Dosen Killer Suamiku

Dosen Killer Suamiku
Part 3


__ADS_3

Minggu, 12 Jul 2020 10:12 AM


Part 3


Kini Rey dan Keyra sudah sampai di rumah orang tua Reynand menjelang magrib. Mereka mampir dulu ke rumah untuk mengambil baju ganti karena malam ini menginap. Dan rencananya besok berangkat ke kampus dari rumah orang tua Rey. Tak lupa mereka berhenti dulu ke toko buah membeli oleh oleh untuk orang tuanya dan juga Oma Rey.


"Assalamualaikum....," Ucap Rey dan Keyra bersamaan saat membuka pintu rumah


"Walaikumsalam...,"


Suara jawaban dari dalam rumah membuat Keyra merasa gugup. Karena ini pertama kalinya setelah menikah dia baru menginjakkan kakinya di rumah orang tua Reynand.


"Kalian sudah datang," ucap suara perempuan yang tak lain bundanya Reynand. Sambil berjalan mendekati anak dan mantunya. Sampai di depan keduanya, Bunda Reynand memeluk Keyra sambil cipika cipiki.


"Aduh mantunya bunda cantik banget sih,"


"Iya tante, terima kasih," jawab Keyra yang masih gugup


Sedangkan Rey hanya mengulum senyum, melihat kegugupan istrinya.


"Kok tante sih, panggil bunda dong sayang," protes bundanya Rey


"Ehh iya bun,"

__ADS_1


"Gitu dong, Rey ajak istri kamu ke kamar istirahat dulu sebelum makan malam. Nanti aja ketemu Oma dia masih istirahat di kamar,"


"Iya bun, aku ke kamar dulu," pamit Rey sambil mengandeng tangan istrinya. Tangan kirinya ia gunakan untuk membawa koper kecil berisi baju ganti untuk dirinya dan istrinya.


Sesampainya di kamar Rey membuka lemari mengambil handuk, dan menuju kamar mandi. Sedangkan Keyra duduk di tepi ranjang mengamati kamar Rey lebih tepatnya sekarang juga menjadi kamarnya. Nuansa maskulin dan harum pinus lah yang ia rasakan.


"Pantes aja si pak dosen datar, kamarnya aja juga datar warna abu abu semua," guman Keyra


"Kayaknya perlu gue cat ulang lagi deh, biar kesan serem nya hilang," ucap Keyra sambil cekikikan membayangkan reaksi Rey apabila kamarnya di cat ulang warna warni, seperti taman bermain.


Tak berapa lama Rey keluar dari kamar mandi, hanya dengan handuk yang dililitkan di pinggangnya. Keyra yang melihat itupun membuyarkan lamunannya segera menutup mata dengan kedua tangannya.


"Kok nggak pakek baju sih mas ," protes Key


Keyra yang mendengar jawaban suaminya mendengus pelan, beranjak berdiri menuju kamar mandi.


Rey yang melihat tingkah istrinya itu hanya mengendikkan bahu acuh. Setelah selesai berganti baju Rey membaringkan tubuhnya di atas kasur, memejamkan mata melepas lelah seharian ini.


Rey itu selain menjadi dosen, ia masih harus mengurus perusahaan keluarga. Ia belum bisa melepas salah satu dari kedua pekerjaan nya, dosen adalah cita cita yang Rey inginkan sejak dulu. Sedangkan mengurus pekerjaan adalah kewajibannya sebagai pewaris tunggal, karena Rey merupakan anak tunggal.


Sedangkan di dalam kamar mandi, Keyra sudah selesai mandi menjadi panik karena lupa tidak membawa handuk dan baju gantu. "Aduh gimana nih," panik Keyra


"Mas mas Rey...." teriak Keyra dari dalam kamar mandi

__ADS_1


"Ada apa....?" jawab Rey


" Ambilin handuk, gue lupa bawa handuk mas,"


Tak ada jawaban dari Rey, Keyra yang berada di dalam kamar mandi tambah cemas


" Masa iya gue keluar nggak pakek baju, mana baju gue tadi udah basah lagi,"


Tok tok tok


"Ini handuknya, buka pintu,"


"Awas mas jangan ngintip hadap sana dulu, baru gue buka,"


hhmmmm.... Rey hanya berdehem sambil membalik badannya.


Keyra segera membuka sedikit pintunya, dan mengambil handuk di tangan Rey, lalu menutup pintu kembali.


" Ceroboh banget sih gue sampek lupa bawa handuk, malu banget ihh,"


🔥🔥🔥


❤️❤️ Jangan lupa like, komen dan kasih bintang ya kak 😘😘🥰🥰

__ADS_1


__ADS_2