
ding~dong~
saat matahari mulai terbenam mengikuti rotasi bumi,saat ini kira kira jam 2 sore akhirnya sekolah di bubarkan.
para siswa kelas 1 sampai 3 langsung bersemangat untuk pulang,ada juga yang masih tinggal di sekolah untuk melaksanakan kegiatan klub mereka masing masing.
di gerbang,sosok remaja yang bisa di bilang tampan berdiri diam seolah sedang menunggu sesuatu.
berambut perak cerah dengan alis tajam,meski tidak jelas tapi bisa di lihat kalau tubuh remaja itu sangat atletis dengan otot yang tertata dengan sempurna.
tentu saja dia adalah Akatsuki,memang siapa lagi yang mau berdiam di gerbang dan menunggu seseorang.
saat ini dia sedang menunggu Kyoko yang masih di kelasnya,tak ada rasa bosan atau jenuh saat dia menunggu salah satu yang yang sangat di cintainya ini.
setelah menunggu beberapa menit,dia mengeluarkan sebuah bungkusan rokok dan menyalakan nya tanpa rasa takut.
mungkin hanya dia yang berani secara terbuka merokok di gerbang sekolah,apalagi saat ini satpam sedang menatapnya dengan takjub.
"mau satu pak?"
Akatsuki menawarkan sebatang rokok pada penjaga gerbang itu,yang di terima dengan senang hati oleh pihak lain.
"menunggu seseorang nak?"
tanya penjaga gerbang itu pada Akatsuki yang sudah melakukan beberapa isapan pada rokoknya.
"ya,pacar,mungkin?"
Akatsuki berkata dengan ragu,dia sekarang menyadari kalau dia belum mengkonfirmasi hubungan nya dengan Kyoko.
"oh begitu ya,enak nya jadi muda~"
mendengar ucapan Akatsuki,penjaga gerbang itu berkata dengan nostalgia lalu menghembuskan asap.
"begitulah,tapi kadang kadang merepotkan sigh~"
Akatsuki menimpali ucapan paman itu dengan santai,lalu beberapa menit kemudian Kyoko datang dan langsung memeluk Akatsuki dari belakang.
"kenapa kau masih disini?,apa menungguku?"
dia bertanya dengan senyum manis terlukis di wajahnya,sebenarnya saat ini Kyoko agak manja kepada Akatsuki.
tapi mungkin dia hanya menunjukkan sikap manja nya kepada Akatsuki,bahkan di hadapan orang tuanya Kyoko tidak pernah manja.
seperti itulah,apapun bisa terjadi pada gadis yang sedang kasmaran,Akatsuki juga tidak mempersalahkan nya dan langsung menggendong Kyoko di punggungnya.
"baiklah paman,sampai jumpa lagi!"
Akatsuki melambai sebelum dia mulai berjalan pulang,pihak lain memperhatikan dan menghela nafas karena usianya.
"hah enak nya menjadi muda"
dia berkata dengan nada lemah karena nostalgia.
kembali ke sisi Akatsuki »
Kyoko berada di punggung Akatsuki saat ini merasa sangat manis di hatinya,apalagi saat dia mengingat tindakan Akatsuki yang seperti preman saat membelanya dari para OSIS.
dia sepanjang jalan hanya tersenyum tanpa mempedulikan tangan Akatsuki yang mulai nakal dan memainkan pan*atnya.
__ADS_1
"hei Kyoko,cuma perasaan ku saja atau hari ini kau sangat bahagia?"
tanya Akatsuki saat menoleh kebelakang untuk melihat Hori,Hori membalas tatapan Akatsuki dengan tatapan lembut.
"mnm~ mungkin cuma perasaan mu saja,ngomong ngomong terimakasih untuk yang tadi"
bersenandung dengan indah,kemudian Hori mengucapakan terimakasih pada AKATSUKI dengan tulus,tubuhnya bergerak sedikit ke depan dan bibirnya mencapai pipi akatsuki.
*cup
Kyoko mencium pipi Akatsuki selama beberapa saat sebelum menjauhkan kembali wajahnya yang sudah merona karena malu.
"wah tidak ku sangka kau menjadi agresif Kyoko,dan tidak perlu ada kata terimakasih di antara kita, masalahmu adalah masalahku,dan milikmu adalah milikku,hehe"
Akatsuki mengelus pipinya sebelum berkata dengan senyum terlukis di wajahnya.
"!!!!!"
saat Akatsuki berjalan di daerah sepi,tiba tiba tubuhnya menegang sesaat sebelum matanya menjadi dingin,Ki di tubuhnya bergejolak dan sudah siap di gunakan.
"hei kyoko...apa kau percaya sihir?"
tanya Akatsuki dengan tenang saat dia berhenti di tempat yang cukup sepi,Kyoko memiliki wajah merona saat melihat sekitar,dia berfikir kalau Akatsuki akan melakukan sesuatu padanya.
tapi mendengar pertanyaan nya,dia memiringkan kepalanya dan berniat menegur Akatsuki untuk tidak bercanda.
tapi kata katanya berhenti saat melihat wajah dingin Akatsuki,dia bertanya tanya apa yang terjadi sekarang.
"sirih?memang nya kenapa tsuki-kun,kenapa tiba tiba bertanya seperti itu?"
Kyoko bertanya dengan bingung,dia tidak berfikir kalau chunibyu Akatsuki kambuh lagi.
Akatsuki berkata saat dia mulai menurunkan Kyoko yang kebingungan.
*kresek
*kresek
tiba tiba suara gemercik terdengar dari hutan yang terlihat sepi,beberapa semak dan pohon bergoyang hebat seolah olah ada yang menabraknya.
"a-apa yang terjadi?"
Kyoko bertanya dengan ketakutan saat merasakan perubahan suasana di sekitar,saat ini di sekitar taman yang sepi terasa lebih berat dan suhu udara perlahan turun.
"tenanglah,dan jangan takut untuk apa yang kamu lihat nanti"
Akatsuki sekali lagi berkata dan membuat Kyoko semakin takut,dia memeluk lengan kanan Akatsuki dan mencoba mencari ketenangan.
Akatsuki melihat nya dan tersenyum lembut,dia mengelus rambut Kyoko dengan kasih sayang yang bisa di lihat oleh mata telanjang.
"GROWLLL"
"ROAARR!!"
sesaat kemudian setelah perubahan suasana, sesosok mengerikan melompat dari hutan tepat di depan Akatsuki dan Kyoko.
wajah manusia dengan tanduk domba,tubuh yang terlihat jelek dari gabungan kuda dan gurita terlihat sangat menjijikan untuk si lihat.
wajah paman paman yang biasa muncul di web hen*ai,di lengkapi dengan beberapa tentakel melayang di sekitar nya.
__ADS_1
iblis liar kelas tinggi muncul di hadapan Kyoko dan Akatsuki,dan memandang mereka seolah-olah menemukan mangsa yang lezat.
"walah walah,tidak ku sangka hari ini adalah hari keberuntungan ku,dua manusia siap santap dan juga smyang satunya terlihat imut hehehe"
dengan wajah menjijikan,dia tertawa mes*m saat melihat Kyoko yang panik dan ketakutan di lengan Akatsuki.
pupil matanya menyusut dan tubuh gemetar menandakan dia sangat ketakutan hari ini,melihat nya Akatsuki menariknya ke pelukan nya.
kemudian dia menatap iblis liar itu dengan tatapan dingin,pihak lain mengangkat alis karena melihat keberanian Akatsuki.
"tenanglah, apapun yang terjadi aku akan selalu melindungi mu"
Akatsuki berkata dengan lembut saat menenangkan Kyoko.
"ma-mahluk apa itu,kenapa sangat menakutkan tsuki Kun?"
siapapun yang berada di situasi ini pasti akan ketakutan,bahkan untuk gadis optimis seperti Kyoko.
"dia adalah iblis liar,nanti aku jelaskan,saat ini kau tetap di sini dan jangan kemana mana,aku akan segera kembali!"
Akatsuki kemudian membuat penghalang yang cukup kuat untuk melindungi Kyoko,menurutnya penghalang itu cukup kuat tapi bagi mahluk lain bahkan raja iblis dan Dea dewa mitologi tidak akan bisa menghancurkan nya.
"mau kemana tsuki!!"
Kyoko panik saat melihat Akatsuki berjalan menuju ke arah iblis itu,dia berfikir kalau Akatsuki akan mengorbankan diri untuk keselamatannya.
"tenang saja,sudah kubilang bukan,aku ini..punya kekuatan super!"
Akatsuki berkata saat dia mulai mempermainkan iblis liar itu dengan sihir nya.
"brengsek!,berani meremehkan ku,matii!!"
saat menjauh,iblis itu kemudian mengumpulkan energi sihir dan sebuah bola hitam terbentuk di tangan nya.
itu adalah keterampilan dasar yang dimiliki iblis.
BOOM!!
iblis liar itu menembakan bola sihir kepada Akatsuki,tanpa niat menghindari serangan itu,Akatsuki mulai mengumpulkan Ki ilahi di jarinya dan mengangkat nya dalam posisi menembak.
BOOOM!
ku melesat dengan kecepatan yang sangat cepat dan kemudian bertabrakan dengan bola energi iblis.
percikan terjadi saat kedua energi itu bertabrakan,tapi akhirnya Ki milik Akatsuki di atas angin dan melesat tanpa berhenti.
*boom!
sebuah lubang terbentuk di perut iblis liar itu saat Ki milik Akatsuki.
"tsk dasar pengganggu"
Akatsuki kesal karena momen indahnya dengan Kyoko terganggu oleh iblis ini dan segera dua menggunakan sihir api untuk membakar iblis itu menjadi abu.
setelah itu dia memperbaiki area bekas pertarungan dengan sihir.
"darimana menjelaskan nya ya,ah! begini saja kau tau?,semua.."
kemudian Akatsuki memeluk Kyoko dan membawanya ke bangku taman yang tak jauh dari sana,dia mulai menceritakan semua fakta tentang sisi supranatural di dunia ini.
__ADS_1