
👤:"Oh, iya tuan Devine gadis itu memang sangat cantik."
Sedangkan di sisi lain, di dalam mobil keluarga Valent.
👨🏻:"Esa sayang, kata pak Andi tadi kamu sedang bersama anak laki laki itu siapa? Teman mu?" tanya ayah Esa penasaran.
👩🏻:"Oh, iya pa itu teman Esa namanya Devine. Dia teman baru Esa pa tadi baru aja kita berteman hehe." jawab Esa sambil tertawa kecil.
👨🏻:"Oh? Esa seneng ya dapet temen baru lagi?"
👩🏻:"Hehe, iya pa Esa seneng banget bisa sekolah banyak temen baru." jawab Esa dengan tawa kecilnya.
👩🏻🦱:"Oh? Esa, gelang yang mama berikan pada mu saat ulang tahun mu umur 5 tahun kamu kemanakan Esa?" tanya ibu Esa kebingungan.
👩🏻:"Oh itu Esa berikan ke Devine, ia hanya memiliki satu teman saja dan Esa hanya ingin membantu dengan memberi semangat untuknya dan itu juga sebagai tanda pertemanan kita, apa mama marah sama Esa? :(" tanya Esa dengan wajah imutnya.
👨🏻:"Sudahlah, tidak apa apa itu hanya gelang saja bukan permasalahan besar." jawab ayah Esa tidak ingin memperpanjang masalah.
👩🏻🦱:"Tidak Esa sayang, mama ga marah oke? Tidak usah cemberut begitu muka mu."
__ADS_1
👩🏻:"Hehe peace✌" jawab Esa dengan tawa kecil dan simbol tangan nya sebagai tanda perdamaian.
👨🏻:"Esa sayang, ada yang mau papa dan mama sampaikan kepada mu." ucap ayah Esa dengan wajah suram nya.
👩🏻:"Ada apa pa? Katakan saja Esa mendengarkan." ucap Esa dengan tatapan seriusnya.
Ayah Esa menghela nafas panjang.
👨🏻:"Hahh,, jadi begini maafkan papa dan mama akhir akhir ini tidak mempunyai waktu untukmu itu karena kita harus bekerja di perusahaan, perusahaan kita sekarang sudah bangkrut. Kita akan pindah jauh dari sini tetapi sepertinya kamu harus putus sekolah Esa, karena papa dan mama belum mendapatkan pekerjaan. Maafkan papa mama mu ini yaa, kamu mau pindah kan Esa sayang?"
Esa diam sejenak,,
👩🏻:"Esa mau kok paa, Esa ikut, Esa ga apa apa kok putus sekolah kan Esa sudah pintar hehe, jadi ga sekolah lagipun ga apa apa kok asal itu bisa bantu papa sama mama ;)" ucap Esa dengan tersenyum.
👩🏻:"Hehe ;), oh iya kata papa sama mama Esa pintar dan punya iq yang tinggi berarti Esa bisa dong bantu papa sama mama kerja? Boleh ya pa ma? Esa mau bantu ga mau nyusahin terus."
👨🏻&👩🏻🦱:Orang tua Esa hanya mengangguk sambil tersenyum saja.
Keesokan harinya,
__ADS_1
Devine sudah berkali kali memutari sekolah,
Devine menghela nafas panjang saat sedang beristirahat di kantin.
🧑🏻:"Hahh,, padahal sudah lama aku memutari sekolah ini tapi tetap saja tidak menemukan kelas Esa, kelas nya saja tidak ketemu apalagi orang nya. Hahh,, lelah sekali haus pula beli minum dulu deh." ucap Devine sambil mengambil tempat antrian di salah satu kios minuman di kantin sekolah.
Tap.
Ada yang menepuk pundak Devine.
**Penasaran kelanjutannya? Ikutin terus yuk novel "Dosen ku ternyata cinta pertamaku?!"
Ingat untuk mendukung novel ini dengan cara klik favorit, like, share ke teman teman kalian, jangan lupa tinggalkan komentar kalian! Dan juga beri vote dan bintang nya.
Dukungan dari kalian adalah semangat saya untuk terus berkarya;)
Maaf jika ada salah kata dan menyebabkan ketidaknyamanan pengalaman pembaca dalam novel ini..
Sampai bertemu di next chapter!
__ADS_1
Terima kasih🙆🌸
#salam penulis**..