DREAM : Youngster Generation

DREAM : Youngster Generation
Chapter 9 - Pertandingan pertama Dream


__ADS_3

"Baik, Semuanya! Sebelum memulai pertandingan, bapak akan menjelaskan pertandingannya terlebih dahulu!"


Semua murid yang masih berbaris di lapangan termasuk Dream mendengarkan penjelasan Pak Denis mengenai pertandingannya.


Pertandingan akan berlangsung selama 60 menit dengan babak pertama & kedua selama 25 menit dan half time istirahat selama 10 menit. Masing masing tim kelas beranggotakan 11 orang dan setiap tim harus memiliki kapten. Kapten bisa mengatur dan membuat strategi sebelum babak pertama dan saat half time. Pak Denis dan Rekannya akan menjadi wasit selama pertandingan ini. Peraturan Offside diberlakukan beserta pelanggaran kartu dan peraturan lainnya.


"Ingat ya, anak anak! Tidak boleh ada yang bermain kasar! Kalau kedapatan menekel lawannya dengan keras maka langsung kartu merah dan dikeluarkan dari lapangan! Kalau mau jadi Sergio Ramos mending main liga tarkam sana!" Pak Denis dengan tegas melarang keras para pemain bermain kasar.


"Baiklah! 5 menit sebelum pertandingan, kalian bisa berdiskusi siapa kapten tim dan posisi masing masing!"


5 Menit sebelum pertandingan dimulai, Tim 11F sedang berdiskusi di pinggir lapangan.


"Baiklah, siapa yang mau jadi kapten tim kita?" Tanya Doni.


"Kau aja lah Don!" Kata Hans


"Aku lagi aku lagi... Setiap pembagian kelompok pastiiii selalu aku jadi ketuanya? Yang lain aja lah!" Doni protes dia tidak mau jadi ketua.


"Kalau gitu, Aku aja deh yang jadi kapten. Aku cukup bisa ngatur strategi!" Ujar Figo


Semua teman teman yang lain setuju dan Figo menjadi kapten tim 11F


"Baiklah, kita akan mulai dengan pembagian posisi dan strategi kita!"


Figo dan yang lainnya berdiskusi tentang pembagian posisi pemain dan strategi tim mereka.


Sudah diputuskan!


Formasi yang akan digunakan adalah 4-2-3-1


Dream sebagai Penyerang (ST)


Figo sebagai Gelandang Penyerang (AM)


Faisal sebagai Sayap kiri (LW)


Yudha sebagai Sayap kanan (RW)


Hans & Doni sebagai Gelandang bertahan (DM)


Antony & Arif sebagai Bek tengah (CB)


Wida sebagai Bek kanan (RB)


Indra sebagai Bek kiri (LB) dan


Carlos sebagai kiper (GK)


"Figo, kau yakin strategi ini akan berhasil? Ini mah strategi yang biasa dipakai coach coach kelas dunia!" Doni khawatir strateginya tidak berjalan dengan lancar dan malah merugikan pemain lain.


"Jangan ngeremehin otak kite don! Gini gini kita pinter ngoper bola tau! Kita bisa aja lari lari di lapangan 20 menit gak ngos ngosan sama sekali!" Ucap Arif diikuti teman teman yang lainnya yang juga tidak masalah kalau Figo menggunakan strategi ini.


"Yowes sakarep koe lah!" Kata Doni.


"Dream, koe dah siap ra?" Tanya Faisal


"Asal kau tau ya! aku hanya ikut pertandingan ini karena terpaksa! Kalau aku gak mematuhi perintah pelatih nanti aku dihukum tau! Daripada nilai jelek kan?" Jawab Dream.


"Yo sakarep mu wes.." Kata Faisal


"Yang penting, kita semua harus bekerja sama! Boleh pamer skill dikit tapi kalau terlalu egois kita bakal kalah! Utamakan strategi kita! Paham semuanya!?" Ucap Figo

__ADS_1


"Paham!!" jawab semua rekan timnya.


Pertandingan akan dimulai sebentar lagi, Pak Denis menyuruh semua tim untuk berada di posisi masing masing di lapangan.


Dream dan yang lainnya menempati posisi masing masing.


Tim Kelas 11E yang akan memulai kick off babak pertama


"Baiklah, Tanpa basa basi... Pertandingan babak pertama.... DIMULAI! KICK OFF!" Pak Denis memulai pertandingan dengan segera.


Yohan, Pemain striker tim 11E memulai kick off dengan mengoper bola ke sayap kiri.


Sayap kanan dan para gelandang lawan mulai bergerak ke depan.


"Awasi sayap kanan lawan, Faisal!" Teriak Doni


Faisal mendekati sayap kanan lawan berjaga jaga kalau dia long pass ke sayap kanan.


Faisal melihat gelandang kanan lawan mulai berlari melewati Faisal.


Sayap kiri lawan mengoper bola ke gelandang kanan.


Faisal mencoba merebut bola dari gelandang kanan, tapi gelandangan kanan itu berhasil mengecoh Faisal dengan melakukan oper terobos ke sayap kanan yang tengah berlari di belakang Faisal.


"Sial, aku terkecoh!" Ucap Faisal.


Sayap kanan lawan yang tengah berlari menggiring bola mengoper lambung bola ke Yohan. Tapi bola berhasil dicegat oleh Antony.


"Kerja bagus, Ton!" Kata Arif


Antony mengoper bola ke Doni.


Setelah bola diambil, 2 orang termasuk Yohan mencoba merebut bola dari Doni.


2 orang tersebut telah memasuki perangkap gelandang yang direncanakan Figo.


Doni, Hans, dan Figo membentuk pola segitiga.


Saat yohan menghampiri Doni, Doni dengan cepat mengoper bola ke Hans. Satu orang lagi menghampiri Hans untuk merebut bola. Hans tanpa pikir panjang mengoper bola ke arah Figo. Doni mulai berlari ke depan. Yohan dan orang satunya lagi yang melihat situasi tersebut langsung berlari ke arah Doni untuk mencegat bola dioper ke Doni. Tapi, Figo malah mengoper balik ke Hans yang juga mulai berlari di sampingnya. Yohan dan rekannya ditipu oleh ketiga gelandang tersebut.


Hans yang tengah berlari menggiring bola mengumpan terobos ke Yudha.


Bek kiri lawan berlari kencang ke arah Yudha yang akan mengoper lambung bola ke daerah kotak penalty. Yudha reflek menggocek bek kiri itu dengan teknik Ronaldo chop.


Bek kiri lawan itu terpeleset karena berlari terlalu kencang ke arah Yudha.


Yudha mengoper ke arah Figo yang berada di Dalam pertahanan lawan.


3 Bek bek lawan terlihat pressing ke arah Figo membuat bagian pertahanan tengah lawan menjadi kosong.


"HEII!! JANGAN BERTIGA NGEPRESS DIA DONG!" Kiper Tim lawan berteriak memperingati bek bek tersebut.


Dream yang melihat kesempatan tersebut langsung berlari kencang ke arah kotak penalty.


Figo melihat Dream yang sedang berlari ke kotak penalty dan langsung umpan terobos ke Dream. 3 bek yang sedang pressing Figo tadi kaget melihat striker lawan menerjang melewati pertahanan mereka.


Untuk pertama kalinya Dream satu lawan satu dengan kiper lawan.


Dengan kemampuan Dream, Tanpa menggiring bola terlebih dahulu, Dream langsung menendang bola yang masih menggelinding dengan kaki kirinya ke arah gawang!


DREAM BERHASIL MEMBOBOL GAWANG TIM 11E DAN MEMBUAT TIMNYA UNGGUL 1-0

__ADS_1


"GOOOLLLL" Sorak Teman temannya.


"MANTAP!!" Sorak Faisal sambil memeluk Dream


Dream baru pertama kali merasa senang mencetak gol setelah sekian lamanya.


Tapi Dream masih tidak mau mengakui kalau dia senang.


"Udah ah, Kalian terlalu berlebihan! Ayo balik ke posisi masing masing" Kata Dream.


"Yaelah malah kebobolan.. Oi! Kalau pressing jangan 3 orang sekaligus dong! Jadi kebuka kan pertahanan tengah kita!" Protes yohan


Permainan kembali dimulai.


Kini, tim 11E mulai serius menghadapi tim 11F. Selama 10 menit penuh mereka saling menyerang dan saling merebut bola. Tim 11F memang lebih sering menerobos pertahanan tim 11E namun selalu direbut.


Tim 11E juga tidak jarang melakukan counter attack terhadap tim 11F, namun Yohan dan lini depan lainnya selalu gagal finishing.


Pertandingan sudah berjalan selama 20 menit dan Tim 11F masih unggul 1-0.


Tim lawan sudah mulai terbiasa dengan pola serangan tim 11F.


"Kita berhasil menguasai pola strategi mereka! Mereka tidak akan bisa menerobos pertahanan kita lagi!" Ujar Yohan.


Tak lama kemudian di menit 24', Tim lawan mulai menyerang pertahanan Antony dan bek bek lainnya.


Sayap kiri lawan yang sedang menggiring bola mengumpan lambung ke arah Yohan yang pada saat itu berada di dalam kotak penalty.


Yohan menendang bola dengan teknik volley ke arah gawang dan membobol gawang Carlos.


Yohan berhasil menyamai kedudukan 1-1 melawan tim 11F.


"YAAAAAAAA!!!!" Teriak Yohan sangat bahagia mencetak gol volley.


"Volley yang hebat, Han!" Sorak salah satu rekan timnya


Dream dan teman teman lainnya hanya bengong melihat semua tim 11E berselebrasi dengan bahagianya.


Peluit Half time dibunyikan dan Pak Denis meminta pemain segera pergi dari lapangan.


"Maaf ya Ton!" Carlos meminta maaf ke antony tidak bisa menangkis tendangan volley Yohan.


"Santai.. Bukan salah mu juga toh. Strategi kita sudah tidak berfungsi lagi melawan mereka" Respon Antony.


"Tenaangg.. Kita bakal balas gol mereka nanti di babak kedua! Iya kan Dream?" Tanya Figo


Faisal, Yudha dan yang lainnya menatap Dream dengan senyum kecil.


"Loh, Kalian semua kenapa ngeliatin aku?" Tanya Dream


Faisal, Figo, Yudha, dan yang lainnya sadar kalau mereka tidak bisa mengandalkan semuanya ke strategi.


Kemampuan individu para pemain juga dibutuhkan untuk menambah "bumbu bumbu" dalam strategi mereka.


Mereka semua kembali menyusun strategi di pinggir lapangan.


Figo menunjuk Dream sebagai kunci dari strategi ini.


Apa strategi yang dipikirkan Figo sampai sampai menunjuk Dream sebagai kunci dari strategi tersebut?


Babak kedua mendatang akan menentukan tim mana yang akan menang dalam pertandingan ini!

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2