
melihat itu,tentu saja aku memilih opsi yang ke tiga.
seperti yang ku katakan,aku tidak suka yang berlebihan,jadi bentuk tubuh atletis sangat nyaman di lihat.
aku tidak mau terlihat seperti raksasa berotot setelah pelatihan di masa depan.
setelah memilih aku langsung pergi mencari buku tentang pelatihan dasar.
"hmm sepertinya tidak buruk?,[penempaan tubuh]"
dari penamaan nya saja sudah membuatku merinding,apasih konsep pemenpaan?.
bayangkan saja pedang,itu di pukul berkali kali supaya jadi lebih kuat dan tajam.
setelah memilih buku,aku kembali ke layar pengatur.
"aku bukan penggila latihan sebelum nya karena membuang waktu,tapi sekarang aku bisa mengatur waktu disini sesuka ku jadi aku bisa santai"ucapku saat mengatur waktu tempat pelatihan.
aku mengubah rasio waktu menjadi 1:10
yang artinya 10 jam di sini,di luar hanya terlewat 1 jam saja.
yang membuatku nyaman adalah,di sini pertumbuhan usia di hentikan jadi aku tidak perlu khawatir tentang aku terlihat lebih tua nanti.
"nah kalau begitu ayo mulai!"ucap ku lalu mulai mempraktekkan isi buku.
ternyata disana tertulis.
tahap pertama dalam latihan itu hanya latihan biasa seperti push up dan lain lain.
lalu tahap kedua adalah berdiri diam dalam posisi kuda kuda dengan ritme pernafasan khusus.
saat melakukan tahap dua,tubuh praktisi akan mengalami sensasi seperti di pukul oleh palu berkali kali.
terdengar tidak masuk akal,tapi apasih yang perlu di pikirkan
oppai dragon atau naga mimpi lebih tidak masuk akal dari itu.
1 jam kemudian»
"..198......199......200!"setelah aku melakukan pull up di siang yang tersedia di ruang pelatihan aku kemudian turun.
"huh~seperi yang di harapkan dari saiyan,bahkan tubuh 5 tahun bisa melakukan latihan 2 kali Saitama sensei!"ucap ku sedikit kesal.
sejujurnya aku berfikir kalau Saitama itu tidak lebih kuat dari Goku.
bukan nya apa,tapi menurutku keberadaan Saitama itu seperti sebuah penghinaan bagi para pekerja keras.
mau itu dunia nyata atau fantasi, menurut Saitama itu perwujudan dari sebuah penghinaan.
(a/n: pendapat pribadi jangan di ambil hati)
banyak orang yang bekerja keras ratusan kali dari Saitama misalnya guy,nah kaisar guy yang wajib di hormati.
__ADS_1
"sudahlah,lagian itu di dunia komedi...baiklah saat nya mencoba tahap kedua"ucap ku lalu mulai membaca dengan cermat lagi.
setelah itu aku mulai melakukan sikap kuda kuda dan memulai ritme bernafas yang tertulis di buku.
mungkin di dunia nyata itu tidak akan berhasil,tapi apa yang di harapkan di dunia fantasi?.
tak mau memikirkan lagi,aku langsung memulai bernafas.
tak lama kemudian aku merasakan sebuah sensasi aneh.
hening...
seolah olah aku terisolasi dari luar.
setelah itu aku merasakan tubuhku mulai sakit seolah olah di pukuli.
aku menggerakkan gigiku tapi kutahan,aku melanjutkan bernafas.
"demi super saiyan!!! GOOO!!!"aku meraung penuh tekad saat aku merasakan tubuhku menguat sedikit demi sedikit.
seperti yang di harapkan dari tubuh saiyan.
4 jam kemudian..
"hah...hah...hah...huh..aku berhasil!"aku tersenyum saat berhasil menjalankan pelatihan ku.
baru kali ini aku serius dalam sesuatu dan rasanya tidak terlalu buruk.
setelah itu aku menutup mataku dan keluar dari ruang pelatihan.
merasakan perubahan lingkungan,aku membuka mataku.
kamar sederhana yang ku ingat, komputer yang kuingat dan juga tempat tidur yang ku ingat.
benar ini kamarku tentu saja,aku memiliki kamar yang terpisah dengan Issei.
"eh? tubuhku bersih kembali tapi aku merasakan kekuatanku meningkatkan,menarik"aku tersenyum saat merasakan peningkatan kekuatanku.
saat ini kekuatanku sebanding dengan orang dewasa bahkan lebih.
mengingat Goku berumur 11 tahun yang memukuli banyak binatang buas,aku tidak merasakan keanehan.
namanya juga ras petarung.
berhenti berfikir,aku kemudian keluar dari kamarku dengan senyum cerah.
dapur.»
aku sampai di meja makan saat melihat ada orang lain di sana.
tentu saja itu Issei dan ibu.
"sini onii Chan!"seru Issei menepuk kursi di sebelahnya.
__ADS_1
melihat Issei yang masih polos,aku menghela nafas
kenapa anak se polos ini bisa menjadi oppai dragon di masa depan?
"ini dia anak anak!"ibuku tersenyum saat menyiapkan makanan di meja.
saat ini dia terlihat lebih muda dari anime dan lebih cantik,aura milf masih berkobar dari tubuhnya.
"hei pelan pelan!"ibu ku melihat Issei yang makan dengan cepat dan marah.
"tidak,aku harus kembali ke taman untuk bermain dengan Irina!"Issei membantah membuatnya menerima cubitan di telinganya.
"aw aw aw ibu sakit sakit!!"Issei merengak saat telinga nya di pelintir lalu di pelototi.
"Ara..anakku sepertinya bakal ya hehe,tapi bisakah kamu makan pelan pelan?"ibu tersenyum tapi senyuman itu membuat Issei langsung diam dan melanjutkan makan.
aku memperhatikan ini dan tersenyum lalu mengingat perkataan Issei.
Irina,bocah lelaki yang di temui aku dan issei di Daman,dia adalah anak yang aktif dan penggemar pedang.
tentu saja aku tau kalau Irina adalah seorang gadis dan calon malaikat reingkarnasi di masa depan.
skip»
setelah makan aku kemudian pergi ke taman bersama Issei,saat ini masih siang jadi masih banyak waktu untuk bermain.
yah walaupun aku tidak suka tapi aku harus menemani Issei dan membuat kesan pada Irina.
mungkin sekarang Irina terlihat seperti anak laki laki,tapi di masa depan dia akan menjadi malaikat imut dan kejam.
membuatku bersemangat.
sesampainya di taman,kami si sambut oleh seorang gadis yang terlihat seperti anak laki laki.
"akhirnya kalian datang juga para iblis!,rasakanlah kekuatan pedang suciku ha ha ha!"Irina memegang pedang yang terbuat dari kertas lalu berpose seperti kesatria.
"hah! aku tidak akan kalah,hanya pedang seperti itu tidak akan mengalahkan lu!!"nah sekarang giliran Issei yang menjadi iblis.
sungguh permainan mereka ini ku jamin akan menjadi kenyataan di masa depan.
aku tetap diam membuat Irina cemberut.
"ayolah tsuki-kun bermain bersama kami!!!"rengek Irina saat memeluk lengan ku,dan Issei juga memandangku dengan mata memohon.
"hah~merepotkan"
"baiklah..kalian maju bersama,aku adalah Diablo! raja iblis dari dunia lain khu Khu Khu!"aku berpose seperti Diablo dan tertawa jahat.
dan permainan pun berlanjut sampai sore hari.
"Issei..!!! tsuki!! ayo pulang !!"ucap ibuku di pinggir taman.
aku dan Issei mengangguk dan berpisah dengan Irina.
__ADS_1