
pak penghulu memandang sekeliling .elise yang sejak tadi memperhatikan hendra juga dapat perhatian dari rama dan mita .
"kenapa ."tanya rama dan mita .
"cepat pergi ambil wudhu ikutlah sholat ayah mu sejak tadi meraba dadanya .ini kesempatan terakhirmu .kalau kau tak ingin jadi anak durhaka ."ucap elise pada keandra tidak perdulikan pertanyaan rama dan mita .tapi rama dan mita ikut mendengarkan ucapan elise .tiba tiba elise menangis dalam pelukan mita .
"umi ,mamy tolong jaga kembar mereka tidur di kamar ."ucap kotimah .robert juga ingin ikut sembahyang bersama mereka ia lihat baby al juga sudah tidur .robert memberikan al pada imah .ia segera ambil wudhu dan masuk ke barisan para lelaki .
sesuai keinginan ningrum pak penghulu memulai untuk sholat malam 2 roka'at di sujud terakhir ningrum dan hendra sudah tak dapat bangun lagi .tiada yang berani teriak mereka tetap kyusuk melakukan sholat sampai akhir salam .keanu dan edy serta elbert dan robert membangunkan hendra .keandra meraih pergelangan tangan ayah nya .tiada deyut nadi yang ia rasakan kembali .hanya ada senyum tipis di wajah hendra .
mitha dan elise juga membantu janah menangani ningrum .sama sudah tiada deyut nadi di sana .
"bunda .ayah selamat jalan .princess ikhlas dan bahagia jadi putri kalian .princess janji akan menuruti semua kata kata mas ke .menjadi manusia yang tangguh ."ucap janah .
"ayah bunda tugas muliamu telah selesai selamat jalan semuga sampai pada janah ALLOH sediakan .mas kan ingat pesan kalian menjaga orang orangvyang bunda cintai ."ucap keanu .
__ADS_1
"ayah bunda aku janji akan bahagiakan princess mu , ini janji robert .tenanglah melangkah menuju janah Yang di sediakan ALLOH untuk ayah dan bunda .selamat jalan ."ucap robert
"kakak maafkan semua kesalahan ratih .maaf belum bisa membanggakan kakak .selamat jalan kak mas ."ucap ratih .
malam itu juga keanu ingin jenazah ayah bundanya di mandikan dan di semayam kan .
"mas bagaimana .selanjutnya ."tanya tuan rahman .
"bunda pernah pesan untuk di semayamkan dekat dengan oma ayu .kalau bisa makamkan ayah dan bunda berdampingan ."ucap keanu .keanu menatap keandra yang hanya menunduk tiada sepatah katapun yang dia ucapkan .
"aku nurut apa katamu ."itu jawaban yang di berikan oleh keandra .
"apa tempat pemakaman dah ada konfirmasi mas .maaf kita tidak tau apa apa .ini semua sangat mendadak untuk kita .di tambah mereka pergi bersama sama .kenapa tiada yang memberi tau kita .kalian juga baru pagi tadi membongkar semuanya ."ucap edy.
"maaf ini keinginan ayah dan bunda .mereka tak ingin kalian mencemaskan mereka ."ucap keanu.
__ADS_1
"lucu tidak calon jenazah menyiapkan kain kafan sendiri ."tambah edy .keanu hanya tersenyum .mendengar ucapan edy.yang merupakan pelampiasan kesedihan nya .menjelang subuh semua telah selesai setelah matahari terbit mereka memberangkatkan jenazah ningrum dan hendra ke pemakaman yang telah di tunjuk oleh ningrum .
tuan rahman menatap lama makam istrinya .tanpa sadar air mata tuan rahman jatuh .Di mana makam itu adalah tanah pekarangan rumah ibu ayu dulu .yang telah di putuskan oleh ningrum untuk menjadi makam keluarga .ningrum juga mencari orang untuk mengurus makam keluarganya dan menempati rumah itu .
acara pemakaman telah selesai keanu dan keandra masih duduk di sisi makam ayah dan bundanya .
"assalamu allaikum ayu istriku apa kabar .lihat kau pergi meninggalkan aku setelah akad .dan lihat sekarang putri dan menantumu juga pergi meninggalkan aku menyusulmu setelah akad juga .apa aku benar benar jahat di mata kalian .sehingga kalian pergi mendahului ku ."ucap tuan rahman .rama mengelus punggung papanya.
"Ayah jangan sedih .mereka pergi dulu bukan berarti papa jahat .ibu menganggap papa laki laki yang hebat dan kuat .kita di sini masih membutuhkan papa .lihat ningrum juga menyisihkan ruang untuk papa di sisi ibu ."ucap rama .
"kapan ."ucap tuan rahman .
"setelah cicit kakek menikah ."ucap janah.
"lama cu kakek hanya akan merepotkan mu ."ucap tuan rahman .
__ADS_1
"tidak kita yang akan merepotkan kakek untuk menjaga ketiga cicit kakek ."ucap janah .tuan rahman memeluk janah dengan erat .