Dokter Posesif Dan Selebgram

Dokter Posesif Dan Selebgram
Deal!


__ADS_3

Setelah Bella mengatakan bahwa dia ingin ada poin perjanjian sebelum menikah, mereka berdua belum lagi membuka suaranya.


Nuel menghempaskan napasnya dengan sedikit kasar. Akhirnya Nuel yang bersuara duluan.


"Untuk apa perjanjian itu?" tanya Nuel. Nuel tidak mengerti kenapa sampai harus ada perjanjian segala. "Lagipula ini kehidupan nyata, bukan drama Korea seperti yang kau bilang, Nona." terang Nuel.


"Ish, aku tau kok. Tapi di kehidupan nyata juga banyak yang membuat perjanjian pra-nikah. Ayo buat yang seperti itu." Bella tetap keras kepala dalam pendiriannya. Sebelum menikah Bella harus merasa tenang kan, dia tidak mau pernikahan yang dipaksa membuat hidupnya susah. Jadi Bella memutuskan untuk memastikan dari awal.


"Bella. Kita sepakat menerima perjodohan demi kepentingan bersama. Aku tidak mau memaksamu, jadi kalau kau masih keberatan. Kau boleh pikirkan saja sendiri baik-baik. Aku rasa tidak perlu adanya perjanjian pra-nikah atau apapun itu." ucap Nuel tidak mau kalah.


"Ya ampun dokter Nuel yang baik hati ternyata sangat keras kepala! Ini pun demi kebaikan kita bersama. Memangnya kamu bisa membayangkan kita berdua menikah lalu hidup bersama tanpa mendiskusikan terlebih dahulu?" Bella masih saja menuntut.


Nuel masih terdiam seperti mempertimbangkan semua kata kata Bella.


"Ayolah orang yang menikah setelah pacaran saja perlu mendiskusikan perjanjian pranikah sebelum mereka lanjut ke jenjang serius ini." Bella tidak menyerah.

__ADS_1


Akhirnya Nuel mengangguk tanda setuju dengan ide calon istrinya itu.


"Oke. Aku setuju. Kamu buatlah poin perjanjian pra-nikah itu. Baru kita diskusikan lagi nanti. Hari ini kita makan dan pulang sambil bilang ke orangtua masing-masing kalau kita ingin lanjut ke tahap menikah." Nuel mengalah.


"Nah gitu dong. Deal!" ucap Bella penuh kemenangan.


Bella mengulurkan tangan mungil dan mulusnya ke arah Nuel. Nuel menyambut dan berjabat tangan dengan cepat.


Setelah itu, mereka menjadi diam kembali. Belum menemukan topik yang tepat untuk dibicarakan.


"Bagaimana kabar Eri? Apa Eri sudah masuk sekolah kindergarten?" Nuel memilih topik yang sangat disukainya.


Dari semua pasien anaknya, kasus Cherry lumayan sulit sehingga mengharuskan Nuel sering bertemu dengan Cherry untuk keperluan medis. Karena hal itu, Nuel menjadi sangat dekat, bahkan menyayangi Cherry selayaknya keponakan sendiri. Tidak jarang Nuel sengaja membawa stroberi dalam sesi terapi dengan Cherry. Karena Nuel tahu Cherry sangat menyukai buah itu.


"Eri belum masuk sekolah. Ah, tapi Eri sudah bertemu calon guru dan mungkin calon ibunya. Hihi. Apa kau tau dokter---" celoteh Bella kepada Nuel. Tanpa sadar Bella sudah sangat asyik bercerita seolah seperti sudah mengenal lama dengan Nuel.

__ADS_1


Nuel hanya tersenyum, mendengarkan semua perkataan wanita di depannya. Memperhatikan semua gerak gerik eskpresi, bahkan fisik Bella. Netra rambut bahkan tubuh Bella yang lumayan seksi membuat Nuel salah fokus tidak lagi mendengarkan cerita Bella tentang Cherry. Lekukan tubuh Bella sangat terlihat menggoda imannya Nuel karena Bella juga sedang memakai mini dress warna peach simpel.


Nuel menelan sa*livanya, mulai membayangkan tubuh yang akan jadi calon istrinya itu.


.


.


Itsumo arigatou gozaimashita!


.


.


Bersambung 

__ADS_1


__ADS_2