
"aku ingin menjadi raja Harem,dan meremas semua oppai di dunia!!"Issei berteriak di depan ibu dan ayah seolah olah itu adalah cita cita yang mulya
"aku ingin jadi yakuja dan menguasai seluruh Jepang!!"aku berteriak bersamaan dengan Issei di depan ayah dan ibu.
""hah??""kami berdua saling memandang,kemudian aku memasang wajah menghina sambil memegang kepala Issei.
"hah..impian macam apa itu,tidak tau malu!!"aku memandang Issei dengan wajah menakutkan,seolah olah aku telah berevolusi menjadi nakal seoenuhnya.
"memangnya kenapa!! oppai adalah hal yang sangat indah di dunia ini tidak ada yang lebih mulia di bandingkan oppai!!"issei berteriak padaku dengan berani membuat ku menyeringai.
"oh~sudah berani ya sekarang?,okay..okay mari kita bermain!"aku dan Issei kemudian saling memukul,tentu saja aku tidak serius karena kekuatanku saat ini puluhan kali orang dewasa,kalau serius bisa bisa Issei mati.
"hah apa!! berani nya onii Chan menghina kemuliaan oppai,aku tidak akan memaafkan mu!"teriak Issei saat dia mencoba memukul ku,aku membiarkan nya memukulku karena pertarungan ini hanya permainan persaudaraan bagi ku.
"hei kalian berhenti !! jangan berkelahi!"ibu kemudian memisahkan kita dengan menjewer telinga aku dan Issei.
"tapi bu,onii Chan menghina oppai,itu tidak bisa dimaafkan!!"rengek Issei saat dia masih mencoba melepaskan diri.
"dan juga apa apaan impian nya itu,dia cuma ingin menjadi penjahat!!"teriak Issei sambil menunjuk padaku.
aku menyeringai lalu mematahkan sendi sendi jariku dan mengepal.
"oh benarkah?,lalu kemari dan bermain!"aku dan Issei kemudian melanjutkan pertarungan kita berdua.
"hei ayah,bantu aku memisahkan mereka!!"ibu ku mencoba memisahkan kami tapi sia sia dan dia meminta ayah ku untuk membantu.
"haha,tenang saja..mereka hanya bermain nanti juga akan berhenti kalau lelah"gorou melambai kan tangan nya dengan santai dia tahu kalau aku menganggap ini permainan,tapi mungkin tidak bagi issei.
beberapa menit kemudian Issei kelebihan dan menangis dengan banyak air mata.
"wuuuuu aku membenci onii-chan,kamu menghina oppai yang mulia,aku pasti akan membuktikan di masa depan kalau oppai adalah hal yang indah dan aku akan menjadi raja Harem!"Issei berkata sambil menangis,aku melihat nya dan tertawa kecil.
sungguh menyenangkan menjahili adik,aku dulu tidak memiliki adik di kehidupan ku sebelum nya.
jadi,menjahili Issei saat ini sangat menyegarkan bagiku.
"haha baiklah baiklah,ayo kita lihat siapa dulu yang akan membuktikan ucapan kita!"aku tertawa sambil menepuk kepala Issei.
Issei berhenti menangis kemudian tersenyum.
"tapi sungguh...cita cita mu menjijikkan!"ucapku dengan seringai.
"oniii Chan!!!"teriak issei.
"""hahahahaha"""aku,ayah dan ibu tertawa melihat Issei yang terlihat kesal.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
3 tahun kemudian....
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
["sky dance!"]aku bergumam kemudian tubuhku perlahan lahan terangkat ke udara seolah olah menentang hukum alam.
"heh seru juga ya bisa terbang haha"ucapku dengan semangat.
tiga tahun sudah berlalu dan tidak banyak yang terjadi.
aku semakin dekat dengan akeno karena hampir setiap hari ke tempat nya.
tentu saja akeno sekarang lebih dewasa,dan mengerti hubungan kita.
aku dan akeno bisa di katakan adalah tunangan tanpa surat,yang artinya dia dan akeno yang memutuskan.
__ADS_1
pokoknya,akeno semakin nempel dan tak tahu malu di depan ku,dan aku senang akan hal itu.
selain hubungan dengan akeno,aku juga selalu bertemu dengan paman Han,yang aku tahu ternyata dia adalah pemimpin Yakuza di kuoh dan itu cukup mengejutkan.
karakterku semakin kesini semakin terlihat seperti preman,kecuali di depan orang tua dan akeno,aku biasanya selalu seperti yakuja asli.
setiap bertemu dengan orang aku tidak menyapa tapi aku selalu ngegas.
"hah..apa lihat lihat?"itulah yang aku katakan pada orang yang berpapasan dengan ku saat ini.
ibu selalu menasehati ku untuk lebih lembut tapi di hentikan oleh ayah,aku harus memberi jempol pada ayah.
dan untuk peningkatan kekuatan ku,aku tentu saja meningkat tapi belum masuk ke super saiyan.
bukan karena aku kurang berlatih tapi untuk masuk ke super saiyan 1 harus mengalami stimulasi emosi yang kuat dan belakangan ini kehidupan ku baik baik saja dan tidak ada yang membuatku marah.
tentu saja,sekarang aku bisa menggunakan super saiyan semu.
yang paling menakjubkan dalam perkembangan ku adalah teknik berpedang.
dengan pedang,aku sekarang merasa bisa membelah bulan dengan santai.
bukan apa apa,aku berlatih di ruang pelatihan dengan rasio waktu yang puluhan kali lipat.
tiga tahun di dunia nyata,aku menghabiskan lebih dari 70 tahun di tempat latihan.
jujur saat aku tenggelam dalam pelatihan,aku sampai sampai lupa waktu.
mungkin ini yang di maksud dengan pencerahan dalam dunia kultivasi.
.....
saat ini aku sedang dalam perjalanan ke kediaman akeno dengan membawa pedang kayu di pundak.
tiba tiba aku merasakan sesuatu terjadi pada akeno,dan aku segera menjadi pucat dan mengingat plot di anime.
aku tanpa pikir panjang langsung melesat dengan kecepatan tinggi yang bahkan melebihi jet tempur.
(a/n:Goku antar planet cuma beberapa menit)
setelah beberapa detik aku sampai di kediaman akeno,dan ekspresi ku menjadi dingin.
aku segera bergegas ke arah aura Ki milik akeno.
seperti yang kubilang,setiap mahluk hidup pasti memiliki Ki jadi aku bisa dengan mudah menemukan akeno.
sayang sekali aku belum mempelajari teleportasi.
aku tiba di tempat akeno dan hatiku menjadi dingin.
aku melihat ibu akeno saat ini sedang melindungi akeno dari luncuran berbagai senjata.
"akeno,lari secepat mungkin dan jangan berbalik!,ibu akan menahan mereka sebentar ,ingat jangan berbalik!!"ucap ibu akeno dengan senyum lembut.
akeno saat ini berlinang air mata dan menyalahkan dirinya sendiri dan ayahnya.
karena dirinya ibunya harus menderita.
"pergi cepat,bukankah kamu bilang ingin menikahi tsuki-kun!!"teriak ibu akeno dengan senyum memberi semangat.
akeno yang hampir putus asa segera mendapat kan sedikit cahaya,setidaknya dia tidak akan sendirian!.
akeno kemudian berlari sekuat tenaga dengan air mata yang terus jatuh.
__ADS_1
shuri melihat pasukan klan himejima yang membawa senjata dan sihir.
dia langsung menatap mereka penuh tekad dan bersiap mati.
..
"sekarang...siapa yang berani mengganggu tunangan kecil ku dan ibunya ini,mau mati kah?"ucapku setelah menjemput akeno lalu kembali ke shuri.
shuri kaget melihatku dan mengingat kalau aku selalu berlatih pedang jadi dia memiliki harapan untuk keselamatan putrinya.
"bagus tsuki Kun,cepat lari dan bawa akeno aku akan menahan mereka!"ucap shuri dengan mata penuh tekad.
"tenang saja ibu mertua,hanya serangga seperti mereka mengganggu akeno ku,mereka sudah di takdirkan mati"ucapku dengan dingin saat melihat pasukan penyerang.
sisi lain.
"siapa bocah itu,mau jadi pahlawan kah....hei bocah! cepat pergi atau kubunuh kau!"teriak salah satu orang dan sesaat kemudian-
*pluk
*sssttr
kepala orang itu terjatuh dan kemudian darah menyembur.
....
setelah menebas kepala lawan dengan wilayah pedang(domain pedang) aku lalu melihat ke arah tertentu.
di dekat akeno dan shuri,tiba tiba muncul formasi lingkaran sihir berwarna merah.
dari sana,munculah 2 orang dari ketiadaan.
1 gadis kecil dan satu lagi pria paruh baya.
tanpa buang waktu,aku langsung membawa akeno dan shuri pada mereka dengan kecepatan tinggi.
"kalian berdua,siapapun kalian berdua,aku tidak merasakan niat jahat dari kalian,jadi biasakan kalian membawa akeno dan ibunya?"tanyaku dengan dingin pada rias gremory dan pelayan nya.
rias tercengang melihatku bergerak cepat dan pelayan nya langsung bersiaga.
tapi setelah mendengarkan aku berbicara mereka sedikit rileks.
"apa?!,tidak mau tsuki Kun!,kenapa aku harus pergi bersama mereka!"akeno menolah dengan air mata berlinang.
aku menghapusnya kemudian tersenyum.
"tenang saja,aku bisa merasakan dari hati dan aura mereka kalau mereka berdua tidak berniat jahat,dan juga mungkin kamu bisa memiliki lebih banyak teman di masa depan"aku berkata sambil mengelus pipi akeno.
"tapi..."akeno akan menolak tapi aku membungkam mulutnya dengan ciuman.
"tenang saja,kita akan bertemu lagi di masa depan!"aku tersenyum lalu memandang rias dan pelayan nya.
rias benar benar memiliki wajah merah sekarang setelah melihat apa yang kulakukan pada akeno.
pelayan itu mengangguk kepadaku dan membawa akeno dan shuri yang sedari tadi diam.
"tsuki-kun hati hati ya,dan terimakasih sudah menyelamatkan aku dan akeno,aku pasti akan membalasmu di masa depan"ucap shuri dengan senyum manis.
ini bukan senyum tulus seorang ibu,tapi senyum seorang wanita lada pria.
aku terkejut tapi dengan cepat menekan nya.
aku mengangguk kemudian tersenyum.
__ADS_1
lalu mereka di bawa pergi oleh rias dan pelayan nya menggunakan teleportasi.