunda sama aisyah .oya dady ada apa kemari .angin apa yang membawa dady dan mami datang ."tanya seven .


"ngak kamu lupa besok hari akad kamu dan mas ke .masak dady dan mami ngak hadir ."ucap hendri .


"betul ya ."sayup sayup mereka mendengar suara alunan lirik lagu dari ruangan mas ke .


Betapa bahagianya hatiku


saat ku duduk berdua denganmu


berjalan bersamamu


namun,bila hari ini adalah yang terakhir


namun,ku tetap bahagia


selalu ku syukuri


begitulah adanya


namun,bila kau ingin sendiri


cepat,cepatlah sampaikan kepadaku


agar ku tak berharap


dan buat kau bersedih


bila nanti saatnya t'lah tiba

__ADS_1


ku ingin kau menjadi istriku


berjalan bersamamu dalam terik dan hujan


berlarian kesana ,kemari , dan tertawa


namun ,bila saat berpisah t'lah tiba


izinkan ku menjaga dirimu


berdua menikmati pelukan di ujung waktu


sudilah kau temani diriku


namun,bila kau ingin sendiri


cepat,cepatlah sampaikan kepadaku


agar ku tak berharap


dan buat kau bersedih


bila nanti saatnya t,lah tiba


ku ingin kau menjadi istriku


berjalan bersamamu dalam terik dan hujan


berlarian ke sana,kemari ,dan tertawa


namun, bila saat berpisah t'lah tiba


izinkan ku menjaga dirimu


berdua menikmati pelukan di ujung waktu .


sudilah temani diriku


sudilah kau menjadi temanku


sudilah kau menjadi

__ADS_1


istriku


__ADS_2