Dokter Ningrum

Dokter Ningrum
aku separuh nafas abang .


__ADS_3

Rombongan keluarga dokter hamzah telah tiba di gerbang pesantren .suasana di aula banyak orang tapi hening .


"Assalamu allaikum ."ucap dokter hamzah .tak ada jawaban dari mereka .dokter hamzah dan sekeluarga memakluminya .


"Maaf sebelum nya kedatangan kami terlambat karena tadi ada pasien yang sangat terhormat .boleh di bilang beliau pemilik rumah sakit kami .beliau bernama Pangeran Al rahman roberto ." Dokter hamzah terkejut akan pergerak kan mereka ada yang jatuh dari kursi ada yang kepalanya berbenturan .


"ada apa dengan putraku ."ucap janah dengan meremas lengan dokter hamzah .


"bunda ratu bunda ratu .dengarkan romo tenangan dirimu ...


"bagaimana aku tenang delapan belas tahun yang lalu aku kehilangan putraku al jefrie roberto sekarang al rahman juga pergi meninggalkanku selama sepuluh tahun dia baru saja pulang langsung kerja dan dia bawa kabar kalau putra ku koma .haah ."janah memukuli dadanya .


"bunda ratu sebaiknya kita pergi temui pangeran .kita sekeluarga ikut pergi .ayah keandra bukan nya ayah akan ada seminar di batam ."ucap ayu .


"benar keluarga boleh ikut .dan tentu juga ayah seven dan ainun ."ucap wahid.


"tunggu paman zigo ."ucap kenzo .


"zigoooo ."teriak roberto.


"ah celaka kenapa mata dia bening banget bisa lihat aku ."gumam zigo.


"ya tuan muda .hehehehe pertanyaan nya nanti kalau dah sampai di batam aja ya karena pangeran sedang menunggu ."ucap zigo.


"paman zigo ."panggil kenzo lagi .


"Diam ."bentak zigo membuat mereka juga terkejut .

__ADS_1


"cepat putraku menunggu ."ucap janah nyelonong jalan ke luar .mereka naik ke dalam mobil keluarga mengikuti mobil zigo mereka melonggo melihat pesawat pribadi yang berlogo Lordana .tapi mereka ingat pesan zigo.


sementara al dan karina jengah dengan vivi yang tak mau pergi dari nya .


"umi aku ada pekerjaan ke amerika tolong jaga baik baik saudaraku ."ucap al.


"aku ikut ."ucap vivi .


"vivi lihat ini ."al mengulurkan artikel pada vivi.


"lord roberto ketua mafia di amerika menghembuskan nafas terakhirnya .apa maksudnya ."tanya vivi


"Dia kakek ku ."ucap al.


"tidak mungkin ."ucap vivi .al pun mengulurkan hpnya lagi menunjuk kan galery si handponenya .vivi melonggo melihat kenyataannya .


"pantes kamu di panggil pangeran .aku suka ."ucap vivi dengan manja mengendot di lengan nya .


"tidak aku mau ikut ."ucap vivi .


"bahaya vivi aku tidak bisa melinsungimu kalau tak sengaja kamu kena peluru gimana ."ucap al .


"segitu bahaya nya ya ."tanya vivi.


"hemm bener kamu ingin jadi istri seorang mafia ."ucap al .


"hemmm ."ucap vivi .al menatap karina yang mengendik kan bahunya .al menghubungi seseorang .tak lama kemudian datang dua orang berseragam hitam hitam kaca mata hitam juga .

__ADS_1


"wah ganteng banget sepertimu pangeran ."ucap vivi meraba dada dan lengan ke duanya .!l dan karin menahan senyum lihat kedua pemuda itu mengeratkan rahangnya .al menulis sesuatu di kertas dan dia masuk kan ke saku salah satu dari mereka.


"vivi pergilah dengan mereka .mereka juga hebat bila olah raga .bisa kuat dua jam ."ucap al .


"wah benarkah ."ucap vivi


"mau coba silahkan ."ucap al .


"boleh .kalian turuti semua kehendak dia sampai puas .jangan lupa kirim buktinya ke aku ."bisik al pada anak buahnya .


"baiklah terimakasih pangeran .kita berangkat dulu ."ucap mereka .


""selamat jalan hati hati ."ucap al.sepeninggal mereka karina menidurkan putri di sofa .


"pangeran apa rencanamu ."tanya al .


"abangku terlalu bodoh .lemah lihat air mata perempuan .kasih sayang bunda ratu hanya jadi ranjau untuknya ."ucap al.


"maksudmu apa pangeran ."tanya karina penasaran .


"ami tidak tau kalau dia seorang wanita bayaran .wanita simpanan om om ."karina menutup mulutnya tak percaya.


"pangeran umurmu berapa ."tanya karina .


"napa umi mau jadikan aku menantu ."ucap al sambil tersenyum .


"bukan begitu .abang pangeran umurnya dua puluh empat tahun saat pergi dari pesantren pangeran belum di olah .tapi kenapa tingginya mirip abang ."ucap karina.

__ADS_1


"umi aku bukan kue di olah .aku separuh nafas abang ,takdir untuk abang .takdir mempersatukan satu keluarga untuk bersatu kembali ."ucap al sedih .


"jangan sedih . pangeran hebat .umi beri dua jempol ."ucap karina.


__ADS_2