
huuh ,,!!
"lega nya "ucap ran mengelus dada .
untungg tidak ketahuan.
**.**
pagi hari !!
seperti biasa nafhisa bersiap siap untuk pergi ke kantor.
fhisa mengambil map dan juga tas berwarna pastel yg selalu ia bawa ke manapun.
sebelum berangkat, seperti biasa fhisa akan makan pagi bersama keluarga
sarapan pagi bersama adalah acara rutin yg tidak pernah di tinggal kan oleh keluarga mereka, bagi mereka kebersamaan di meja makan adalah hal yg penting untuk menguat kan rasa kekeluargaan .
"sini bi biar fhisa bantu membawa nya. " ucap fhisa mengambil mangkuk yg di bawa oleh bi yanti
"terima kasih non "ucap yanti
"sama sama bi ."
fhisa membawa makanan itu ke meja makan ,disana sudah ada keluarga yg menunggu.
fhisa meletakan nya di meja makan .
"mah fhisa ambil kan nasi nya yah "ucap fhisa.
"iya sayang "ucap alena .
seperti biasa fhisa selalu melayani seluruh kekeluarga nya dgn baik, walaupun kerap mendapakan sikap kurang baik dari oma anggita tapi fhisa tak menyerah untuk mendapat kan hati sang oma
"oma ini silah kan" ucap fhisa se sopan mungkin
kini anggit hanya diam membiarkan fhisa melayani nya.
#"om ran ,hari ini kita jadi kan beli kado buat aku "ucap viqa
uhuk uhuk !!
a pah?! ucap ran yg sedang menyuap kan nasi kedalam mulut nya sedikit tersedak oleh kata kata viqa
"iya om , om ran tidak lupa kan,,??" ucap viqa lagi
"tentu saja "ucap ran sambil mengunyah makanan nya
( hah anak itu kenapa masih ingat saja batin ran kesal )π
"baik lah kalau begitu ayok" ucap viqa semangat
"eh tunggu dulu , habis kan dulu makan nya ucap luci sang mamah aviqa
"iya mah"
viqa sudah tidak sabar membeli kucing yg sangat ia ingin kan
#"hhmm aku sudah selesai makan , kalau begitu fhisa pamit berangkat dulu" ucap fhisa pada seluruh keluarga
"eeh tunggu sayang" ucap alena .
__ADS_1
"iya kenapa mah ".tanya nafhisa
kamu berangkat nya pake mobil papah saja, jangan pake taxi ,nanti biar ran yg antar kamu ke kantor sekalian untuk membeli kado buat viqa .
"iya kan Ran ?? "ucap alena
sementara ran hanya diam tak bersuara
"tapii mah "ucap fhisa
"eeth ,, tidak ada menolakan" ucap mamah alena
fhisa pun hanya diam dan melirik ke arah ran.
ran yg melihat tatapan dari fhisa hanya membalas dengan wajah datar nya. seakan ingin menunjukan bahwa ini bukan ke inginan nya tapi ke inginan mamah alena.
#"baik lah mah kalau begitu fhisa berangkat dulu ucap" fhisa pada keluarga
"assalamualaikum??" ucap fhisa pada seluruh keluarga .
walaikumsalam .
"ayo tantee "ucap viqa menarik tangan fhisa dengan semangat .
"iya pelan pelan "ucap fhisa sambil berjalan menuju mobil ,sementara ran mengikuti nya dari belakang
"silah kan. !" ucap ran membukakan pintu mobil untuk fhisa .
"terima kasih "ucap fhisa singkat
entah kenapa fhisa bisa bersikap begitu dingin kepada setiap pria terutama kepada pria yg ingin mendekati nya .
#ran masuk ke mobil dan langsung melajukan nya.
"aku akan mengantar mu terlebih dahulu "ucap ran .
fhisa hanya mengangguk
10 menit kemudian
tak ada percakapan di antara mereka ,yg ada hanya suara mesin mobil sepanjang jalan
sedang kan dibelakang aviqa sudah tertidur saja , sudah menjadi kebiasaan nya setiap kali naik mobil pasti saja mengantuk dan tertidur.
sesekali ran melihat fhisa dari kaca sepion mobil nya , namun fhisa tak sedikit pun menoleh pada ran , ia hanya ingin pokus saja memperhatikan jalanan kota .
ekhm ekhm.. !! ucap ran mencair kan suasana
"kenapa kau diam saja?" tanya ran membuka percakapan
"aku tidak apa apa" ucap fhisa singkat
"hmm seperti nya kau kesal pada ku ya?" tanya ran lagi .
"tidak ,kenapa aku harus kesal pada mu" jawab fhisa
hhm,, ran hanya ter senyum pada fhisa
ran tau ,bahwa sebenar nya fhisa itu merasa tida nyaman bila dia antar oleh seorang pria
apalagi pria seperti Ran yg selalu tebar pesona pada setiap perempuan
__ADS_1
15menit kemudian
mobil ran telah sampai di depan kantor perusahaan DYNATTA JAYA .
fhisa mengucap kan terima kasih pada ran dan hendak pergi keluar
"tu tunggu..?" ucap ran mencegah fhisa keluar mobil
"ada apa ?"ucap fhisa pada ran
"oh ,tidak tidak apa apa!!" ucap ran meng urung kan ucapan nya .
"hmm ,,"ucap fhisa keluar dari mobil ran , fhisa membungkuk dan pada ran dan langsung pergi meninggal kan mobil ran yg masih terparkir di tepi jalan
dari kejauhan ran memperhatikan langkah nafhisa memastikan fhisa masuk dulu kedalam kantor itu.
ran menoleh kesamping dan ke belakang ,mencari cari orang yg sejak 20 menit lalu sudah mengikuti ran dari belakang mobil nya tadi
"siapa orang itu ,, ?"gumam ran
"kenapa dia mengikuti nafhisa ?"ucap ran bertanya pada diri nya sendiri
awal nya ran tadi ingin memberi tahu fhisa bahwa dari tadi ada orang yg mengikuti nya .namun ran berpikir lebih baik fhisa tidak mengetahui nya takut nya fhisa menjadi syok atau parno , lebih baik ran memastikan dulu siapa orang yg mencurigakan tadi.
ran berinisiatif untuk melindungi fhisa secara diam diam saja .
setelah merasa sudah aman ran pun memutar balikan mobil nya
di belakang viqa masih tertidur dengan lelap nya ,ran tidak berniat untuk membangunkan aviqa
anggap saja ini adalah kesempatan terbaik nya untuk menghindar dari aviqa ππ
ran pun melajukan mobil nya menuju rumah nya karna tidak jadi membeli kucing .
sesampai nya mobil di halaman rumah
aviqa pun terbangun dan menggeliat .
huuaa,, tangan viqa menutup mulut nya yg terbuka lebar karna masih mengantuk.
"om,, apa kita sudah sampai" tanya viqa sambil mengucek ngucek matanya yg masih sipit
"iya ucap ran singkat."
hhm ,ko seperti nya viqa mengenali tempat ini ya .batin viqa
saat viqa menoleh keluar jendela mobil .
haaahhh ko sudah ada di rumah lagi ucap viqa sangat terkejut
viqa yg melihat ran tersenyum di balik sepion depan . merasa ada yg tidak beres
"Huuuaaaaa ,om ran kenapa membohongi viqa , kenapa tidak jadi beli kucingg "ucap viqa sambil menangis keras di belakang
huaa ,,om ran jahat ucap viqa memukul mukuli punggung ran dengan tangan kecil nya
"siapaa suruh tadi tertidur" ucap ran terseyum puas
πran tertawa puas dalam batin nya
assalamualaikum salam csyr
__ADS_1