
'Ayah, mungkin kau akan senang, aku akan menjadi murid dari idolamu' Batinku masih takjub menatap master B.
"apa yang kau lihat? Kau akan mempelajari ini cepat atau lambat, dan dimulai dari bekerja keras!" Suara yang familiar terdengar di belakang, aku menoleh, dan master B telah menatapnya tajam.
"Dimulai dari sekarang! Lari semampumu!!" Ucapnya berteriak.
"B-Baik! Master!" Ucapku panik mulai berlari, 10 menit, 30 menit, 60 menit. GILA?! Ia terus memaksaku berlari!! Bahkan tak ada istirahat!
"Hanya ini kemampuanmu?" Ucap master B menghampiriku yang terbaring lemah karena kelelahan, diterpa cahaya matahari pagi.
"Akhu lelha mashther..!" Ucapku ngos ngosan.
Master B terdiam, lamat lamat memperhatikan, Ia seperti mengingat beberapa bulan lalu, ia juga berbicara seperti itu karena belum terbiasa dengan bahasa, dan ia sadar, bocah di hadapannya bukanlah dari Klan yang tangguh.
__ADS_1
Bukan pejuang Klan matahari, bukan seorang putri yang berbakat, bukan seorang jenius yang bisa menciptakan jurus dari klan lain, dan yang pasti, ia bukan seorang remaja, ia hanya bocah berumur 6 tahun.
Dengan suara seraknya, ia berkata, "Latihan lagi 3 jam kemudian!" Lalu ia pergi entah kemana.
Aku tersenyum lega, akhirnya bisa istirahat! Tetapi saat aku bergerak, aaa! Tubuhku kaku, sakit sekali rasanya menggerakan tangan, apalagi kaki, sepertinya aku cedera, memaksakan berlari secara tiba tiba, tidak membiasakan diri terlebih dahulu.
Akhirnya aku hanya bisa terbaring, menatap langit biru dan pepohonan yang tinggi, angin sejuk pagi berhembus menerpa wajah dan tubuh, rasanya enak sekali, sudah lama ia tak merasakan keadaan setenang ini.. Buminya dahulu telah panas dan banyak polusi udara, polusi cahaya.
Energi halus menyelimuti tubuhku tanpa disadari, 3 jam kemudian, hari telah siang, Master B datang entah darimana, aku berdiri dan memberi hormat ala murid yang belajar teknik beladiri, cedera nya telah pulih total setelah 3 jam!
Sore harinya, cederaku kembali kambuh, tapi master B memaksaku untuk ikut bersamanya, dirumah sederhana kemarin, asap telah mengepul, aroma sedap tercium dari kejauhan.
Perutku yang lapar sejak pagi buta, langsung senang mencium bau enak itu, Akhirnya bisa makan!
__ADS_1
Kami makan ubi bakar, dan minum air yang ada di dalam bambu, enak dan segar! aku tak menyangka ubi ini ada di dunia ini, dan rasanya persis sama.
Setelah makan, master B berkata, "Kau akan terus latihan berlari sampai 3 bulan, baru aku akan mengajarimu teknik beladiri dasar selama 3 bulan, lalu setelah kau terbiasa dengan itu, 6 bulan kita akan latihan bertarung, dan selama 5 tahun, kau harus mandiri, datang ke hutan untuk bertahan hidup! Lawan monster yang hendak memakanmu, hukum rimba berlaku disini.
Dan saat tepat umurmu berusia 12 tahun, aku akan membantumu menjadi master roh." Ucap master B yang telah merencanakan.
Aku mengangguk senang, sesuai imajinasiku dulu! Master B bisa beradaptasi dengan dunia ini dengan baik, tapi ia tak mempunyai roh beladiri, jika melawan master douluo, siapa yang menang? Aku penasaran.
Dan berlanjutlah latihanku ini, rumahku sekarang bisa saja dimana mana, karena aku selalu berpindah tempat setelah latihan.
***
Jangan mengharapkan ada interaksi dalam dengan karakter douluo dalu disini, karena Wuxing akan terus latihan bersama master B.
__ADS_1
Mungkin nanti, saat ia menikah? Lalu.. Menemui bocah menyebalkan yang meng copy tekniknya dengan mudah, yang telah ia latih bertahun tahun, hanya mengandalkan sepasang mata merah darah.
Chao