
👭 #1 :"Woii masa si Clara bunga kampus kita ditolak sama dia? Lo tau kenapa ga?" ucap perempuan itu kepada temannya sambil berlanjut bergosip.
👭 #2 :"Gue si ga tau pasti, cuma gue denger dari anak kelas sebelah yang suka nguping omongan si Devine sama temen temennya, katanya si Devine kayak lagi nunggu sambil nyari cinta masa kecilnya gitu biasa sii mereka manggil nama nya 'Esa'." ucap teman nya menjelaskan.
Sedangkan di sisi lain nya lagi, di tangga kampus tempat empat lelaki itu nongkrong
👦:"Gila Dev lo ga salah nolak si Clara itu? Dia cantik banget loh gue mau deketin dia tapi dia selalu ngejer ngejernya elo padahal gantengan juga gue dimana mana dari pada lu Dev." ucap Brian dengan percaya dirinya.
👦🏻:"Halah Brian, semua cewek di kampus kita juga mau lo embat semua bagi lo juga cantik." ucap Noel sambil meledek Brian.
👦:"Hehehe tapi emang kenyataan kok cewek cewek di kampus kita cantik cantik." jawab Brian sambil tebar pesona kepada cewek cewek yang lewat di depannya.
__ADS_1
👱🏻♂️:"Lo kayak ga kenal Devine aja kenapa dia bisa nolak Clara, semua cewek di kampus kita yang pernah nyatain perasaannya ke Devine pasti ditolak mentah mentah." ucap Kent.
🧑🏻:"Hmm.. Yah gitu laa, kalian semua udah tau juga kan alasannya kenapa gue selalu nolak dan dingin ke semua cewek termasuk orang tua gue kecuali satu orang..." ucap Devine lalu tidak melanjutkan kata katanya lagi.
👦&👱🏻♂️&👦🏻:"Esa.." ucap kompak mereka bertiga.
🧑🏻:"Hm.. Itu udah tau." ucap Devine singkat dengan muka dinginnya itu sambil menatap gelang seorang gadis yang selama ini selalu ia bawa kemana pun ia pergi yang berukir nama 'Esa'.
Yah begitu la kira kira kehidupan keempat persahabatan laki laki itu yang sudah berteman sejak delapan tahun lalu. Empat lelaki tampan itu kini bersama sama menjadi mahasiswa di kampus Terbaik jurusan bisnis dimana di dalam kampus tersebut hanya ada mahasiswa atau mahasiswi nya yang merupakan penerus perusahaan. Kampus itu didirikan dengan tujuan untuk melatih atau membantu para penerus bisnis perusahaan keluarganya sebelum mereka mengambil alih perusahaan keluarga mereka.
Walaupun mereka masuk ke kampus itu bukan berarti mereka benar benar ingin 'belajar', mereka hanya ingin bersenang senang saja. Seperti, Brian yang terus saja bergonta ganti pacar sama seperti remaja pada umumnya, dan Devine yang terus mencari keberadaan Esa sedangkan Noel dan Kent mereka hanya mengikuti kedua temannya saja.
__ADS_1
Lagipula tanpa belajar lagipun mereka sebenernya sudah siap untuk mengambil alih perusahaan keluarganya, dari mereka kecil mereka di rumah sudah banyak belajar tentang bisnis. Terlebih lagi Devine, ia memiliki iq yang lebih tinggi dari pada orang orang pada umumnya sama persis seperti Esa.
**Penasaran kelanjutannya? Ikutin terus yuk novel "Dosen ku ternyata cinta pertamaku?!"
Ingat untuk mendukung novel ini dengan cara klik favorit, like, share ke teman teman kalian, jangan lupa tinggalkan komentar kalian! Dan juga beri vote, tip dan bintang/rate nya.
Dukungan dari kalian adalah semangat saya untuk terus berkarya;)
Maaf jika ada salah kata dan menyebabkan ketidaknyamanan pengalaman pembaca dalam novel ini..
Sampai bertemu di next chapter!
__ADS_1
Terima kasih🙆🌸
#salam penulis**..