
paman rahman merenung di taman belakang .nyonya candra datang menghampirinya dengan membawa teh hangat untuk paman hadi ."maaf kan aku ,yang mungkin sifat buruk ku akan di warisi oleh dewi ."ucap candra .paman hadi menghela napas kasar ."sikap dan sifat manusia dah di gariskan oleh Alloh .dan manusia juga yang menentukan mau tidak merubah garis hidup itu tadi ."paman hadi menarik tangan candra dewi ,ia tepuk dengan pelan ."aku tau kamu sebenarnya sudah berubah .kamu menyadari kesalahan mu .saat ratri jatuh ke dalam jurang .mungkin aku dan ratri punya nasib yang sama dalam kepala ini ." nyonya candra dewi menangis mendengar ucapan paman hadi ."maaf ."ucapa nyonya candra di tengah tangisnya ." aku maafkan .mungkin ratri sama dengan punya firasat akan masa depan nya .sehingga ia pending 50%maafnya untukmu ,maaf ."paman hadi menarik nyonya candra ke dalam pelukan nya .
__ADS_1
edy dan ratih menatap gerak gerik paman hadi dan nyonya candra dari balek kaca .tidak tau apa yang di katakan mereka ."edy apa kau tidak merasa curiga dengan papa akhir akhir ini ." tanya ratih ."curiga kenapa ." tanya edy ." kenapa papa sering mengajak mama candra ke puncak ." kau ini papa dan mama baru nikah sama seperti kita yang ingin selalu berdua'an ."ratih menyiku perut edy yang sedang mendekap erat pinggangnya .edy tersenyum meletak kan dagunya di bahu ratih .
__ADS_1
Edy tahu papanya sudah tua masa muda nya habis dia lalui dengan penderitaan yang ia berikan dan mamanya .wajah tampan adalah pemberian kakaknya ."aku tau dalam hidupnya yang papa pikirkan pasti kakak .aku tidak iri padanya .memang kakak lah separuh hidup papa dalam menjalani kehidupan yang di ciptakan .mama aku hanya ingin membahagiakan papa di akhir hayatnya ."gumam edy dalam hati .ratih terkejut saat edy mengelus perutnya .ia tatap wajah edy dari samping .edy tersenyum ."semoga cepat tumbuh malaikat di sini sebagai kado peenikahan papa ."ucap edy di sambut senyuman dan anggukan dari ratih.
__ADS_1
saat makan malam ratih tidak tahan untuk tidak bertanya pada nyonya candra dewi ." papa kenapa papa sering tingal di puncak ." tanya ratih .paman hadi tertawa ."papa tidak ingin menganggu masa muda kalian .lagian puncak adalah rumah papa ,kenangan papa ada di sana ." ucap paman hadi sambil tersenyum ."papa masih belum ikhlas dengan kak ratri ."tanya ratih sedih .paman hadi tersenyum melihat istrinya ikut sedih dengar kata ratri ."maaf mama candra ,bukan ku menyalahkan mu .aku sendiri di sini lebih kejam di banding kamu .kamu cuma melukai badan kakakku ,tapi aku melukai hati nya berulang ulang .tak mau mendengarkan omongan omongan orang yang menginggatkan aku .malah menuduh mereka membela kakak ." ucap ratih menyesali apa yang terjadi .memang penyesalan selalu datang di akhir .merekapun melangsungkan makan malam walau terasa hambar .tubuh butuh asupan gizi .
__ADS_1