
"Apa kamu tahu perusahaan Tompealla Cosmetic? Kriwieall Entertainment?"
Ella menggelengkan kepalanya.
"Hah? Kamu tidak tahu Tompealla Cosmetic? Itu perusahaan yang produk kosmetiknya banyak dipakai orang kaya! Juga, Kriwieall Entertainment adalah salah satu dari 3 perusahaan hiburan terbesar di negara ini, banyak artis besar dibawah naungan Kriwieall Entertainment!!"
"Kamu– apa kamu hidup di gua hingga hal yang dikenal orang luas saja tidak tahu?!" Manager Kaazee tidak mengerti mengapa Ella tidak tahu perusahaan terkenal yang ia sebutkan barusan.
"Lupakan kalau kamu tidak tahu. Yang jelas, maksudku adalah agar kamu jangan berani menyinggung tuan Reo karena latar belakang keluarganya kuat!"
Manager Kaazee mengangkat lima jarinya di depan Ella. "Ini adalah total bayaran yang akan kamu terima jika mau mau menjadi kokinya. Ya, 50 juta!"
"Bisakah kamu mendapatkan jumlah ini hanya untuk satu event undangan untuk menjadi koki acara? Normalnya kamu hanya akan mendapatkan jumlah ini setelah bekerja 2-3 bulan di sini. Apa yang salah denganmu? Kenapa kamu tidak mau pergi?!"
Ella berkata dengan suara pelan, "Dia … dia … namanya … nama lengkapnya?"
"Apa?"
"Nama lengkapnya … Reo … Reo apa?"
Manager Kaazee mengerutkan kening atas pertanyaan Ella, matanya memicing. "Kamu hanya seorang koki. Kenapa kamu ingin tahu nama panjang dari orang yang menyewamu??"
"Aku …"
"Kamu seorang koki, jadi yang perlu kamu lakukan hanya memasak! Jangan biarkan hal-hal kecil mengganggu konsentrasi pekerjaanmu. Aku katakan padamu, Ella Noer Amyzee, kamu tidak bisa mendapatkan koneksi dengan orang-orang besar seperti keluarga Kawenz hanya karena kamu mau! Ini adalah peluang bagimu untuk membuat koneksi degan orang-orang besar, untuk kebaikan karirmu juga!"
"Aku tidak …"
"Aku benar-benar tidak mengerti apa yang kamu inginkan. Bos kami sudah menyetujui secara pribadi tentang kamu yang pergi menjadi kokinya, dan tidak mungkin untuk mengganti kokinya!"
__ADS_1
"Kamu hanya melakukan tugasmu sebagai koki dengan baik dan dapatkan keuntungan dari tua Reo. Tapi kamu tidak diperbolehkan mempermalukan bos kami! Bos harus menjaga wajahnya. Jika bos kami murah, aku takut kepalamu akan terbang dari badanmu."
"Bakatmu sangat baik dan bos mulai mengenali kemampuan memasaknya. Mungkin dalam beberapa tahun, kamu akan diangkat menjadi koki kepala di restoran ini. Kamu harus rendah diri, bekerja keras, dan tidak membiarkan kesempatan lewat begitu saja tanpa kamu tangkap. Kalau tidak, kamu tidak bisa menyalahkan orang lain atas masalahmu."
Kata-kata Manager Kaazee terdengar sangat masuk akal, tapi itu juga disertai ancaman di akhir katanya. Ella merasa tidak nyaman, tapi sepertinya dia tidak bisa menolak menjadi koki acara pesta di pinggiran pantai di pulau pribadi tuan Reo, karena Manager Kaazee dan bos sudah menetapkan.
Manager Kaazee pergi setelah menyelesaikan kata-katanya.
Ella terdiam setelah kepergian Manager Kaazee. Setelah beberapa saat mematung terdiam, Ella pergi ke ruang ganti dan mengganti pakaiannya dengan pakaian koki yang ia kenakan sebelumnya.
Ella kembali ke dapur untuk bekerja, tapi saat ia masuk, sendok, pisau, piring, dan makanan yang ada di tangan koki-koki lainnya berhenti bergerak. Mata mereka memandang ke arah Ella dengan pandangan yang seolah bertanya-tanya kenapa ia dibawa Manager Kaazee sebelumnya?
Ella tahu dia tidak populer di sini karena sebagian orang mengisolasinya.
Sebenernya, bahkan di masa lalu dia juga tidak populer di antara teman-teman sekolahnya. Ella sering mengisolasi diri sendiri dan mencoba untuk tidak berbicara atau berkomunikasi dengan siapapun di sekolah kecuali jika dibutuhkan.
Orang seperti Ella entah kenapa bisa secar mudah menyinggung orang lain, jadi memang lebih baik baginya untuk seminimal mungkin kehadirannya untuk menjaga dirinya tetap aman.
Dan di sini di restoran ini di mana ia bekerja pun, ia juga merasakan penghinaan dan permusuhan dari yang lain.
Ella dulu tinggal di Kota Angspoer, sebelum akhirnya pindah ke Kota Tang untuk memulai karirnya sebagai karyawan.
Awalnya ia memulai sebagai karyawan yang disuruh-suruh di sebuah hotel. Lalu seorang pria tua yang baik yang merupakan kepala koki mengajaknya ke dapur hotel dan mengajarinya keterampilan koki. Sejak saat itu, berkat bimbingan koki tua itu, ia mulai menapaki karirnya sebagai koki.
Sayangnya, setelah pria tua baik itu meninggal, posisi kepala koki dipegang oleh orang lain yang tidak menyukai Ella karena Ella pernah menolak cintanya. Karena merasa tidak nyaman terus-menerus diganggu dan dipersulit, Ella akhirnya mengundurkan diri dan masuk ke restoran ini dan bekerja sebagai koki.
Ella tidak merasa buruk bekerja di restoran baru ini. Restoran di mana ia bekerja memiliki pemandangan alam yang bagus di luarnya. Dengan gajinya yang dua kali lipat dibanding ia dulu bekerja sebagai koki hotel, Ella tidak memiliki alasan untuk tidak bekerja di restoran baru ini. Ditambah lagi, restoran ini masih baru dan saat restoran ini berkembang, akan ada banyak kesempatan untuk promosi ke depannya.
Baru seminggu Ella bekerja di restoran ini, bakatnya telah diakui oleh pemilik restoran. Dan menimbang ia telah menjadi murid dari salah satu almarhum koki yang cukup terkenal sebelumnya, ia diangkat menjadi Sous Chef / Koki Sous. Sous Chef adalah koki yang memegang jabatan tertinggi kedua setelah kepala koki di dapur.
__ADS_1
Tempat Ella bekerja sebelumnya sudah terbiasa dengan kepribadian Ella yang introvert, tapi dilingkungan baru di mana karyawannya banyak yang tidak mengenal Ella dan masih belum mengenal satu sama lain dengan baik, kepribadian Ella yang introvert telah menjadi masalah karena tampaknya Ella satu-satunya yang tidak mau mengenal orang lain.
Padahal Ella tidak bermaksud seperti itu, dia hanya merasa kalau ia berbicara banyak dengan orang lain, ia akan secara tidak sengaja menyinggung orang lain.
Juga, diangkatnya Ella sebagai Sous Chef membuat iri karyawan lainnya di dapur. Mereka merasa Ella memiliki pendidikan rendah yang bahkan tidak lulus SMU sehingga di mata mereka, Ella tidak memenuhi kualifikasi menjadi Sous Chef. Akhirnya itu dimanfaatkan oleh orang yang tidak menyukai Ella dengan memfitnahnya dan mengkritiknya dengan keras.
Orang-orang di dapur melirik Ella dan mereka berpikir bahwa Ella dipanggil karena ia sedang bermasalah.
Seorang koki muda yang bernama Aranjo Wolf yang sebelumnya mengambil pekerjaan Ella di dapur bertanya pada Ella.
"Kak Ella, kenapa kamu dipanggil barusan? Apa yang diinginkan manager Kaazee darimu?" tanya Aranjo Wolf.
Ella menjawab dengan jujur. "Ada tamu penting yang ingin mengadakan pesta, jadi mereka memintaku untuk menjadi kokinya."
Mulut Aranjo Wolf terbuka besar dan rahangnya jatuh yang membuat mulutnya semakin lebar. Aranjo tidak percaya, tapi setelah beberapa saat, dia tersenyum. "Selamat Sous Chef Ella, kamu beruntung. Ini bagus untukmu."
Amy Doank, koki lainnya di dapur yang sedang menyiapkan hidangan penutup, berhenti dan melirik Ella dengan ******* mengeluh. "huh …!"
Amy Doank berkata pada Ella. "Sous Chef Ella sangat beruntung hari ini. Jika bukan karena kepala koki sedang tidak ada di dapur, maka Sous Chef Ella tidak akan mendapatkan kesempatan ini."
Implikasi dari apa yang dikatakan Amy Doank adalah bahwa jika kepala koki sedang bertugas di dapur atau Sous Chef lainnya yang sedang bertugas di dapur, maka Ella tidak akan mendapatkan kesempatan ini.
Yang lainnya di dapur juga mengatakan beberapa kata selamat pada Ella, tapi kata-kata mereka lebih seperti sindiran dan ucapan selamat yang mereka ucapkan sama sekali tidak tulus.
Ella hanya mengangguk tanpa mengatakan apapun. Ella mencuci tangannya, mengeringkannya, dan menggunakan sarung tangan dan kembali bekerja di dapur.
Melihat bahwa Ella sama sekali tidak merespon apa yang mereka katakan, kerumunan melanjutkan kata-kata hiburan untuk menyenangkan diri mereka sendiri.
Saat Ella sedang bekerja, Amy Doank membuat gesture tangan yang menunjuk punggung Ella dan meledek dengan kata-kata yang merendahkan pada orang-orang yang ada di dekatnya. Orang-orang di sekitar Amy tertawa mengejek Ella. Meski mereka mengejek dengan suara yang ditekan pelan, dan suasana di dapur sangat berisik, Ella secara samar-samar masih bisa mendengar kata-kata ejekan mereka.
__ADS_1
Ejekan mereka masuk ke telinga Ella lalu masuk ke otak Ella. Ella melihat kepiting rajungan dan terong ungu yang sedang ia masak, Ella pun kembali menenangkan diri dan tidak mempedulikan ejekan orang lain.