
Makan malam yang canggung untuk Bella.
Siapa yang menyangka orang yang dijodohkan dengan dirinya, yang sekarang duduk dihadapan Bella dalam kencan buta ini adalah Dokter Nuel.
Sedikit pengenalan untuk dokter Nuel.
Nama lengkapnya Imannuel Iskandar, anak dari kolega ayahnya yang bernama Dante Iskandar.
Dia adalah dokter psikologi anak sekaligus ahli patalogi wicara dan bahasa, telah mendapatkan sertifikat Clinical Competence in Speech-Language Pathology, atau CCC-SLP di Amerika.
Dari informasi yang di dengar Bella dari kakaknya Tian, sebagai terapis wicara dokter Nuel bekerja dengan sangat baik mulai dari mendiagnosa, mengevaluasi dan melakukan terapi untuk Cherry.
Selama kurang lebih tiga tahun ini, dokter Nuel melakukan berbagai cara treatment terapi. Jika dibutuhkan beberapa kali ada tindakan perawatan yang tepat berdasarkan kondisi dari Cherry sendiri. Berbagai pendekatan dan kategori terapi wicara yang berbeda terus dilakukan hingga dokter Nuel merasa menemukan satu yang paling cocok. Keluarga Bella sangat puas dan percaya dengan kemampuan dokter Nuel.
Bella sendiri sering menggantikan kakaknya mengantar Cherry terapi, sehingga dirinya pun mengenal pribadi dokter Nuel yang sangat baik dan ramah dengan anak-anak.
Ada bagian hati Bella yang merasa senang, ternyata dokter Nuel orang yang dijodohkan orangtua untuknya. Tapi sebagian dirinya lagi gengsi, ingin sekali menolak perjodohan apapun alasan dan siapapun orangnya.
Apalagi, Bella sudah terlanjur punya pacar. Biar begini, Bella adalah orang yang setia. Dia tidak mau berhubungan dengan orang lain ketika mempunyai pacar.
__ADS_1
Bella masih membisu dengan semua pikirannya saat akhirnya dokter Nuel mencoba memecahkan kesunyian.
"Nona Bella, apa kau sudah siap memesan makan?" tanya Nuel.
"Eh, ehm Dokter--maksudku Tuan Nuel duluan saja." ucap Bella gugup.
Nuel tersenyum. "Panggil saja dengan senyamanmu. Ehm kalau boleh, aku juga ingin memanggilmu Bella?"
Hah? Kok bisa ya memanggil namaku tapi terdengar berbeda seperti itu?! Terdengar lebih merdu.
Selama sesi terapi bersama Cherry, Nuel memang tidak pernah memanggil namanya. Hanya sematan Nona, atau Tantenya Eri. Mendengar Nuel menyebut namanya dengan merdu, hati Bella sedikit berdesir.
Tidak! Ingat misimu ke sini Bel! Kamu harus buat dia illfeel, jadi kalian tidak akan menikah karena perjodohan.
Niatnya Bella ingin berkata lebih kasar lagi, tapi dirinya sendiri bingung harus berkata kasar seperti apa. Itu saja sebenarnya Bella merasa tidak enak. Karena tahu dokter Nuel adalah orang yang baik.
"Baiklah, Bella. Aku pesan duluan ya." Nuel terlihat tidak terganggu dengan perkataan Bella barusan. Nuel mengangkat tangan kepada waitress terdekat, menginstruksikan bahwa mereka siap untuk memesan makan. "Saya pesan Black Ink Tagliolini with Scalop and Crab. Sama Italiano Hipnotique. Bella?"
"Sama Italiano Hipnotique juga. Ah, Penne Alla Vodka nya satu porsi besar. Ehm, double scoup gelato juga ya. Tidak apa apa kan dokter Nuel?"
__ADS_1
Kau pasti tidak suka wanita yang makan banyak, kan. Hehehe.
"Surely. Jangan sungkan. Kita makan untuk kenyang." jawab Nuel tidak keberatan.
Apa!
Setelah waitress pergi, muncul lagi atmosfer keheningan. Akhirnya Bella tidak kuat juga berakting. Dia ingin langsung bicara intinya saja dengan Nuel.
"Begini ya, Dokter Nuel. Aku tidak mau di jodohkan. Umurku masih 26 tahun. Aku masih muda, ingin bebas tidak memikirkan pernikahan." Bella berusaha menjelaskan maksudnya dengan singkat. Lalu Bella diam menunggu komentar dari laki-laki yang diajaknya bicara.
"Lalu kenapa kau datang ke kencan buta ini?" tanya Nuel singkat.
.
.
Itsumo arigatou gozaimashita!
.
__ADS_1
.
Bersambung