
Tap.
Ada yang menepuk pundak Devine.
👦:"Hei, namamu Devine bukan? Anak yang kemarin dibela oleh Vanesa itu." ucap Brian dengan santai menepuk pundak Devine.
🧑🏻:"I.. Iyaa" ucap Devine gemetar ketakutan.
👦:"Hahaha, santai aja kali suara mu tidak usah gemetar begitu, aku tidak akan memukuli mu lagi." ucap Brian tertawa kecil melihat tingkah Devine yang ketakutan.
🧑🏻:"Oh lalu? Ada apa kau mencariku?" ucap Devine dengan nada dinginnya.
👦:"Ahh,, sebenarnya aku hanya ingin bertanya, apa kau tau kalau Esa teman mu itu baru saja pindah sekolah kemarin?"
🧑🏻:"Hah? Apa katamu?" tanya Devine dengan muka terkejut setengah tidak percaya apa yang baru saja Brian katakan.
👦:"Sudah ku duga kamu tidak tau kabar itu. Jika kamu ingin tau lebih jelas lebih baik tanya saja pak Budi guru wali kelas kita di ruang guru." ucap Brian meyakinkan Devine
Devine hanya diam tidak bersuara.
__ADS_1
👦:"Oh ya, apa kau mau bergabung dengan ku dan teman teman ku? Kita mau nongkrong di tangga sana sambil menunggu waktu istirahat selesai."
🧑🏻:"Oh? Benarkah? Kau tidak akan memukuli ku seperti kemarin lagi?" tanya Devine ragu ragu.
👬:"Haha, tentu saja tidak! Justru kami ingin berteman dengan mu." ucap kompak teman teman Brian.
👦:"Ya! Lagipula aku sudah berubah, kemarin aku memukuli mu karena aku paling tidak suka orang lemah. Tapi sekarang aku yakin kau pasti akan menjadi kuat dan tidak lemah lagi, asal kamu mau bergabung dan berteman dengan kita pasti kita akan membantumu berubah!" ucap Brian dengan semangat dan meyakinkan Devine.
🧑🏻:"Hm,, biar aku pikirkan dulu nanti aku akan menghampiri mu di tangga sebelah sana. Tapi sekarang ada urusan lebih penting yang harus ku pastikan, aku ingin pergi ke ruang guru dan mencari pak Budi dulu untuk bertanya lebih jelas tentang Esa." ucap Devine lalu langsung berlari meninggalkan Brian dan teman teman nya dan langsung menuju ke ruang guru mencari pak Budi.
Saat sampai di ruang guru,
🧑🏻:"Hahh,, pak Budiii..." panggil Devine dengan nafas yang tersengal sengal sambil menepuk punggung pak Budi.
🧑🏻:"Pak, apa benar Vanesa pindah sekolah kemarin?" Tanya Devine terburu buru.
🗣:"Hmm, Vanesa anak yang pandai karate dan rajin itu kan?" tanya pak Budi memastikan.
Devine hanya mengganguk cepat.
__ADS_1
🗣:"Ya benar dia baru pindah kemarin ah lebih tepatnya dia keluar dari sekolah ini. Orang tuanya hanya menelpon meminta untuk mengurus surat keluar sekolah saja, tidak meminta surat keterangan pindah sekolah. Kau tau kan? Jika ingin pindah sekolah perlu surat keterangan dari sekolah lamanya tapi ini belum tentu benar, bapak hanya menebak nebak saja."
🧑🏻:"Oh kalau begitu, apa bapak tau alasan kenapa Vanesa keluar sekolah?" tanya Devine lagi.
Pak Budi hanya menggelengkan kepalanya saja, sebagai tanda bahwa ia tidak tau.
🧑🏻:"Hahh,, bagaimana ini baru saja kemarin mendapatkan teman pertama sekarang dia malah pergi." ucap Devine dengan wajah yang suram.
Saat di tangga bersama Brian dan teman temannya,
**Penasaran kelanjutannya? Ikutin terus yuk novel "Dosen ku ternyata cinta pertamaku?!"
Ingat untuk mendukung novel ini dengan cara klik favorit, like, share ke teman teman kalian, jangan lupa tinggalkan komentar kalian! Dan juga beri vote, tip dan bintang/rate nya.
Dukungan dari kalian adalah semangat saya untuk terus berkarya;)
Maaf jika ada salah kata dan menyebabkan ketidaknyamanan pengalaman pembaca dalam novel ini..
Sampai bertemu di next chapter!
__ADS_1
Terima kasih🙆🌸
#salam penulis**..