
#matahari yg selama ini selalu menyinari hidup nya kini tlah tiada lagi ,senyuman yg selalu memberi keceriaan di hari hari nya kini berganti redup dan seakan tak mampu bercahaya lagi.#
*sepasang bola mata perlahan lahan terbuka dari mimpi nya.*
pandangan mata nya menyusuri tiap sudut ruangan yg terasa asing bagi nya .
"di dimana aku ..?" fhisa mengerjab ngrejap kan mata nya .
"Nona , apa nona sudah bangun? "
terlihat seorang suster yg sedang berdiri di samping nya .
"saya dimana ?"tanya fhisa
"nona berada di rumah sakit!" .ucap perawat itu
"rumah sakit!!"
baik lah nona , saya akan panggil kan keluarga nona di luar .
ceklek. !!
permisi ,apa anda keluarga nona nafhisa , nona sudah sadar ucap suster alina
"iya saya sus , ucap mamah alena dan ibu ranti berbarengan.
disana juga sudah ada papah hadi dan pa mufti sengaja di beritau oleh mereka , dan mereka pun berangkat bersama ke bali setelah di beritahu oleh sang sekertaris heri
maaf bu, yg di per boleh kan masuk hanya satu atau dua orang saja ,yg lain nya harap menunggu di luar ucap perawat itu
"baik lah sus"
hanya mamah alena dan bu ranti yg masuk sementara pa hadi dan pa mufti hanya menunggu di luar .
"sayang kamu sudah sadar" ucap mamah alena .
"mamah ?"ucap fhisa lirih dengan air mata yg kini kembali mengalir di pipi halus nya
fhisa pun menoleh ke samping kiri nya lagi .
__ADS_1
"ibuu" ucap nafhisa sedih
iya sayang kenapa ucap bu ranti sambil mengelus rambut nya .
"ka rey mana mah ,buu ... " fhisa menangis .kala menginggat hari itu seakan akan bagai kan mimpi buruk bagi nya .
"sabar sayang. !!"ucap alena menenangkan
mamah dan ibu sudah tau apa yg sudah terjadi ,sekertaris heri yg memberi tahu kami.
kamu yg sabar ya sayang ,polisi sedang berusaha mencari suami mu rey ucap alena bergetar seakan tak sanggup menerima bahwa anak nya yg mungkin kini sudah tiada
"harapn kecil bagi mereka mendengar rey selamat dari kecelakaan itu di karna kan lokasi jurang yg amat curam "
namun semua nya belum pasti
(berdo'a saja ya guys )😥
ranti pun mengelus ngelus pundak alena menguat kan .
kami semua sedih nak atas semua yg sudah menimpa kamu dan rey , ucap ranti
kamu yg sabar semoaga saja semoga polisi cepat menemukan suami mu dengan selamat . aamiin Ucap mereka
***
di luar pa hadi dan pa mufti sedang duduk di kursi tunggu
tibatiba sang sekertaris datang ..
"tuan hadi" ucap heri membungkuk tanda menghormati
"heri , apa sudah ada kabar dari polisi , apa rey sudah di temukan ucap hadi dengan nada cemas
heri pun dengan berat hati harus mengatakan bakar pahit ini
maaf tuan, polisi sudah menemukan bangkai mobil tuan reynza , namun- beberapa detik sebelum melanjut kan
"namun apa her jawab" ucap pa hadi meraih kerah kemeja heri karna sudah tida sabar ingin mendengar kabar dari anak nya .
__ADS_1
"maaf kan saya tuan "ucap heri menunduk sedih
"ini tida mungkin ucap hadi menitikan air mata nya ."
maaf tuan polisi tida menemukan jasad tuan rey di lokasi ada kemungkinan jasad tuan rey ikut hancur saat ledakan mobil itu tejadi .
"Apahh ,??" ucap hadi semakin syok mendengar kenyataan nya bahwa anak nya tida selamat .
ia tuan polisi juga sudah mencari ke beberapa meter dari lokasi kejadian namun tetap tida di temukan tutur heri
"ini tida mungkin" ucap hadi
mufti pun mencoba menahan tubuh hadi yg hampir saja terjatuh karna lemas .
"maaf kan saya tuan" ucap heri
ceklek
pah ucap alena yg tiba tiba saja keluar dari ruangan
apa sudah ada kabar dari polisi .
namun pa hadi hanya menunduk tak mau menjawab
pah papah ucap alena sudah berkaca kaca .
"heri apa yg sudah terjadi "tanya alena
"maaf nyonya!"
dengan lemas heri menyatakan
Tuan rey tida selamat nyonya .
"appahh ?" alena pun syok dan menangis mendengar berita duka itu. .
kini duka telah menyelimuti kedua keluaga itu ..
🌼happy reding guys ....🌸
__ADS_1