
sore itu terlihat nafisa keluar dari kantor nya .
seperti biasa nafhisa selalu menggunakan sebuah taxi untuk diri nya pulang .
"ke jalan kenanga no 29 pa ?",ucap fhisa pada supir taxi itu
"baik nona , !"ucap supir taxi dan langsung melajukan nya
di perjalanan ,serasa biasa saja , namun setelah beberapa menit di perhatikan nafisa merasakan ada yg aneh dengan sopir tersebut .
...sopir itu memakai baju serba hitatam lengkap dengan kaca mata dan topi ....
"tu tuan , krnapa kita tidak belok di depan tadi? "ucap fhisa mulai menaruh rasa curiga
"pa bukan nya jalan kenanga itu berbelok di sana ??"ujar fhisa memastikan
"iya , nona tapi saya akan menggunakam jalan pintas agar nona cepat sampai" imbuh supir itu
hmm ,,fhisa mulai merasa tidak tenang .
ada perasaan takut di hati nya namun fhisa mencoba tatap tenang .
di perhatikan kenapa jalanan mulai sepi .
banyak pohon pohon rindang di sepanjang jalan .
"pak ,, sebenar nya kita mau kemana ,seperti nya ini sudah terlalu jauh ?" ujar fhisa memberani kan diri .
"tenang saja nona saya akan mengantar mu sampai tujuan ".ucap supir itu tersenyum smrikk ,di balik sepion.
fhisa merasa , kaget melihat supir itu tertawa jahat di depan nya .
"ka kau siapa ucap fhisa ?"
"kau mau bawa aku kemana ?" ucap fhisa mulai panik
aku akan mengantar mu ke tempat yg seharus nya kau tinggal .
hahaha hahaha ... seringai menakut kan terpancar dari wajah lelaki itu .
mobil pun terus melaju kencang .
"sebenar nya ,apa yg kau ingin kan terhadap ku??" ucap fhisa gemetar
"bukan , bukan aku nona tapi bos ku yg menginginkan anda ."ucap pria itu tersenyum penuh arti
"tidak tidak mungkin ?! aku tidak mengenal bos mu" ucap fhisa menangis
"apa salah ku pada bos mu haah ?"tanya fhisa berteriak
"heehh ,!" diam.
" kau jangan banyak bicara , sebelum kau mati bos ku ingin bertemu dulu dengan mu jadi persiap kan lah dirimu "ujar lelaki itu.
lelaki itu pun kembali tertawa ..
fhisa teringat pada hanpond nya , ia mencoba menghubungi keluarga nya .
namun tidak ada jawaban
pria misterius itu mengetahui aksi fhisa yg mencoba meminta pertolongan , langsung mengambil HP fhisa Dengan menodongkan sebilah pisau tajam ke wajah nya .
"jangan macam macam , kalau kau tidak mau wajah cantik mu ini tergores oleh pisau ini ."ancam pria itu dgn mengusap ngusap kan ujug pisau ke wajah fhisa
fhisa hanya diam dan gemetar hebat mendengar semua itu
air mata fhisa terus mengalir deras di pipi mulus nya .
alhasil kini tangan fhisa terikat dgn tali dan mulut tersumpal lakban.
pria itu pun melajukan kembali mobil nya menuju lokasi yg di tentukan .
**
__ADS_1
di tempat lain
Ran sedang berada di sebuah toko .
"mba tolong ambil kan boneka yg itu" tunjuk ran pada seorang pelayan cantik di sana .
"yg ini tuan ?"ucap pelayan cantik tadi
"iya ..." tolong yg ini di bungkus ucap ran pada pelayan cantik itu
"baik tuan !!"
pelayan itu pun membungkus dgn plastik bening dan menghias pita di ujung kepala nya
"wah cantik sekali" ucap pelayan tadi
ini tuan sudah selesai ,,pelayan itu memberikan boneka nya pada ran .
"terimakasih "ucap ran tersenyum
ran memegangi sebuah boneka kucing yg cukup besar ,ia berencana untuk memberikan boneka itu untuk aviqa agar tidak marah lagi .bagai mana pun ran sudah berjanji pada aviqa .
"wah itu untuk pacar tuan ya?" ucap pelayan cantik tadi
"apah pacar,?
aku tidak punya pacar" ucap ran tersenyum tipis
"ah yg benar saja ,tidak mungkin orang setampan tuan belum mempunyai kekasih" ucap pelayan lain yg juga ada di sana
ran hanya tersenyum mendengar nya .
"sungguh ."ucap ran
"hmm apa boleh aku meminta nomor tlpon mu nona?" ucap ran pada pelayan cantik itu.
pelayan itu pun tersenyum malu ,ah iya tunggu sebentar saya akan menulis nya
"ini tuan "ucap gadis itu
ran mencium kertas itu dan pergi meninggal kan toko itu .
sebuah boneka si kucing oren garfield
yang di beli oleh ran saat ini .
**
di perjalanan pulang tak sengaja mobil yg di kendarai ran hampir saja tersenggol taxi yg ugal ugalan
"pria itu ??!"gumam ran
ran tidak sengaja melirik supir taxi yg ugal ugalan itu .
"iya pria itu bukan nya orang yg mengikuti ku kemarin ."
"taxi itu ???"
"tidak , apa mungkin nafhisa berada di dalam nya .?"ucap ran berpikir
ran pun teringat sesuatu ,ia langsung berbalik arah mengikuti kemana taxi itu pergi
lalu dengan kecepatan tinggi juga tiba tiba ran menghadang taxi tersebut .
sehingga membuat taxi itu terpakasa menepi
"siaall "ucap pria misterius itu .
ran keluar dari mobil nya menghampiri taxi tersebut
"maaf tuan apa anda bisa keluar sebentar?" ucap ran pada pria itu
ran melihat kebelakang kursi itu ternyata fhisa sedang meringkuk dgn ikatan ditangan nya .
__ADS_1
benar dugaan ku gumam ran
"lepas kan gadis itu, ran menarik jaket pria itu
pria itu ter senyum smrik .
"kau siapa? , apa urusan nya dengan mu apa dia kekasih mu ?"tanya pria itu
"dia memang bukan kekasih ku ,tapi aku paling tidak suka bila ada orang yg menyakiti wanita seperti mu ".ucap ran sambil mengerat kan cengkraman nya .
pria itu pun keluar dari mobil nya dan mengajak ran berduel nya
"kau menantang ku" ucap pria sangar itu melayang kan pukulan ke arah wajah ran , namun ran berhasil menghindar.
ran membalas dengan menendang perut pria itu dengan kaki nya
sehingga pria itu terjungkal
tak menyerah pria itu pun bangkit dan kembali menyerang dengan sebuah pisau di tangan nya , hampir saja pisau itu mengenai dada ran .
namun lagi lagi ran berhasil menghalau serangan itu dan berhasil melumpuh kan pria itu dengan tendangan yg bertubi tubi dari ran .
beruntung lah ran jago dalam ilmu bela diri.
pria itu tersungkur di tanah
dengan cepat ran langsung membuka pintu mobil itu dan membuka seluruh ikatan di tangan nafhisa .
"kau tidak apa apa?" ucap ran menghawatir kan fhisa
"a aku tidak apa apa" jawab fhisa meringis karna terdapat sedikit luka di tangan nya .
baik lah ,ayo keluar ran menuntun fhisa masuk kedalam mobil nya .
ran dan fhisa pun pergi meninggal kan tempat itu .
"ran , terima kasih karna sudah menolongku "ucap fhisa lirih
ran menyungging kan bibir nya m
"aku tidak menolong mu , aku hanya tidak suka bila ada pria yg menyakiti wanita yg lemah seperti mu" ucap ran terseyum meledek
"tapi bagai mana kau bisa menemukan ku di sana?" tanya fhisa lagi
hmm
"ah itu ,aku hanya tidak sengaja berpapasan dangan mobil itu .munkin bisa di sebut kebetulan" .ucap ran tersenyum
fhisa pun sedikit membalas senyuman dari ran.
seketika jantung ran tiba tiba berdetak begitu kencang ketika melihat senyuman indah dari nafhisa .
senyuam nya indah sekali batin ran
"a, apa yg terjadi pada jantung ku, kenapa rasa nya seperti akan loncat saja .
Ran memegangi dada nya sendiri.
"kau kenapa ,apa dada mu terluka" tanya fhisa dgn sedikit cemas
"ti tida , aku tida apa apa , "ucap ran tersenyum gugup di perhatikan oleh fhisa.
syukur lah kalau begitu .
🌼🌸🌸🌼🌸🌼🌸🌼🌸🌼🌼🌼
hai reader aku udah up nih ...
kasih nilai dong untuk karya ku
dari 1 sampai 10
berapa nilai kalian .
__ADS_1
yg mau tau kelanjutan ceritanya tetep pantenging ya dgn like comen nnnnn vote .
hehhe