DxD:TEBAS SEGALANYA!

DxD:TEBAS SEGALANYA!
26.akademi kuoh.


__ADS_3

ke esokan harinya di sebuah kamar,Akatsuki saat ini masih terbaring di tempat tidur dengan wajah pulas.


dengan kekuatannya saat ini dia bisa tidur selama dua mau tanpa harus khawatir akan pusing saat bangun,tapi saat ini cahaya marahi mulai bersinar dan masuk lewat jendela yang terbuka.


dengan tidak nyaman,Akatsuki perlahan membuka matanya dengan kesal.


dia mengulurkan tangan nya saat Ki kehancuran mulai berputar dengan ngeri di ujung jarinya.


"dasar pengganggu,mau ku ledakan atau apa hah!"


Akatsuki berkata dengan kesal ke arah matahari yang mulai terbit,kalau matahari mempunyai kesadaran sudah pasti saat ini dia sudah menggigil ngeri saat merasakan Ki kehancuran milik Akatsuki.


sudah di pastikan tembakan tadi kalau di lanjutkan pasti akan membuat matahari meledak,tapi Akatsuki belum segila itu untuk meledakan sumber kehidupan dari planet bumi ini.


"huh~kalau saja kekuatanku bisa menciptakan dan menghancurkan,sudah ku ledakan kau dari dulu!"


Akatsuki menggerutu dan mulai beranjak dari tempat tidur menuju kamar mandi.


senandung lagu tidak jelas terdengar dari arah kamar mandi saat AKATSUKI tidak ada kerjaan di kamar mandi,biasanya dia akan mandi bersama Kyoko waktu di Tokyo,tapi sekarang tidak ada yang menemani nya jadi dia sedikit bosan.


"hah~segarnya!,yosh baiklah!,aku harus pulang hari ini dan mendaftar ke akademi kuoh,lalu bertemu akeno ku"


Akatsuki berkata dengan gembira saat dia mulai memakai pakaian nya, setelah berpakaian dia kemudian mulai berjalan kembali ke rumah nya.


setelah beberapa menit berjalan,akhirnya Akatsuki berhenti di sebuah rumah yang membesarkan nya selama 8 tahun.


dia perlahan pergi berjalan menuju pintu dan berhenti di sana dengan ragu.


dia kemudian membunyikan bel yang sudah jelas terletak di pintu,setelah menunggu beberapa saat.


terdengar sebuah langkah dari rumah,pintu terbuka dan menampakan seorang wanita paruh baya berambut coklat.


meski sudah ada beberapa kerutan,Akatsuki tetap mengenali dengan jelas wajah ibunya,orang yang melahirkan nya di kehidupan yang ini.


"t.tsuki kun"


Miki terdiam,tangan nya tanpa sadar menutupi mulutnya dan air mata perlahan jatuh.


meski sering berbicara di telepon tapi itu berbeda dengan bertemu secara langsung,meski penampilan Akatsuki banyak berubah karena terobosan kekuatannya tapi seorang ibu tentu tidak akan melupakan sorot mata anak yang di lahirkannya,meski 4 tahun tidak bertemu tapi perasaan saat bertatap muka langsung masih terasa jelas di benaknya.


"aku pulang~!"


Akatsuki berkata dengan senyum lebar,sisi kekanak Kanakan yang lama menghilang muncul kembali di hadapan sang ibu,meski Akatsuki sudah banyak bertarung dan kemungkin sudah sangat dewasa tapi di hadapan ibunya tentu saja ada rasa ingin di manja.


"selamat datang kembali!"


Miki menyambut Akatsuki dengan pelukan hangat,Akatsuki langsung meringkuk dengan lembut di pelukan ibunya.


"nah,apakah kamu sudah sarapan?,kebetulan ibu saat ini baru saja selesai memasak sarapan"


Miki bertanya dengan perhatian kepada Akatsuki,di balas dengan gelengan kepala akatsuki.


memang,dia belum sarapan setelah dan dia juga ingin kembali merasakan masakan ibunya yang menurutnya paling enak karena di masak dengan kasih sayang.

__ADS_1


"belum,dan meski pun aku sudah sarapan aku pasti ingin memakan masakan mu Bu,aku sudah lama tidak memakan masakan enakmu!"


Akatsuki berkata dengan senyum ceria,Miki terkekeh melihat kelakuan putranya dan dia membawa Akatsuki ke dalam rumah.


"lihat sayang,siapa yang kembali!"


Miki berkata kepada seorang pria paruh baya yang sedang membaca koran.


pria itu jelas adalah gororu hyodou selaku ayah akatsuki di kehidupan ini,dia mengangkat kepalanya dan kemudian melihat akatsuki.


dia terkejut dan kemudian tertawa bahagia.


"hahaha,jadi kau kembali ya,ku kira kau melupakan pak tua ini dan tidak berniat kembali haha"


dia tertawa saat mulai berdiri dan menghampiri akatsuki,dia langsung memeluk putranya dengan lembut dan dengan kasih sayang seorang ayah.


"begitu lah,aku pulang ayah!"


"ya,selamat datang kembali!"


setelah sesi reuni keluarga,Akatsuki kemudian mengikuti ibunya pergi ke tempat makan bersama gorou.


"ngomong ngomong,aku tidak melihat Issei ,dimana dia?,aku sudah lama tidak memukul nya jadi rindu!"


Akatsuki berkata saat melihat lihat rumah,biasanya kalau dia pulang Issei akan bersembunyi di suatu tempat di rumahnya karena takut di bully oleh akatsuki.


(a/n:Akatsuki selalu pulang sebulan sekali,tapi setelah masuk SMP dia berhenti pulang karena sudah cukup alasan untuk di sebut dewasa oleh orang tuanya)


jawab Miki setelah mendengar pertanyaan akatsuki.


"begitu ya,pasti mereka sedang nonton video j*v bareng bareng"


Akatsuki terkekeh saat membicarakan sisi mesum Issei,lalu dia melihat ke arah jam dinding setelah menghabiskan masakan ibunya.


"Bu,aku pergi dulu,aku akan mendaftar ke akademi kuoh hari ini"


ucap akatsuki membuat Miki Dan gorou senang,mereka senang karena putra nya akan tinggal bersama mereka kembali seperti semula.


"ya,semoga hari mu menyenangkan!"


itulah yang di katakan Miki saat AKATSUKI mulai berjalan menjauh dari rumah dan berjalan ke arah akademi kuoh.


Akatsuki pov.


setelah meninggalkan rumah,aku tidak langsung berteleportasi ke akademi kuoh tapi aku berjalan dengan normal sambil melihat pemandangan kota yang sudah lama ku tinggalkan.


"hah~bagaimana kabar akeno ya"


aku berkata dengan rindu dan kemudian melanjutkan langkah,aku mengeluarkan sebatang rokok dan menyalakan nya.


aku tidak khawatir akan terkena penyakit,karena aku bisa mengeluarkan racun dalam tubuhku jika ingin.


"halo Kyoko,selamat pagi,apakah kau merindukanku?"

__ADS_1


aku berkata setelah panggilan ku terhubung dengan Kyoko,aku ingin berbicara sambil berjalan.


"«hmm~pagi,begitu lah»


"apa kau sudah sarapan?"


«"belum,aku masih memasak saat ini,oh ya apa kau sudah mendaftar tsuki-kun?"»


"yah,aku sedang dalam perjalanan"


dan beberapa menit kemudian aku berjalan dengan obrolan ringan bersama Kyoko.


"wah,ternyata cukup besar ya sekolah ini!"


aku berkata saat melihat gerbang sekolah yang cukup besar,gedung gedung sekolah ini memang tidak besar tapi halaman belakang nya adalah hutan jadi ada banyak area kosong di sini.


aku kemudian masuk dan melihat dua orang gadis yang sedang mengawasi sekitar,saat ini banyak orang yang masih akan mendaftar jadi mungkin kedua gadis ini merupakan OSIS yang biasanya membantu dalam pendaftaran.


"halo,apakah kalian yang bertugas dalam pendaftaran?"


aku bertanya pada gadis berkacamata imut,rambutnya di potong dengan gaya bob.


Yao,dia adalah Sona sitri dari keluarga bangsawan iblis.


mungkin dia menyamarkan namanya saat di sekolah menjadi souna shitori.


(a/n:gw juga lupa njir tapi sebut aja dengan nama aslinya ya disini)


"ya, perkenalan namaku Sona sitri dan aku adalah ketua OSIS di sekolah ini,ini adalah wakil ku Tsubaki shinra"


dia memperkenalkan dirinya dengan dingin,aku melihatnya sambil mengangkat alis,meski aku tidak keberatan tapi bukankah osis itu harus ramah?.


"namaku Akatsuki hyodou,salam kenal!"


"dan aku berniat mendaftar kan diri sebagai murid pindahan,ini dia riwayat sekolah lamaku!"


aku berkata dengan meniru kan nada dingin nya,dia tampak berkeringat saat melihatku menirunya.


"o-oh baiklah,tunggu sebentar!"


setelah itu dia mulai bekerja aku dengan sabar menunggu, sementara itu Tsubaki menatapku dengan penasaran.


"ada apa?"


aku bertanya dengan santai saat melihat Tsubaki menatapku.


"etto,apa hubungan mu dengan Issei hyodou?"


tanya Tsubaki membuatku mengangkat alis,kenapa gadis ini menanyakan ini,apakah dia menyukai adikku atau apa,tapi kemudian aku menyadari kalau adikku pasti akan populer karena sifat mesum nya.


"oh,aku kakak nya,salam kenal!,apakah dia mengganggu mu atau apa,kalau dia mengganggu mu hubungi aku langsung,aku akan memukul nya untuk mu!"


aku berkata sambil mengepalkan tinju ku,aku tidak berfikir kalau Issei mengganggu Tsubaki,tapi aku hanya ingin memukulnya.

__ADS_1


__ADS_2