
"hey bangun bocah pemalas, saatnya kalian bekerja, nanti setelah kalian bekerja akan aku ajarkan menjadi kuat." Ucap Tom sambil membanggakan dirinya.
"baik guru." Ucap Alfa ant dan Arai ant bersamaan sambil menggosok gosok matanya karena masih mengantuk.
Alfa ant dan Arai ant bangun dari meja dan menghampiri Tom.
"Apa yang harus kami kerjakan guru." Ucap Alfa ant yang masih mengantuk.
"Tidak banyak yang harus kalian kerjakan uhuk uhuk, untuk kau bocah cengeng tugas mu membersihkan rumah ini uhuk uhuk. sedangkan kau bocah bodoh ikut denganku mencari bahan bahan pembuatan pil roh beladiri spiritual uhuk uhuk." Ucap Tom sambil menunjuk Alfa ant dan Arai ant.
"Baik guru." Ucap Alfa ant dan Arai ant bersamaan.
Arai ant mengikuti Tom keluar dari rumah untuk mencari bahan bahan pembuatan pil roh beladiri spiritual sedangkan Alfa ant mulai membersihkan rumah kayu itu
disisi Arai ant dan Tom mereka sedang berjalan menelusuri hutan itu dengan sangat hati hati karena takut datangnya hewan buas yang menyerang.
"Guru, kenapa kenapa guru mengajak saya dari pada kakak saya?" Ucap Arai ant sambil berjalan.
"Hey bocah bodoh uhuk uhuk, aku mengajakmu bersamaku itu karena roh beladiri spiritual yang ada di tubuh mu uhuk uhuk." Ucap Tom sambil menarik telinga Arai ant.
"Aww...lalu kalau di tubuhku emangnya kenapa guru." Ucap Arai ant yang kesakitan.
"Bocah bodoh uhuk uhuk, aku hanya menyegelnya sementara tidak tau kapan roh beladiri spiritual itu akan terlepas dari segel ku uhuk uhuk." Ucap Tom dengan kesal.
"Wahh...saya tidak mengira kalau guru sangat perhatian kepada saya ha.ha.ha." Ledek Arai ant sambil melihat ke arah Tom sambil tertawa.
"Aku tidak perhatian kepadamu bocah bodoh uhuk uhuk, kalau segel itu terlepas saat tubuhmu belum siap uhuk uhuk. maka tubuhmu akan menjadi milik roh Beladiri spiritual itu uhuk uhuk dan menghancurkan dunia ini uhuk uhuk." Ucap Tom dengan kesal dan menarik telinga Arai ant lagi.
"Ampun guru...apakah roh beladiri spiritual itu sangat berbahaya yah guru?" Ucap Arai ant yang kesakitan dan penasaran.
"Tidak semua Roh beladiri spiritual itu berbahaya uhuk uhuk, tetapi roh beladiri spiritual yang aku buat yang telah kau minum itu adalah sebuah mahakarya terbaik di dunia uhuk uhuk." Ucap Tom membanggakan dirinya.
"Emangnya roh beladiri spiritual apa yang ada didalam tubuhku guru, kenapa sangat berbahaya." Ucap Arai ant penasaran.
"Itu adalah roh kaisar serigala hitam yang sudah aku buat menjadi roh kaisar serigala hitam ekor 5 yang sudah cairkan dari pil agar dapat mudah di cerna pastinya menjadi lebih kuat uhuk uhuk dan juga sangat jarang di dunia ini yang memiliki roh beladiri spiritual tingkat kaisar uhuk uhuk." Ucap Tom membanggakan dirinya sambil tersenyum.
"Wahh... hebat sekali guru, guru memang ahlinya." Ucap Arai ant memuji Tom.
"Tentu saja, ayo kita lebih cepat agar tidak kelamaan." Ucap Tom tersenyum.
disisi lain Alfa ant sedang membersihkan rumah kayu itu dengan begitu semangat agar tidak mengecewakan gurunya Tom.
beberapa jam telah berlalu, Alfa ant juga telah selesai membersihkan rumah kayu tersebut. terdengar suara pintu yang terbuka.
"Kami pulang." Ucap Arai ant yang begitu senang dan juga membawa ayam hutan.
__ADS_1
"Selamat datang." Sambut Alfa ant melihat Arai ant dan Tom yang membawa ayam hutan.
"Kata bocah bodoh ini kau pandai memasak uhuk uhuk, jadi kami tidak membakar nya di sana uhuk uhuk." Ucap Tom.
"Saya hanya pandai memasak sedikit guru." Ucap Alfa ant malu karena sudah di puji.
"Sudah cepat lah buat masakan yang enak uhuk uhuk, gunakanlah dapur ku itu uhuk uhuk." Ucap Tom.
"Baik guru." Ucap Alfa ant mengambil ayam hutan dan pergi ke dapur.
Sekitar 30 menit Alfa ant sudah menyiapkan makanan nya dan membawanya ke tempat gurunya dan Arai ant.
"Guru, adik silahkan dimakan." Ucap Alfa ant.
"yeyy... selamat makan." Ucap Arai ant dengan semangat nya dan mengambil ayam hutan itu.
"Lumayan juga kau bocah cengeng uhuk uhuk." Ucap Tom sambil memakan ayam hutan itu.
"He.he...Terimakasih pujiannya guru." Ucap Alfa ant senang.
Mereka mulai menikmati ayam hutan itu hingga hanya tersisa tulang tulang ayam hutan itu.
"Guru kapan kita mulai latihan." Ucap Arai ant yang begitu semangat.
"Sebelumnya apa saja yang sudah kalian pelajari sebelum desa kalian diserang uhuk uhuk." Ucap Tom.
"Apa kalian sudah mempelajari kekuatan elemen uhuk uhuk." Ucap Tom terkejut karena melihat usia Alfa ant dan Arai ant masih sangat muda.
"Benar guru, tapi kami hanya bisa menggunakan sedikit saja." Ucap Arai ant.
Tom mulai mengingat saat Arai ant menyerap kekuatan dari roh beladiri spiritual.
"Dari mana kalian mempelajari nya uhuk uhuk, saharusnya hanya pendekar tingkat elit yang bisa menggunakan Kekuatan elemen uhuk uhuk." Ucap Tom dengan penasaran.
"Pendekar tingkat elit? apa itu guru." Ucap Alfa ant dan Arai ant bersama sama dengan polos.
"Ah aku sudah berharap besar uhuk uhuk, ternyata memang masih bocah uhuk uhuk. Baiklah aku akan memberitahukan nya uhuk uhuk." Ucap Tom.
"baik guru." ucap Alfa ant dan Arai ant bersama.
"Dalam dunia pendekar mereka memiliki 9 tingkatan untuk mengukur kekuatan mereka tingkatan tersebut adalah :
- tingkat perunggu,
- tingkat perak,
__ADS_1
- tingkat emas,
- tingkat elit,
- tingkat jendral,
- tingkat raja,
- tingkat master,
- tingkat bumi, dan
- tingkat langit.
itu adalah tingkatan untuk seorang pendekar uhuk uhuk." Ucap Tom.
"Apakah ada yang lebih kuat dari pada tingkat ilahi guru." Ucap Arai ant dengan penasaran.
"Seperti nya ada 2 lagi uhuk uhuk, itu adalah tingkat dewa dan tingkat ilahi uhuk uhuk. Tapi di dunia ini sepertinya tidak ada pendekar yang memiliki tingkatan itu uhuk uhuk." ucap Tom.
"Kenapa tidak ada guru." Ucap Alfa ant.
"Beberapa tahun lalu Di dunia ini hanya satu seorang pendekar yang memiliki tingkat langit dan sekarang pun dia sudah tidak ada di dunia ini uhuk uhuk, sekarang di dunia ini hanya memiliki beberapa pendekar tingkat bumi uhuk uhuk." Ucap Tom merasa sedih.
"Siapa dia guru." ucap Alfa ant dengan penasaran.
"Dia adalah guruku uhuk uhuk, dia telah tewas karena racun pasukan aliran hitam uhuk uhuk." Ucap Tom sambil meneteskan air matanya.
"Maaf guru, kami tidak berniat membuat guru sedih." Ucap Alfa ant.
"Ah tidak apa apa uhuk uhuk, itu hanyalah cerita masa lalu ku bocah cengeng." Ucap Tom tersenyum.
"Padahal sendirinya juga cengeng." Gumam Arai ant.
"Apa yang kau bilang." Ucap Tom yang tidak mendengar gumaman Arai ant.
"Tidak ada guru, tidak ada hehe." Ucap Arai ant sambil tertawa canggung.
"Baiklah kita akan mulai latihannya, ayo ikuti aku." Ucap Tom memimpin jalan.
"Baik guru." Ucap Alfa ant dan Arai ant mengikuti gurunya Tom.
Mohon maaf jika ada kesalahan kata dan tolong senior berikan sebuah kritik dan sarannya agar bisa menjadi lebih baik lagi. Soalnya baru pertama kali bikin novel maklumi yah senior he he he
jangan lupa like dan komen
__ADS_1
jangan lupa vote dan ratingnya senior he he
terimakasih sudah membaca senior