Dokter Ningrum

Dokter Ningrum
Hatiku terluka


__ADS_3

kotijah mengerat kan pelukan nya pada keanu .mereka mendengar kan telepon dari elbert di luar ia kira dengan begitu tak akan ada yang mendengarkan nya .tapi tak ia sadari di belakang mereka telah berdiri ningrum tak jauh dari ningrum ada nyonya candra yang entah malam itu ingin menemui ningrum .


"nak ."pekik an nyonya candra menyadar kan keanu dan kotijah .


"astaqfirulloh bunda ."pekik keanu dan kotijah .keanu membopong bunda nya ke empang .ningrum menangis dalam pelukan keanu .kotijah melihat nyonya candra yang akan melangkah pergi turun ke jalan raya.


"nenek ."pangil kotijah .dada nyonya candra sesak napasnya tersengal sengal .nyonya candra membalik kan badan ia tatap kotijah yang merentangkan kedua tangan nya .sambil mengangguk angguk .nyonya candra diam di tempat kotijah yang lari memeluk nyonya candra .


"nenek .nenek tetap nenek kita .itu ucapan abang ke jangan di dengar dia lagi emosi .kata kata abang jangan sampai ayah tau .ayah punya sakit jantung ."bisik kotijah di telingga nyonya candra .nyonya candra melerai pelukan kotijah .ia hapus air matanya .dan menarik kedua bahu kotijah.


"kau jangan bercanda ."kotijah geleng kepala .nyonya candra berlari mendekati ningrum yang masih sesengukan di pelukan keanu .nyonya candra menghapus kening ningrum .ningrum meraih tangan nyonya candra .


"ibuu maafkan keandra dia sedang emosi ."ucap ningrum .


"kenapa kau minta maaf ke pada ibu .keandra tidak hanya marah pada ibu .dia juga marah dan kecewa pada kalian .kalau waktu bisa di ulang ...


"maka aku tidak akan mengenal ibu .juga mungkin tidak akan punya mereka .semua sudah di takdirkan bu .tinggal kita menjalani dan merubah yang seharusnya di rubah ."ucap ningrum .ningrum memeluk nyonya candra .keduanya terisak dalam tangisan .

__ADS_1


"bunda! "pangil keanu sambil mengelus bahu ningrum . "nenek ,nenek masih ingat sakit yang opa hadi derita ."ningrum segera duduk tegak mendengar pertanyaan keanu .nyonya candra juga dan melihat perubahan wajah ningrum di balik remang malam .nyonya candra membekap mulutnya .


"bunda katakan pada mas .mas akan dengan senang menerima kenyataan dan ikhlas menjalani nya ."ucap keanu sambil mengelus kepala ningrum .


"mas bahagia masih di beri ruang untuk menjaga ayah bunda .sampai napas napas terakhir bunda .bunda jangan pikirkan yang lain nikmati sisa hidup bunda bersama ayah ."ucap keanu .


"kamu tau apa yang ayah dan bunda alami mas ."tanya ningrum .


"jangan salah kan ibu bun .ibu tak mau mas kecewa dan menyalahkan ibu .seperti yang di lakukan abang barusan ."ucap keanu


"nenek jangan beri tau siapa pun tentang ke adaan ayah dan bunda .pada yang lain nya ."ucap keanu .


"kan mereka ada ibu ,ada dewi yang akan menjaga mereka ."ucap ningrum.


"beda nak .semua berbeda ."ucap nyonya candra .


"jangan begitu nek .mas ikhlas mungkin ini sudah jadi takdir dan nasib mas ke .kita ikhlas jalani saja nek .ya tolong ikhlas kan bunda ."pinta keanu .

__ADS_1


"tapi bunda ada satu permintaan mas ."ucap ningrum .


"apa bun ."tanya keanu


"malam purnama suro nanti akad kan bunda dan ayah ."ucap ningrum.


"iya bunda mas akan siap kan .untuk bunda .sekarang istirahat dulu sudah larut .adek ajak nenek dan bunda tidur di kamar jangan ganggu ayah ."pinta keanu .


"baik mas .mari bun nenek ."ucap kotijah .setelah mereka pergi keanu berjalan menuju puncak di ikuti oleh dewi .keanu berhenti di depan pagar tanpa menoleh ia tau kalau itu adalah dewi .


"apa ibu juga mendengar kata kata abang ."tanya keanu


"mas .kenapa nomer elbert tak ada di handponku ."dewi tak membalas pertanyaan keanu .keanu membalek kan badan memandang dewi .


"ibu .aku tak ingin janah tau tentang mereka ."ucap keanu .


"kenapa ."tanya dewi.

__ADS_1


"masalah nya panjang bu ."ucap keanu .dan melangkah pergi meninggalkan tebing .


__ADS_2