
"sudah sudah jangan menangis lagi nanti om belikan yg lain saja "bujuk ran
"tidak mau !!"ucap viqa ketus
"om belikan ice crem yah?" ucap bujuk ran lagi
"tidak mau ,aku mau nya kucing ,om kan sudah janji!!" ucap viqa marah
ya sudah sudah om ran minta maaf .
"tidak mau om ran jahat" ucap viqa berlari masuk ke dalam rumah.
(anak kecil saja baper mas kalau di PHP in )😞
hmmh , ran hanya mengambil napas panjang .
ran menyusul viqa masuk kedalam rumah.
viqa masuk kedalam kamar dan mengunci pintu .
"sayang ,om minta maaf "ucap ran sambil mengetuk ngetuk pintu kamar viqa
namun tidak di buka oleh viqa
"ran sudah biar tante saja yg urus viqa" ucap luci yg tiba tiba saja datang dari belakang
.
"tante maaf kan aku , aku tidak bermaksud -
shutt ,,sudah tidak apa apa biar tante saja yg urus aviqa
"terimakasih tante ."ucap ran dan pergi meninggal kan kamar viqa
**
"Ran ??"panggil mamah alena
"iyah mah ada apa ?"ucap ran
"duduk lah dulu sebentar" ucap alena
ran pun duduk di samping alena sementara pah hady ada di depan nya
"hmm ,sebenarnya ada yg ingin papah dan mamah bicarakan sama kamu?" .ucap alena membuka percakapan
"iya mah memang nya ada apa "jawab ran .
papah mau minta tolong kamu untuk gantikan posisi rey di perusahaan , sudah lama perusahaan papah tidak ada yg memimpin .
"tapi bagai mana dgn perusahaan ku yg ada di faris " ucap ran
"papah yakin kamu bisa mengurus kedua nya" jawab hady .
hmm ,baik lah ucap ran menyetujui keinginan orang tua nya .
tapi ada satu lagi permintaan dari kami ucap alena .
"permintaan ??"ucap ran mengeryit kn dahi
"hmmh ,,
jadi bengini ,mamah dan papah berfikir ingin menjodoh kan mu dengan nafhisa . bagai mana menurut mu ? " tanya alena
"a apahh menjodoh kan ?"ucap ran kaget mendengar ucapan mamah dan papah nya
iya ,,menurut mamah fhisa adalah wanita yg baik untuk mu ,penyayang dan solehah .
"ta tapii mah ,,?"ucap ran masih tidak mengerti kenapa tiba tiba mereka ingin menjodoh kan nya dgn fhisa .
"sayang ,kamu itu sudah dawasa ,sudah sepantas nya mempunyai istri.
dan mamah yakin fhisa adalah wanita yg terbaik untuk mu" ucap alena
ran hanya diam sejenak .
"iya mah aku tau "ucap ran mulai bersuara
"tapii ,apa Ran pantas untuk nafhisa , mementara mamah kan tau aku orang nya seperti apa ."
ran belum mau serius kalau untuk soal perempuan .
hmmh ,,alena menarik nafak kasar .
"ya jutru itu sayang ,sampai kapan kamu mau sperti ini ,gonta ganti pasangan yg jak jelas asal usul nya kan pah "ucap alela meminta dukungan hadi
"iya ran sampai kapan kamu mau bermain terus dengan wanita kalau hanya untuk bersenang senang saja , lebih baik kamu menikah dengan wanita baik baik" sambung pah hady
ran masih terdiam .
bukan nya ran menolak ke inginan mamah dan papah nya , manun ia memikir kan perasaan nafhisa apa dia mau membuka hati nya untuk pria lain .
***
"dulu saat pertama nafisa menginjakan kaki di rumah ini ia adalah gadis yg membawa keceriaan di rumah ini ,dia selalu menebar senyuman pada siapa pun sehingga siapa pun yg dekat dengan nya akan merasa bahagia ."tutur alena
namun semenjak kepergian kaka mu rey , nafhisa menjadi sedikit berubah ia menjadi orang yg begitu rapuh dan tak pernah tersenyum se ceria dulu .
"mamah mengerti apa yg di rasakan hati kamu ."ucap alena sambil memegang tangan ran
mamah juga mengerti apa yg fhisa rasakan saat ini kehilangan orang yg sangat di cintai memang lah berat .
namun mamah bermaksud untuk membuat nafhisa tersenyum kembali seperti dulu ,ya cara nya dengan menikah kan kalian ujar alena menceritakan tentang ke adaan fhisa yg sebenar nya
ran hanya diam mencerna apa yg di sampai kan mamah alena
"mamah sangat tau nafhisa gadis seperti apa ,dan mamah yakin dengan perlahan lahan nanti kamu pasti akan menerima nya ".sambung alena meyakin kan ran .
"Ran ,,,?mamah dan papah akan senang sekali bila kamu mau menerima perjodohan ini "ucap alena
hhmmh,, !!
ran menarik nafas dalam
"baik lah mah aku akan mencoba memikir kan nya dulu "ucap ran dan pergi meninggal kan mamah dan papah nya
hmm,
alena membuang nafas kasar
"pah ,,?mamah hanya ingin yg terbaik untuk anak kita" ucap alena dgn rasa sedih
"iya mah papah tau, mamah yg sabar saja ya !"
"meraka kan baru kenal belum lama jadi biar kan mereka mengetahui satu sama lain dulu "ucap hady menghibur alena
"iya pah terima kasih ya ..?"ucap alena memeluk suami nya .
iya ,sayang .
***dikamar Ran ***
ran menatap foto saat kebersamaan nya bersama rey dulu.
haah ,!!
rey mebuang nafas kasar
aku sungguh tidak mengerti semua ini akan terjadi .
"ka , kenapa kau pergi begitu cepat?"
"apa yg harus aku lakukan ? tolong bantu aku ."ucap ran pada sebuah poto di tangan nya .
"apa aku benar benar harus menikahi istri mu ?"ucap ran kesal pada foto rey yg hanya terseyum saja ."
"haah , aku sungguh tidak tau harus menjawab apa " gumam ran menjatuh kan diri nya ke kasur nya sendiri .
"kalau untuk soal menerus kan jabatan mu aku sih tidak masalah "ucap ran kembali mendudukan dirinya .
tapi kalau untuk menerus kan untuk menjadi suami nya aku - aku -- ??!
ran tidak melanjut kan kalimat nya .
***pagi hari nya ***
pagi pagi sekali ..
Ran bersiap untuk pergi ke kantor sesuai dgn yg di ingin kan orang tua nya .menggantikan posisi rey sebagai CEO di perusahaan DINATTA.
stelan jas kantor berwarna hitam menjadi andalanya ,ran telihat sangat tampan dan memukau ,tak lupa ia pun mengenakan kaca mata hitam sehingga menambah nilai plus dlm styl nya saat ini .
jam tangan hitam melingkar menghiasi lengan kiri nya membuat penampilan nya kini semakin sempurna
"are you ready ,,? "ucap ran pada diri nya sendiri saat berada di depan cermin .
setelah semua nya siap ran pun turun dari kamar nya .
"pagi semua ?? "sapa ran pada keluarga
__ADS_1
"pagi juga sayang " jawab alena
"wah ,,pagi pagi ginih om ran sudah rapi mau kemena om "tanya sisil
"pagi ini om ran akan bekerja" ucap ran pada sisil
"hmm, begitu"
"uwow ,,,om ran kerenn sangattt !!" ucap rafi dgn memberikan kedua jempol nya
ran hanya tersenyum tipis mendengar nya
sementara aviqa hanya diam tak berkomentar apapun ,biasa nya dialah yg paling bawel di antara mereka
(mungkin dia masih marah guys)😯😂
viqa ucap ran ..
"kamu masih marah sama om tanya ran ?"
"tidak. !" ucap viqa sedikit memalingkan wajah tidak mau berhadapan dengan ran
hmm, ran menghela nafas
"baiklah om ran minta maaf , om ran janji setelah om pulang dari kantor om akan membelikan mu boneka kucing yg besar bagai mana?" tanya ran
"hmm,, benar kah ?"ucap viqa membalikan wajah menghadap ran
iya om janji ! ran menyodor kan jari kelingking nya pada viqa. aviqa pun membalas nya dgn tersenyum.
ran mencubit pelan pipi viqa yg menggemaskan .
ran melihat sekeliling meja makan , ia tidak menemukan fhisa di sana
(tumben pagi ini dia tidak hadir di meja makan batin Ran )
hmm, !!
sayang ayo sarapan dulu ucap alena pada anak nya
"ah tidak, aku akan langsung berangkat saja mah "ucap ran
"loh ini kan masih pagi" alena heran
"tidak apa apa mah , hari ini kan hari pertama ku masuk kantor jadi aku ingin memberikan kesan yg terbaik untuk kariawan ku. "ucap ran tersenyum tipis
"hmmh begitu yah !!"
"baik lah... "ucap alena tersenyum meliat putra nya selalu semangat dalam bekerja .
"kalau begitu Ran pamit ya mah , pah ?"
assalamualaikum .??
waalaikumsalam .....
ran pergi ke kantor dengan mengendarai mobil sport berwana merah .
20 menit kemudian
ran telah sampai di depan kantor nya.
ran keluar dari mobil nya dgn gaya penuh karisma .
ran masuk ke lobi melewati para karyawan yg sebelum nya sudah berada di sana .
"waaaahhh...tampann sekali "ucap karyawan saat melihat ran melintas di dapan nya .
sepanjang jalan para karyawan terutama wanita tidak berhenti menatap ke mana arah ran melangkah .
"wah tampan sekali" ucap mona
ran pun tersenyum pada seluruh karyawan disana
"ah , apa kah aku sedang ber mimpi?" ucap mona pada sony yg ada di samping nya .
"kau tidak ber mimpi ,,!"ucap sony ketus
"benarkah ?"ucap mona terpesona melihat ketampanan Ran
semua karyawan riuh melihat siapa yg datang .
"apa itu aktor korea" ucap salah satu stap pada teman nya .
mungkin ,, !!
"aku juga tidak tau ..."ucap mila terseyum senyum sendiri
"haaa,,, hati ku meleleh melihat nya "ucap desi .
desi dan mila karyawati juga di sana .
mereka sibuk memperhatikan pria tampan yg baru saja datang .
dan tidak memperhatikan bila sang pengawas sudah berada di belakang nya.
"ekkhhmm.. !!" ucap mita pada mereka.
paramita adalah pengawas yg baik namun cukup tegas dalam soal pekerjaan .
desi dan mila pun berbalik dan tersenyum malu.
"kembali bekerja !!" ucap mita tegas
"ba baik bu "ucap desi dan mila tertunduk malu.
sementara ran di sambut oleh heri .
"selamat datang tuan Ran ?"ucap heri membungkuk pada tuan nya yg di barengi anak buah di belakang nya .
"silah kan Tuan kami akan antar anda keruangan utama ."
"terimakasih ,her. "ucap ran
ran pun pergi bersama heri dan para pengawal nya menuju ruang kantor utama .
***
di rumah ..
fhisa menggeliat,, dari tidur nya mata nya menggerjap melihat bayangan cahaya di balik jendela kamar nya
"tidak ,, ini jam berapa?" batin fhisa
fhisa langsung tersentak dari tidur nya ..
fhisa melihat jam di hanpond nya ..
astagfirulloh ,, ini sudah jam 08.30 ,,
"aku sudah telat, bagai mana ini ?, hari ini kan ada meting penting" ucap fhisa panik .
malam tadi fhisa tidur cukup telat karna harus memberes kan beberapa berkas untuk meting hari ini .untung saja ia sedang tidak solat jadi ia tidak terlalu memikirkan hal itu.
fhisa bergegas kekamar mandi untuk membersih kan diri nya .
keluar kamar mandi fhisa langgsung mengambil tas dan map yg berada di meja tanpa sadar fhisa keluar dgn kepala yg masih berbalut handuk .
"pagi mah , pah fhisa berangkat ke kantor dulu ya ".ucap fhisa
hmm. !!
" ,sayang kamu yakin akan ke kantor dgn pakaian yg seperti itu "ucap alena sedikit aneh dgn penampilan menantu nya pagi ini.
a apa ?? ucap fhisa
fhisa baru menyadari kalau ia masih mengenakan baju tidur saat ini.
hehe ,,ma maaf mah fhisa tidak menyadari nya ..
fhisa langsung pergi kembali ke kamar nya untuk mengganti pakaian
alena hanya meng gelengkan kepala melihat tingakah menantu nya yg kadang 2 absyur .
fhisa pun kembali meletakan map dan tas nya
lalu mengambil pakaian nya di lemari dan memakai nya . .
"selesai ..!!"ucap fhisa benafas lega .
fhisa mengabil tas dan map nya kembali dan langsung pergi menuruni tangga.
mah ,pah fhisa berangkat dulu
"assalamualaikum?" ucap fhisa sambil berlari karna sudah semakin telat
**
jam 09 00
__ADS_1
fhisa sampai di kantor dengan nafas yg sersenggal senggal
"pagi semua?" ucap fhisa pada mona , sony ,dan mita yg sudah fhisa anggap sebagai teman nya .
"pagi ,,,?? ini sudah siang nona ,ini sudah jam berapa?" ucap mona pada fhisa .
"iya iya maaf aku telat , karna harus menyelesai kan semua file ini makan nya aku bangun kesiangan" ucap fhisa cemberut
hmm,,
"nona ,apa kau sudah tau ceo di kantor ini sudah ada pengganti nya loh ."ucap mona semangat .namun tangan mona di senggol oleh mita karna ucapan nya yg di nilai kurang sopan .
"apa ?" ucap fhisa
eh ma maaf nona saya tidak bermasud menyinggung persaan nyonya .
"tidak apa apa bukan itu maksud ku" ucap fhisa terseyum pada mona ..
"hehe syukur lah" ucap mona .
"nona ceo sekarang itu sangat tampan" ucap mona kembali bersemangat
"benarkah? fhisa menyernyit kan dahi ".
"iya nona seperti aktor korea ,siapa nama nya ya aku lupa ,,, " ucap mona sambil memukul pelan kepala nya.
nama nya li , li ,, oh iya lie min ho .
itu tutur mona .
"lie min ho ,?! ah yg benar saja" ucap fhisa sedikit tidak percaya.
kerna sebelum nya nafisa tidak di beritahu oleh keluarga nya siapa yg menerus kan jabatan suami nya saat ini.
"tiba tiba telpon kantor ber bunyi ."
"hallo iya tuan, baik saya akan segera kesana. "ucap fhisa pada seseorang pria yg ada di balik sambungan
"kenapa nona ?"ucap mita
"pa di rektur ingin melihat berkas barkas nya sekarang "ucap fhisa
baiklah aku akan kesana ucap fhisa tersenyum tipis pada teman teman nya .
"nona ,, semangat" ucap mona dan sony menyemangati
fhisa pun pergi ke ruangan kantor utama di mana ceo baru itu berada.
**
(aku ingin tau seberapa tampan nya orang itu sehingga semua kryawan disini membicarakn nya batin fhisa)
tok tok. !!
permisi tuan saya nafhisa stap s.a.i ingin memberikan laporan .
"masuk lah" ucap ran ,tersenyum d tipis di dalam ruangan itu .
ceklek !!
tuan ini laporan yg anda ingin kan .ucap fhisa berdiri di depan meja kerja nya
ran pun membalikan kursi kebesaran nya .
fhisa pun kaget melihat ran yg duduk di kursi itu dengan stelan jas kantor.
"ka kau ,, kenapa kau ada di sini?" tanya fhisa .
ran hanya tersenyum tipis .
"memang nya kenapa ,, ini juga kan perusahaan ayah ku" ucap ran sambil menaikan kaki nya ke atas meja
" ti tidak , bukan itu maksud ku .aku hanya sedikit kaget saja "ucap fhiasa menunduk
"papah ku yang menyuruh ku untuk menggantikan posisi ka rey di sini , apa kau keberatan" ucap ran pada fhisa yg masih berdiri di depan nya .
ran bangkit dari kursi nya dan mendekati nafhisa secara tiba tiba ,
"ka kau mau apa?" tanya fhisa gugup melihat wajah ran yg sedikit aneh .
nafisa kaget dgn apa yg di lakukan ran saat ini .
setelah semakin dekat dengan nafhisa, ran mengambil berkas yg masih di pegang oleh nafhisa
huuh
, nafisa membuang nafas nya yg sempat tertahan oleh kelakuan ran
sementara ran membuka berkas itu dan membaca nya tanpa menghiraukan nafisa .
"kalau begitu sa saya per misi dulu" .ucap fisa
ran hanya mengerakan jari telunjuk nya sebagai isyarat .
fhisa keluar dari ruangan itu dgn nafas lega.
"sombong sekali orang itu" ucap fisa kesal .
sementara didalam ran hanya tersenyum senyum sendiri melihat ekpresi fisa yg sangat gugup tadi .
.
**
fhisa kembali ruangan nya .
"eh sudah, sudah waktu nya jam makan siang nih , mari kita cari makan." ucap fhisa pada seluruh karyawan
"baik lah ,, ayo son kita makan" ucap mona
fhisa , mona sony dan mita pun bergeggas mencari makan di tempat biasa.
mereka pun memesan menu apa saja yg akan mereka makan hari ini .
"ini silah kan nona" ucap pelayan
"terima kasih ."ucap fisa tersenyum
tak lama kemudian ran datang besama sekertaris heri dan para penggawa nya .
silah kan tuan sebuah meja special untuk seorang ceo di sana .
"trimakasih "ucap ran pda heri
heri pun ikut duduk disana untuk makan bersama tuan ran tentunya .
namun pandangan ran selalu melihat ke meja di mana nafisa kini telah duduk.
fhisa yg merasa di perhatikan merasa tidak nyaman .
"hmm,,tuan silah kan ini menu menu nya" ucap hari menyodor kan sebuah buku menu pada bos nya
tidak her ,, ran pun beranjak dari kursi nya dan menghampiri meja nafisa .
"ekkhmm, apa boleh saya ikut bergabung disini" ucap rey pada fisa .
"te tentu saja tuan" ucap mona bahagia melihat pria tampan itu dari dekat .
"baik lah , terima kasih" ucap rey tersenyum tipis
namun fhisa hanya cuek menanggapi nya.
sebenar nya fisa sedikit kesal dgn pria itu,tapi mau bagai mana lagi sekarang dia adalah bos di kantor ini .
"silah kan makan lagi "ucap ran pada semuanya ,sementara fhisa hanya menggerutu di dalam hati.
**
"sial kenapa aku tidak bisa mengambil gambar wanita itu "ucap pria berjaket abu dari sebrang sana .
kini duduk fisa terhalang oleh ran
sehingga kalau di lihat dari arah belang tidak bisa kelihatan
sebenar nya ran sudah mengetahui bahwa ada orang yg sedang berusaha mengambil foto nafisa secara diam diam .
jadi ia sengaja datang ke meja nafisa untuk mengagal kan aksi pria itu dgn berpura pura ikut makan bersama mereka .
,, salam csyr
**
🐰🐇 hallo assalamualaikum reader ?
yg syuka sama novel ini meh merapat ....
jng lpa tinggalin jekak nya ya ,,
sea youu😘😘
__ADS_1