Enigma Setra By Syakiramiyuzi

Enigma Setra By Syakiramiyuzi
BAB 6 : SANG KAKEK DAN WANITA MISTERIUS


__ADS_3

   Disclaimer ⚠️


     Terdapat adegan yang tidak untuk ditiru tolong bijak dalam menyikapi hal tersebut. Dilarang keras meniru, mencopy dan juga plagiat !!


      ~ Selamat membaca dan enjoy ~


Pagi hari ini semua bangun kesiangan, karena kelelahan selama perjalanan sehingga mereka tergesa-gesa pergi ke kampus. Bahkan sampai-sampai mereka lupa untuk sarapan. Dalam perjalanan banyak hal-hal aneh yang terjadi, suasana yang mencekam membuat Sabhira dan teman-temannya takut. Di perjalanan ada seorang wanita berambut panjang dan berpakaian serba putih yang menghalangi jalan mereka hingga membuat Wahnan yang menjadi supir, terpaksa berhenti.


“Hey! Awas jangan menghalangi jalan,” perintah Wahnan. Namun, wanita itu tetap saja tak mau nurut dengan perintah Wahnan.


Wahnan menghela napas. “Mbak, saya mohon, bisa ke pinggir dulu nggak?” tanya Wahnan berusaha bersabar. Wanita itu hanya mengangguk tanpa berbicara dan langsung menurut pada Wahnan.


Setelah itu Wahnan pun kembali menyetir mobil dan pergi ke kampus bersama teman-temaSetela


“Bagaimana apa wanita itu sudah kau urus?” tanya Ruzain.


“Iya,” balas Wahnan.


Setelah sampai di kampus, mereka pergi ke kantin kampus untuk membeli sarapan karena di rumah mereka tak sempat sarapan.


“Gila tadi di jalan kenapa kamu mengebut Wahnan?“ tanya Himeka.


“Aku tidak mengebut, hanya saja tadi aku membanting stir ke kanan karena ada wanita yang tidak jelas menghalangi jalan,” jawab Wahnan sambil mengingat kejadian tadi.


“Iya, tapi wanita itu sikapnya aneh,” balas Himeka.


“Entahlah, mungkin orang – orang di sini memang begitu. Aku juga kurang fokus tadi dan ku rasa kita baru saja mengalami hal yang berbeda,” balas Wahnan.


“Ngomong-ngomong tadi aku melihat tangan yang mengetuk jendela mobil dan meminta tolong tetapi kamu malah menambah kecepatan, bukannya tolong dia,“ omel Humeera.


“Ya, maaf, kalau kita tolong dia, kita akan terlambat pergi ke kampus,” balas Wahnan.


“ Tetapi aku tidak melihat wanita yang kamu maksud Humeera “ Kata Ifranz merasa kaget dengan pengakuan Humeera.


“Aku jadi takut,” gerutu Himeka.

__ADS_1


“Jangan takut, sebaiknya kita banyak-banyak berdoa supaya diselamatkan,“ saran Safaniya.


“ Benar kata kamu Safaniya,“ balas Ifranz.


“ Jangan ceritakan kepada siapapun yang terjadi hari ini dan lupakan kejadian tadi “ Kata Ruzain


Setelah mereka berbincang-bincang dan juga selesai sarapan, mereka menemui dosen pembimbing untuk membicarakan tugas penelitian. Kemudian mereka bergegas ke kelas kembali karena akan memulai pembelajaran. Di sana mereka mendapatkan teman baru di kampus yaitu Aeleasha Athifa dan Alfred Ambrosius. Panggil Alfred dan Aeleasha yang sering dipanggil dengan sebutan Alesha.


Syamsu mulai merasakan bahwa sang energi kekuatan yang lebih kuat darinya sudah ada di Setra Sari. Di tambah lagi informasi dari seorang dukun hebat yang bisa melacak keberadaan Sabhira membuat Syamsu begitu marah, karena dirinya tak berhasil mencegahnya datang ke sana, walaupun segala cara sudah ia lakukan. Kini ia akan menjalankan rencananya yaitu mencari seorang perempuan yang lebih kuat darinya yakni Sabhira. Syamsu mencari Sabhira dengan kekuatannya yang membawa dirinya sampai tepat di rumah sewaan Sabhira dan teman-temannya.


Di sana Syamsu melihat ada Sabhira dan Safaniya yang sedang berbincang-bincang di halaman. Syamsu tidak tahu diantara mereka yang manakah Si perempuan kuat. Untuk mengetahui hal itu, Syamsu menyamar dan merubah dirinya menjadi seorang pengemis dan meminta-minta makan kepada Sabhira, Humeera dan Safaniya.


“Tolong! Saya belum makan,” ucap Syamsu yang menyamar sebagai seorang kakek tua.


Sabhira dan Safaniya menoleh ke arah Syamsu dan pergi menghampiri.


“Kakek kenapa?” tanya Sabhira.


“Saya belum makan dari kemarin-kemarin,” jawab Syamsu.


Safaniya Si perempuan baik hati dan rajin bersedekah langsung mengambil sebuah nasi dan juga lauknya di dapur untuk diberikan pada Syamsu.


“Terima kasih,” ucap Syamsu.


“Sama-sama,”


“Ngomong-ngomong nama Neng siapa?” tanya Syamsu basa basi.


“Saya Sabhira,” jawab Sabhira.


Tak lama Safaniya membawakan sebuah nasi dan juga lauknya untuk Syamsu. Syamsu langsung melahap makanan itu di hadapan Sabhira dan juga Safaniya. Saat Syamsu sedang makan, ia sudah curiga bahwa Sabhira adalah si perempuan kuat itu, dikarenakan dirinya juga melihat ada sebuah kalung yang berlambangkan bulan sabit yang dipakai oleh Sabhira membuat mata Syamsu silau melihatnya, hingga tiba-tiba ia terjatuh. Sabhira terkejut melihat Syamsu terjatuh, ia berusaha untuk menolong Syamsu dengan mengulurkan tangannya dan Syamsu menerima uluran tangan Sabhira, tetapi saat ia memegang tangan Sabhira ia malah terjatuh lagi. Tangannya bagaikan tersetrum saat menyentuh tangan Sabhira. Kini Syamsu semakin yakin bahwa Sabhira adalah Si perempuan kuat yang Raja Adelio maksud.


“Kakek tidak apa-apa?” tanya Sabhira cemas karena tiba-tiba Syamsu terjatuh saat ia memgang tangan Syamsu.


“Tidak apa-apa, terima kasih atas makanannya,” ucap Syamsu.

__ADS_1


“Sama-sama,”


“Kalau begitu saya pergi dulu,” pamit Syamsu. Namun, dalam hatinya ia tak akan membiarkan Sabhira bisa mengalahkannya, ia bertekad bahwa ia pasti akan kembali lagi untuk melawan Sabhira.


“Kenapa bisa ya Kakek itu terjatuh saat kamu mau menolongnya?” tanya Safaniya heran dengan kejadian tadi.


“Entahlah,” jawab Sabhira.


**


Semenjak Kejadian itu teman teman Sabhira mengalami mimpi buruk kecuali Safaniya dan Sabhira tidak sering seperti teman temannya.Mimpi itu selalu berulang ulang membuat mereka merasa pusing karena tidak tidur nyenyak dan mendapatkan teguran dari guru.


“ Wahnan ,bangun jangan tertidur dikelas ! “ kata dosen


“ Maaf kan saya bu , Saya ke toilet untuk mencuci muka “ kata Wahnan dengan wajah lesu


“ Lain kali jangan di ulangi “



Sebuah lorong yang dipenuhi duri duri yang tajam membuat siapapun takut melewatinya tetapi melihat Humeera berjalan dengan tatapan kosong melewati lorong tersebut Safaniya berusaha memanggil dan menghentikannya . Tetapi Safaniya di dekati Humeera yang terluka tiba tiba Humeera berteriak sekeras mungkin dan mengigit tangan Safaniyah . Safaniya berlari menjauhi Humeera yang berubah menjadi sosok wanita yang menyeramkan. Dalam kepanikannya Safaniya terus melafalkan ayat kursi terus berlari dari lorong tersebut sang wanita mengejar Safaniya. Hampir terjatuh ke dalam jebakan dalam lorong tersebut.



Safaniya terbangun karena kaget dan waktu menunjukkan pukul 04.00 melaksanakan sholat shubuh.


Lain tempat Sabhira memimpikan sang kakak yang memberikan pesan untuk berhati hati selama di desa ini. Ruzain ,Himeka ,Humeera memimpikan hal yang sama dengan Safaniya. Wahnan memimpikan seorang wanita yang di bunuh dan wanita tersebut adalah Humeera membuat mereka selalu di awasi ketat setiap kegiatan apapun harus ada mereka.



Humeera dibawa oleh warga karena kedapatan membawa baju berwarna hijau karena takut ada musibah seperti dulu mereka berpikir untuk membunuh dia di tiang eksekusi orang orang bersalah


Humeera di ikat di tiang yang sudah di siapkan oleh warga dan mereka membawa membawa obor


Tepat sebelum Humeera di bakar Sabqi datang untuk menolongnya. Sabqi memberikan pesan untuk berhati hati dengan desa ini kepada Sabhira yang datang bersama Sabqi.

__ADS_1


~ TBC ~


Terimakasih sudah membaca dan berkunjung ke cerita ini semoga kalian suka jangan lupa favorit , vote dan komen yah ☺️💜💚


__ADS_2