
Minggu, 12 Jul 2020 10:06 AM
Prolog
Perempuan cantik berambut panjang hitam kecoklatan memakai atasan lengan panjang model sabrina bawahan rok levis pendek di atas lutut itu sedang berlarian di koridor salah satu kampus yang cukup terkenal di daerah Jakarta yaitu UNIVERSITAS NARENDRA JAKARTA
Sambil sesekali melirik jam tangan chanel di tangannya.
"Aduh pasti telat deh udah jam 9 lebih," guman gadis itu. Sambil terus berjalan cepat bahkan hampir menabrak mahasiswa lain yang sedang berjalan di koridor kampus.
Pintu ruang kelas sudah terlihat, ia terus berjalan sambil sedikit berlari. Karena terlalu panik dia sampai lupa untuk mengetuk pintu.
Brakkkk....
Dia mendorong pintu kelasnya dan langsung di suguhkan pemandangan dosennya yang sedang menjelaskan materi. Semua yang berada di kelas menatap gadis yang sekarang berdiri di ambang pintu masuk.
__ADS_1
Dosen yang berada di depan kelas menghentikan penyampaian materinya, karena terganggu gadis tersebut
Aduhh mamp*s umpat Keira dalam hati
"Maaf pak saya terlambat," ucap Keyra gugup
Karena sekarang ia menjadi pusat perhatian.
Reynand menghela nafas pelan sambil menatap tajam perempuan yang terlambat itu.
"Silahkan keluar. Setelah kelas saya selesai keruangan saya!"
Semua orang di kelas itu menahan tawa. Karena sudah hafal dengan sifat Pak Rey dosen yang mengajar sekarang. Siapa saja yang telat di dalam kelasnya tidak dapat mengikuti kegiatan pembelajaran setelah itu ia akan di panggil ke ruangan dosen mendapat kado terindah dari sang dosen.
Tawa semua orang yang berada di kelas mendadak lenyap setelah Reynand berdehem dan menatap tajam mereka semua.
__ADS_1
"Saya tidak suka ada yang telat di kelas saya, jadi saya harap kejadian hari ini tidak ada yang mengulanginya, apa kalian mengerti,"
"Mengerti Pakk," jawab serentak mahasiswa dan mahasiswi yang berada di kelas
Lalu Reynand melanjutkan kegiatan penyampaian materi kembali.
Sedangkan di lain tempat perempuan yang tak lain bernama Keyra itu mengutuk dan mengumpat karena kesiangan dan akhirnya telat masuk kelas. Lalu ia pun memutuskan ke kantin menunggu selesainya kelas Pak Rey, sepanjang perjalanan menuju kantin dia menghiraukan tatapan orang orang yang menatapnya aneh. Karena sejak tadi dia terus saja mengumpat karena kesal.
Dasar...
Dosen gila
Dosen killer
Dosen jahat
__ADS_1
Dosen laknat
Jahat banget sih sama gue. Untung ganteng kalau nggak ogah gue jadi bininya.