Dokter Posesif Dan Selebgram

Dokter Posesif Dan Selebgram
Ayo Menikah Bella


__ADS_3

"Tentu saja karena dipaksa kan. Memangnya dokter tidak dipaksa?" tanya Bella balik.


"Aku tidak. Aku datang ketika melihat fotomu, Bella." jawab Nuel singkat lagi.


Uhuk. Apa itu artinya dia ingin mengatakan dirinya tertarik padaku? Bella terbatuk sedikit.


"Aku tidak dipaksa. Tapi hanya bosan di jodohkan. Ketika melihat fotomu, aku sedikit mengenalmu jadi aku merasa tidak masalah kalau dijodohkan denganmu. Kalau kau juga tidak masalah, ayo menikah denganku Bella."


Nuel dengan entengnya melamar Bella dalam kencan buta mereka yang pertama.


"Woah. Aku speechless. Kau terlalu terang-terangan ya dokter." Bella kehilangan kata-kata yang mau dia sampaikan setelah mendengar lamaran mendadak dari Dokter Nuel. Akhirnya Bella memilih menjawab dengan singkat juga.


"Aku sudah punya pacar." Bella tidak tahu bagaimana cara menolak perjodohan, jadi dia hanya asal saja bicara yang ada di otaknya.


Bella memang tidak bohong, Bella baru saja berpacaran satu bulan lalu dengan sesama rekan u-livernya. Laki-laki ini terus mengejar Bella, karena iseng Bella pun menerimanya.


Meski tidak begitu memiliki perasaan cinta untuk pacarnya, Bella berkomitmen untuk setia. Dia tidak mau dicap sebagai tukang selingkuh.


Nuel terdiam matanya masih lekat memandang Bella. Tatapannya sulit untuk bisa diartikan oleh Bella.

__ADS_1


Apa dia tersinggung? Aku datang untuk menolaknya, jelas dia pantas tersinggung. Hiii. Aku jadi takut.


"Kau sudah mengenalkan pacarmu ke keluarga?" Nuel malah bertanya hal lain.


"Apa?! Tidak mungkin ku kenalkan. Aku tidak seserius itu dengannya." jawab Bella cepat.


Senyum pun terbit di wajah tampan Nuel. "Kalau begitu, aku tidak masalah kau pacaran dengan laki-laki itu. Hanya sampai kita akan menikah nanti."


"Apa? Kau tetap ingin menikah denganku? Aku engga mau!" tolak Bella lagi.


"Bella, percayalah kalau kau menolakku. Kau tetap akan terus dipaksa ikut perjodohan lainnya. Kalau kau memang suka keribetan yang pernah ku alami, silakan tolak aku." Nuel akhirnya menyerah dia memilih pulang kalau memang teman kencan butanya tidak sepaham dengannya.


Berbeda waktu melihat foto Bella saat pertama kali. Dia hanya berpikir Bella tidak buruk juga untuk dijadikan istri. Nuel mengenalnya walau sedikit. Tapi Nuel jadi kesal, karena sepertinya Bella sangat menolak dirinya untuk menikah. Hal ini melukai harga dirinya.


Ketika mendengar kata-kata Nuel, yang dirasa benar adanya Bella pun ikut berdiri. Mencoba meminta maaf kepada Nuel, meminta Nuel tetap bertahan sampai acara selesai. Nuel pun duduk kembali, tapi kali ini dia menunggu keputusan Bella, jadi Nuel memilih diam sampai Bella bicara.


Bella berpikir keras, menimbang semua perkataan Nuel tadi. Hatinya bimbang, tapi juga dia tidak punya pilihan.


Seperti halnya Nuel, Bella merasa risih dengan semua perjodohan yang selalu dilakukan orangtuanya. Seperti tidak ada akhirnya. Untuk mengakhiri hal itu memang dengan cara menikah. Tapi menikah dengan orang yang tidak disukainya? Itu bukanlah mimpinya. Kini, Bella harus mengikhlaskan mimpi menikah dengan orang yang dicintai. Bella pun memantapkan hatinya.

__ADS_1


"Baiklah, dokter Nuel. Aku menerima lamaranmu! Aku juga akan langsung putuskan pacarku." ucap Bella dengan pasti.


Nuel tersenyum mendengarnya. Tapi langsung mengerenyitkan dahinya setelah mendengar perkataan tambahan dari Bella.


"Tapi sebelumnya, kita harus buat poin poin perjanjian pernikahan seperti drama drama Korea!"


.


.


.


Itsumo arigatou gozaimashita


.


.


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2